Catat! Ini Sejarah Candi Prambanan dari Awal Berdiri Singkat dan Lengkap
Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan kamu ringkasan tentang sejarah Candi Prambanan. Yuk, cek bagaimana sejarahnya dengan membaca artikel ini sampai selesai!
Pembangunan Candi Prambanan ini sendiri diyakini memakan waktu puluhan tahun lamanya.
Setelah Rakai Pikatan lengser keprabon, pembangunannya dilanjutkan oleh para penerusnya yakni Raja Lokapala sampai dengan Sri Maharaja Dyah Balitung.
Menurut prasasti Siwagrha yang dikeluarkan pada tahun 856 M, Candi Prambanan dibangun untuk pemujaan Dewa Siwa.
Prasasti Siwagrha sendiri apabila diartikan memiliki makna rumah Siwa atau juga dapat diartikan sebagai Kerajaan Siwa.
Peristiwa yang terjadi di Masa Pembangunan Candi Prambanan
Beberapa fakta menarik dituliskan secara terperinci mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa pembangunan Candi Prambanan.
Salah satunya adalah adanya upaya untuk memodifikasi aliran sungai yang ada di dekat Candi Prambanan selama pembangunan candi berlangsung.
Sungai yang dimodifikasi alirannya yang dimaksud dalam prasasti ini adalah sungai Opak yang memiliki aliran dari utara menuju selatan di sepanjang sisi sebelah barat dari kompleks percandian Prambanan.
Sebelum adanya modifikasi alirannya para sejarawan memiliki dugaan bahwa sungai Opak memiliki aliran asli melengkung menuju arah timur.
Adapun alasan dilakukannya modifikasi aliran sungai ini adalah karena para pekerja pembangunan candi memiliki anggapan aliran sungai ini dapat menimbulkan bahaya bagi keberadaan candi apabila tidak diubah alirannya.
Program memodifikasi aliran sungai Opak ini dilakukan dengan cara membuat aliran sungai baru dengan cara memotong kelokan sungai yang mempunyai sumbu utara-selatan sepanjang tembok sebelah barat yang berada di luar kompleks candi.
Selanjutnya, aliran sungai yang lama kemudian diisi untuk menyediakan tempat yang lebih luas untuk pembangunan sejumlah candi pendamping atau yang sering disebut dengan candi perwara.
Beberapa arkeolog mempunyai keyakinan bahwa patung Dewa Siwa di yang diletakkan para garbhagriha (ruang utama) candi prambanan merupakan penggambaran dari Raja Balitung.
Kompleks percandian Prambanan yang memiliki jumlah total ratusan candi yang terdiri dari candi induk dan candi perwara (candi pengiring) ini terus mengalami penyempurnaan oleh para raja yang berkuasa di Medang.
Halaman:

