Ringkasan Cerita Kancil dan Buaya Singkat dan Lengkap beserta Pesan Moralnya
Dalam artikel berikut, Mamikos akan menghadirkan cerita Kancil dan Buaya singkat yang sudah dilengkapi dengan pesan moralnya. Yuk, cek artikel ini agar kamu lebih memahaminya!
Taktik Kancil Menyeberang Sungai
Mendengar ucapan Kancil ini membuat para Buaya berpikir keras. Mereka yang sejak kemarin tidak makan ingin segera mengisi perutnya dengan kenyang.
Sebab, tidak ingin kehilangan kesempatan makan hingga kenyang. Buaya lantas meminta Kancil untuk menceritakan kabar baik yang dimaksud.
“Cepat katakan kabar baik yang kau maksud. Jika tidak, aku akan langsung memakanmu!” perintah Buaya yang paling besar.
“Begini tadi aku mendengar akan ada rombongan orang desa yang akan memberi beberapa ekor sapi untuk kalian jadikan makanan. Nah, aku diutus rombongan orang desa itu untuk menghitung berapa jumlah kalian.”
“Kami berjumlah delapan,” seekor Buaya menyela.
“Ah, masa? Yang benar? Masa hanya delapan?” sanggah Kancil.
“Begini saja kami akan berjejer dari sisi sungai sini sampai sisi sungai yang lain. Kamu hitung sendiri. Awas kalau sampai kelewatan kamu tahu akibatnya,” kata pemimpin Buaya.
Para Buaya lantas berjejer, setelah itu Kancil dengan cerdiknya menggunakan punggung Buaya untuk menyeberangi sungai.
Saat berada di atas punggung Buaya Kancil sembari menghitung berapa jumlah punggung Buaya yang telah dilewati.
Begitu selesai menyeberangi sungai berkata, “Ternyata benar, jumlah kalian ada delapan. Aku akan mengatakannya kepada para warga desa.”
“Lantas kapan mereka akan mengirimnya kepada kami?” tanya pemimpin Buaya.
“Lho, aku tadi hanya bilang akan mengirim sapi buat kalian. Mengenai kapan waktunya, aku sendiri tidak tahu secara pasti. Bisa jadi akan dikirim nanti sore. Bisa juga akan dikirim tahun depan.”
Saat itu pemimpin Buaya sudah sadar bahwa dirinya dan teman-temannya telah ditipu Kancil. Sebab, sudah terlanjur, akhirnya mereka bisa mengeram kesal.
“Awas, ya! Kalau kamu lewat sini lagi. Kami akan langsung memangsamu,” kata pemimpin Buaya kesal.
Sementara itu Kancil yang sudah menyeberangi sungai dan merasa aman dari ancaman Buaya segera berlalu untuk menuju kediamannya.
Pesan Moral Cerita Di Atas
Pesan moral yang dapat diambil dari kisah di atas bisa dilihat dari dua sisi yakni dari sisi Buaya dan dari sisi Kancil.
Pesan moral yang bisa diambil dari sisi Buaya adalah jangan mudah percaya terhadap sesuatu yang belum jelas dan belum ada buktinya. Sebab, bisa jadi janji yang terdengar manis sebenarnya adalah suatu tipuan.
Sementara pesan moral yang bisa diambil dari sisi Kancil adalah jangan mudah takut saat berhadapan dengan sesuatu yang menyeramkan. Pakailah kecerdasan supaya dapat selamat dari ancaman.
Halaman:

