Sensor Penginderaan Jauh beserta Fungsi, Jenis, dan Penjelasannya Lengkap
Apakah kamu pernah mendengar tentang sistem penginderaan jauh? Simak apa saja sensor penginderaan jauh yang ada di bawah ini.
Fungsi Sensor dalam Sistem Penginderaan Jauh
Penggunaan sensor penginderaan jauh sendiri bukan tanpa alasan. Ada banyak fungsi yang didapatkan dari penggunaan sensor dalam sistem ini.
Pada dasarnya, sensor yang digunakan dalam sistem penginderaan jauh dilakukan untuk merekam serta mencari informasi yang berkaitan dengan objek pengamatan tersebut.
Melalui sensor ini, maka pengamat tidak perlu untuk melakukan pengamatan maupun memiliki kontak dengan objek pengamatan tersebut secara langsung.
Berikut ini merupakan beberapa fungsi yang dimiliki oleh sensor dalam sensor penginderaan jauh diantaranya:
- Membantu untuk membangkitkan maupun menangkap energi yang diberikan atau dipancarkan dari objek pengamatan tersebut.
- Membantu untuk melacak, merekam, maupun mendeteksi sebuah objek pengamatan dengan lebih mudah dan efektif.
- Melakukan perekaman maupun mencari segala informasi penting yang dibutuhkan dari objek pengamatan.
Jenis Sensor yang Digunakan dalam Sistem Penginderaan Jauh
Perlu untuk diketahui bahwa penggunaan dari sensor penginderaan jauh tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Penting untuk memastikan bahwa sensor yang digunakan tersebut sesuai dengan data yang memang dibutuhkan.
Secara umum, terdapat dua jenis sensor yang biasa digunakan dalam sistem penginderaan jauh yaitu sensor aktif dan pasif. Berikut lebih lanjut terkait dengan penjelasan kedua jenis sensor tersebut.
1. Sensor Aktif
Jenis sensor pertama yang bisa kamu temui dalam sistem penginderaan jauh yaitu ada sensor aktif. Sensor yang satu ini menggunakan energi yang dimiliki oleh sensor tersebut untuk dimanfaatkan dalam sistem penginderaan jauh.
Sensor aktif ini akan membangkitkan adanya energi, kemudian energi tersebut baru akan diarahkan kepada objek yang sedang diamati atau dipelajari tersebut.
Setelah itu, energi yang sudah diarahkan tadi akan kembali dipantulkan pada sensor tersebut.
Jenis dari energi yang ditangkap oleh sensor aktif akan disimpan dengan baik dan dalam bentuk basis data. Dari sini, baru data yang didapatkan tersebut akan dilakukan analisis secara lebih lanjut.
Ada beberapa contoh dari sensor aktif yang digunakan dalam sistem penginderaan jauh. Salah satunya yaitu ada radar.
Prinsip kerja yang dimiliki oleh radar tersebut yaitu sama seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Radar akan membangkitkan energi yang dimiliki agar bisa diarahkan kepada objek pengamatan.
Baru nantinya energi tersebut dipantulkan kembali agar data pengamatan bisa dicatat dengan baik dan dianalisis sesuai dengan hasilnya.
Halaman:

