Rangkuman Materi Suhu dan Kalor SMA Kelas 11 beserta Pengertiannya
Suhu dan kalor tidak dapat dipidahkan dari kehidupan manusia. Simak penjelasannya di artikel ini.
5. Suhu Termal atau Suhu Panas
Suhu yang terkait dengan jumlah energi kinetik partikel dalam suatu benda.
Contoh: Suhu tinggi dalam reaksi kimia, suhu dalam mesin atau peralatan yang menghasilkan panas.
6. Suhu Kinetik
Suhu yang terkait dengan rata-rata kecepatan partikel dalam suatu sistem.
Contoh: Suhu gas di dalam tabung reaksi, suhu partikel dalam plasma.
7. Suhu Absolut
Suhu yang diukur dalam satuan Kelvin (K), yang dimulai dari nol mutlak (-273,15ยฐC) di mana semua gerakan molekul berhenti.
Contoh: Suhu dalam penelitian Fisika tingkat tinggi, suhu dalam hukum termodinamika.
8. Suhu Ruang Hampa (Suhu Radiasi)

Advertisement
Suhu yang berkaitan dengan radiasi elektromagnetik yang dipancarkan atau diserap oleh suatu benda.
Contoh: Suhu bintang, suhu benda hitam, suhu latar belakang radiasi kosmik.
Materi Suhu dan Kalor SMA Kelas 11: Satuan Suhu
Satuan suhu dapat diukur dalam beberapa sistem, tetapi dua satuan suhu paling umum yang digunakan adalah derajat Celsius (ยฐC) dan Kelvin (K).
Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya.
Derajat Celsius (ยฐC)
Skala suhu yang umum digunakan dalam sistem metrik.
Nol: Titik beku air adalah 0ยฐC dan titik didih air pada tekanan atmosfer standar adalah 100ยฐC.
Konversi: 1ยฐC = 1 derajat pada skala Celcius.
Kelvin (K)
Skala suhu absolut yang digunakan dalam fisika dan ilmu terkait.
Nol Mutlak: 0 K adalah nol mutlak, di mana semua gerakan molekul berhenti. Nilai nol mutlak dalam derajat Celsius adalah -273,15ยฐC.
Konversi: Untuk mengonversi suhu dari derajat Celsius ke Kelvin, tambahkan 273,15. K = ยฐC + 273,15 .
Fahrenheit (ยฐF) dan Rankine (R)
Selain itu, ada juga Fahrenheit (ยฐF), yang umum digunakan di Amerika Serikat, dan Rankine (R), yang merupakan skala absolut untuk Fahrenheit.
Beberapa rumus konversi antara satuan-satuan suhu:
F= ยฐC + 32
K = ยฐC + 273,15
R = ยฐK
Penting untuk diingat bahwa Kelvin adalah satuan suhu yang umum digunakan dalam ilmu Fisika karena tidak memiliki nilai negatif, dan nol mutlaknya merupakan nol mutlak terendah yang mungkin terjadi.