Advertisement
Source : Times Banyuwangi

8 Rekomendasi Tempat Makan di Banyuwangi dengan View Bagus yang Nyaman

Ada beberapa rekomendasi tempat makan di Banyuwangi yang harus kamu coba, lho. Yuk, simak beberapa pilihannya berikut ini!

7 April 2024 Zakiyah

8. Krakatau Kafe

Kompas

Rekomendasi tempat makan di Banyuwangi dengan view bagus ini memiliki suasana yang didominasi oleh sentuhan Jepang dan buka setiap hari dari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10.00 hingga 23.00 WIB. 

Berlokasi dekat dengan gapura Desa Kemiren, kafe ini terletak sekitar 300 meter dari gapura tersebut, di sisi kanan jalan. 

Tempat ini cocok bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan ala Jepang, dengan desain yang menampilkan arsitektur rumah tradisional Jepang yang khas.

Menu di kafe ini meliputi berbagai pilihan minuman seperti kopi, susu, dan soda, serta hidangan seperti gyoza, kentang goreng, dan berbagai jenis kue. 

Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, berkisar antara Rp10.000,00 hingga Rp25.000,00 saja.

Penutup

Itulah beberapa rekomendasi tempat makan di Banyuwangi dengan view bagus yang bisa kamu coba saat berkunjung ke sana, jangan lupa untuk mencoba, ya.

FAQ

Banyuwangi terkenal karena apa?

Kabupaten Banyuwangi terkenal dengan Tari Gandrung yang menjadi maskot kabupaten ini. Kabupaten Banyuwangi dijuluki kota banteng dikarenakan di Banyuwangi tepatnya di Taman Nasional Alas Purwo terdapat banyak banteng jawa.

Mengapa Banyuwangi dijuluki The Sunrise of Java?

Kabupaten ini juga dikenal sebagai “The Sunrise of Java” karena terletak di ujung paling timur Pulau Jawa. Banyuwangi dikelilingi oleh pegunungan dan hutan di sebelah barat; melalui laut ke timur dan selatan.

Hari Jadi Banyuwangi hari apa?

Dengan perkataan lain, perang Puputan Bayu merupakan bagian dari proses lahirnya Banyuwangi. Karena itu, penetapan tanggal 18 Desember 1771 sebagai hari jadi Banyuwangi sesungguhnya sangat rasional.

Banyuwangi penghasil terbesar apa?

Kabupaten Banyuwangi dikenal sebagai daerah penghasil buah naga terbesar di Indonesia. Tanaman hyloreus sp. atau dikenal dengan buah naga memang banyak dibudidayakan oleh para petani di Banyuwangi.

Kenapa disebut pulau merah Banyuwangi?

Nama Pulo Merah merujuk pada sebuah bukit kecil di tepi pantai yang memiliki tinggi sekitar 200 meter. Bukit tersebut memiliki tanah berwarna merah dan ditutupi oleh vegetasi hijau sehingga tidak terlalu tampak warna aslinya. Bukit ini bisa diakses pada saat air sedang surut.


Halaman:

Advertisement