9 Rekomendasi Olahraga yang Pas Dilakukan saat Puasa Ramadan agar Badan tetap Bugar
Puasa bukan alasan berhenti bergerak. Dengan memilih olahraga ringan dan waktu yang tepat, kamu tetap bisa bugar tanpa takut lemas.
2. Bersepeda Santai
Bersepeda membantu menjaga kesehatan jantung sekaligus melatih otot kaki. Saat puasa, pastikan kamu memilih rute yang datar dan jangan kebut-kebutan.Â
Kamu bisa melakukannya sore hari menjelang berbuka atau malam setelah makan ringan. Pastikan tubuh tetap rileks dan jangan memaksakan tanjakan berat yang dapat menguras energi terlalu cepat.
3. Yoga
Yoga sangat direkomendasikan saat puasa karena gerakannya fokus pada pernapasan, keseimbangan, dan fleksibilitas. Selain menjaga kebugaran secara fisik, latihan ini juga membantu menenangkan pikiran.
Pilih sesi berdurasi 20–30 menit dengan gerakan low impact seperti child pose, cat-cow, atau seated twist. Yoga bisa dilakukan sore menjelang berbuka atau malam hari untuk membantu relaksasi sebelum tidur.
4. PilatesÂ
Pilates adalah olahraga yang membantu memperkuat otot inti (core), memperbaiki postur, dan meningkatkan kontrol gerakan. Saat berpuasa, gunakan repetisi terkontrol dengan durasi sekitar 20–30 menit.Â
Latihan ini ideal dilakukan setelah berbuka karena tubuh sudah mendapatkan asupan energi dan cairan, sehingga risiko pusing dapat diminimalkan.
5. StretchingÂ
Jika kamu merasa lemas atau energi sedang low, lakukan stretching atau peregangan tubuh. Peregangan membantu menjaga fleksibilitas dan mengurangi ketegangan otot akibat duduk terlalu lama.Â
Kamu bisa melakukannya setelah bangun tidur, sebelum berbuka, atau sebelum tidur malam. Meski terlihat sederhana, stretching yang konsisten membantu tubuh tetap terasa ringan selama Ramadan.
6. SenamÂ
Senam dengan gerakan sederhana dan ritme pelan cocok untuk menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh cepat lelah. Pilih gerakan tanpa lompatan berlebihan, seperti side step, knee lift ringan, atau arm swing. Agar kamu senam dengan nyaman, pastikan ventilasi ruangan baik dan suhu tidak terlalu panas.
7. JoggingÂ
Bagi yang sudah terbiasa lari, jogging dengan tempo santai tetap bisa dilakukan. Turunkan pace dari biasanya dan fokus pada ritme napas stabil. Jika tubuh terasa lebih cepat lelah dari biasanya, segera kurangi kecepatan atau beralih ke jalan kaki. Jangan memaksakan target jarak seperti di luar Ramadan ya!Â
8. Latihan BebanÂ
Latihan beban atau weightlifting membantu mempertahankan massa otot selama puasa. Kamu fokus pada gerakan dasar seperti squat, push-up, lunges, plank, dan shoulder press.Â
Saran Mamikos, lakukan angkat beban setelah berbuka saat tubuh sudah mendapatkan hidrasi yang cukup. Â
9. Naik Turun Tangga atau Aktivitas Gerak Ringan Lainnya
Untuk kamu yang memiliki jadwal padat dan tidak sempat olahraga, jangan khawatir karena aktivitas sederhana seperti naik turun tangga selama 5–10 menit sudah cukup menjaga kebugaran.Â
Apapun pilihanmu, selalu ingat bahwa tujuan olahraga saat puasa adalah menjaga tubuh tetap aktif dan sehat, bukan membuktikan kemampuan fisik.Â
Selalu dengarkan sinyal tubuh, atur napas dengan baik, dan hentikan latihan jika muncul tanda kelelahan ekstrem. Semoga rekomendasi olahraga yang pas dilakukan saat puasa Ramadan ini bisa membantu kamu tetap bugar sepanjang bulan suci.
Halaman:

