13 Setelah Lulus Sekolah SMA / SMK / MA, Apa yang Harus Dilakukan?
Apakah kamu sudah menentukan akan melakukan apa setelah lulus SMA? Cari referensinya pada artikel berikut ini.
4. Magang untuk Batu Loncatan Kuliah
Magang tidak hanya berlaku untuk mahasiswa. Terdapat perusahaan yang biasanya membuka program bagi lulusan SMA/SMK/MA dengan kemampuan relevan.
Jangan ragu untuk mencari informasi terkait program magang dari BUMN, magang di startup digital, atau magang yang bersertifikat program pemerintah.
Selama kamu merasa bisa mendapatkan pengalaman langsung di lapangan, jaringan profesional, dan bantuan karier sebelum kuliah, magang bisa jadi investasi besar.
5. Masuk Sekolah Kedinasan
Sebenarnya, pilihan masuk sekolah kedinasan perlu persiapan yang matang dan tidak bisa dilakukan mendadak.
Seleksi yang sangat kompetitif dengan persaingan yang ketat menjadi salah satu alasannya. Apalagi ada tes fisik yang ketat untuk para pendaftar.
Pertimbangkan sekolah kedinasan yang menawarkan kuliah gratis dengan ikatan dinas jika setelah lulus nanti kamu ingin langsung menjadi PNS.
Jika tertarik dengan profesi TNI/Polri, masuk dari jalur Tamtama, Bintara, dan Taruna juga bisa menjadi alternatif.
6. Gap Year untuk Investasi Diri
Tidak masalah jika kamu belum ingin melakukan pilihan yang Mamikos sebutkan di atas karena ingin eksplorasi minat bakat terlebih dahulu.
Kamu bisa mengambil gap year atau jeda satu tahun secara produktif. Misalnya dengan belajar bahasa secara intensif, mengikuti bootcamp skill, bekerja paruh waktu sambil menabung, atau mempersiapkan diri ikut seleksi beasiswa internasional.
Dengan memilih gap year secara terstruktur, kamu akan lebih siap jika nantinya menempuh kuliah.
7. Mendaftar Beasiswa S1 di Luar Negeri
Waktu yang cukup banyak setelah lulus SMA/ SMK/ MA bisa kamu manfaatkan untuk mendaftar beasiswa S1 di luar negeri tanpa harus menjadi mahasiswa terlebih dahulu.
Mula-mula, kamu perlu menentukan negara tujuan yang akan dipilih, kemudian mencari tahu persyaratannya dan mulai mengumpulkan dokumen yang diperlukan.
Contoh beasiswa yang bisa dicoba lulusan SMA sederajat untuk kuliah di luar negeri adalah Beasiswa Mitsui-Bussan dari Jepang yang menanggung seluruh biaya kuliah dan biaya hidup. Ada pula beasiswa Türkiye Burslari hingga beasiswa HES kursus bahasa Mandarin.
Kemampuan bahasa Inggris yang baik untuk menunjang kegiatan perkuliahan tentu tidak bisa kamu dapatkan secara instan. Kamu juga perlu belajar membuat esai motivasi dan memperkuat rekam jejak akademik agar bisa lolos seleksi.
8. Mengikuti Program Vokasi Gratis
Sudah pernah tahu bahwa pemerintah mengadakan banyak pelatihan vokasi gratis?
Jika kamu cermat, pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker tersebut juga ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/MA, lho.
Pilihlah pelatihan yang sesuai dengan minatmu, seperti menjahit, tata boga, komputer, otomotif, dan sebagainya.
Bagi kamu yang ingin mengikuti program secara online, ada program Kartu Prakerja yang bisa dipilih.
Setelah mengikuti kegiatan pelatihan, gunakan sertifikatnya sebagai modal awal masuk dunia kerja karena sertifikatnya bisa menjadi bukti tambahan bahwa kamu kompeten dan layak diterima.
9. Membangun Bisnis Mandiri
Jangan menunggu siap untuk memulai bisnis karena setelah lulus SMA, kamu bisa memulainya.
Alasannya, kamu belum memiliki tanggungan besar, masih memiliki banyak waktu, dan biaya gagal yang kamu keluarkan saat memulai bisnis setelah SMA lebih kecil jika dibandingkan gagal di usia 30-an ke atas.
Namun, jangan memulai bisnis secara asal-asalan. Mulailah dari bisnis skala kecil dengan kemampuan yang sudah kamu kuasai, seperti mengedit video, membuka les privat, berjualan online, menjadi penulis lepas, affiliate marketing, atau mengembangkan produk buatanmu sendiri.
Halaman:

