Advertisement
Source : Canva/@vetrestudio

Selamat Hari Waisak 2025, 50 Ucapan Hari Waisak Terbaru 2025

Perayaan Waisak menjadi hari yang disucikan dan dan dimuliakan umat Buddha di seluruh dunia.

6 Mei 2025 Bella Carla

Selamat Hari Waisak 2025, 50 Ucapan Hari Waisak Terbaru 2025 – Hari Waisak sendiri merupakan salah satu hari terpenting dalam kalender umat Buddha. Waisak sebagai sebuah hari raya agama Buddha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang.

Sebagai warga Negara Indonesia yang menerapkan Bhineka Tunggal Ika, kita pun bisa menghormati kerabat yang sedang memperingati hari Waisak dengan memberikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak.

Jika kamu butuh ide, di bawah ini Mamikos bagikan 50 ucapan hari Waisak terbaru tahun 2025 yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. 🪷✨

Deretan Ide Ucapan Hari Waisak Terbaru

Selamat Hari Waisak
Canva/@vetrestudio

Perayaan Waisak menjadi hari yang disucikan dan dan dimuliakan umat Buddha di seluruh dunia. Perayaan Vesak di Indonesia biasanya berpusat di kawasan Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah. Perayaan yang diperingati tiap tahun itu pun berjalan dengan sakral.

40 Kata-kata Pemandangan Alam Singkat dan Aesthetic untuk Caption Media Sosial

Apa Itu Hari Waisak?

Kata “Waisak” berasal dari bahasa Pali “Vesakha” atau di dalam bahasa Sansekerta disebut “Vaisakha”. Sedangkan, nama “Vesakha” sendiri diambil dari bulan dalam kalender buddhis yang biasanya jatuh pada bulan Mei kalender Masehi.

Namun, terkadang hari Waisak jatuh pada akhir bulan April atau awal bulan Juni. Hari Raya Waisak sendiri dikalangan umat Buddha sering disebut dengan hari raya Trisuci Waisak.

Disebut demikian karena pada hari Waisak terjadi tiga peristiwa penting, yakni kelahiran Pangeran Sidhartha Gautama, tercapainya penerangan sempurna oleh Pertapa Gautama, dan mangkatnya sang Buddha Gautama.

Tiga kejadian tersebut, yakni kelahiran, penerangan, kematian terjadi pada hari yang sama ketika bulan purnama di bulan Waisak. Biasanya pada hari waisak, umat Buddha merayakannya dengan pergi ke wihara dan melakukan ritual puja-bhakti.

Harus dimengerti bahwa umat Buddha melaksanakan ritual puja-bhakti adalah bertujuan untuk mengingat kembali ajaran sang Buddha, menyontoh perilaku sang Buddha dan melaksanakan ajaran agama Buddha.

Bagi umat Buddha, hal tersebut berarti menaati peraturan moral, seperti menghindari pembunuhan makhluk hidup, mencuri, berbuat asusila, berbohong dan mabuk-mabukkan.

Selain kelima larangan tersebut, umat Buddha ketika hari Waisak biasanya mengembangkan cinta-kasih dengan cara membantu fakir-miskin atau mereka yang membutuhkan, melepas hewan (biasanya burung) sebagai simbol cinta-kasih dan penghargaan terhadap lingkungan, serta merenungkan segala perbuatan yang telah dilakukan apakah baik atau buruk sehingga diharapkan di masa mendatangkan tidak mengulangi perbuatan yang buruk yang dapat merugikan.

Waisak sebagai sebuah hari raya agama Buddha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang. Contoh positif yang dapat diteladani adalah pengembangan cinta-kasih kepada setiap makhluk hidup.

Wujudnya bisa berupa berdana membantu mereka yang membutuhkan, mendonorkan darah, menjaga lingkungan sekitar dengan hidup sederhana atau perbuatan-perbuatan baik lainnya.

117 Ucapan Hari Ibu Bahasa Inggris dan Artinya yang Penuh Makna

Hal yang Harus Diketahui Sebelum Mengucapkan Selamat Hari Waisak

Waisak memang menjadi momen yang paling agung di kalender Buddhis. Berikut ini ada 5 hal yang harus kamu tahu sebelum mengucapkan selamat hari Waisak kepada rekan atau sahabat.

1. Tiga peristiwa suci

Waisak merupakan momen untuk mengenang 3 peristiwa suci sekaligus, yang dialami oleh penyebar ajaran Buddha, Siddhartha Gautama, selama masa hidupnya.

Waisak juga sering disebut dengan istilah Trisuci Waisak. Tiga peristiwa ini terjadi pada bulan yang sama pada penanggalan Buddhis, yakni bulan Visakha.

Waisak memperingati hari kelahiran Pangeran Siddhartha, putra dari pemimpin Kerajaan Kapilavastu, Raja Sudhodana, dan istrinya, Ratu Mahamaya, di Taman Lumbini, India (sekarang termasuk wilayah Nepal).

Pada bulan yang sama, Siddhartha dewasa yang memutuskan untuk meninggalkan kesenangan duniawi dan menjadi pertapa, pada akhirnya mencapai penerangan sempurna. Setelah 40 tahun menyebarkan ajarannya, Siddharta mangkat pada bulan yang sama pula, di malam suci di bulan Visakha.

Halaman:

Advertisement