<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/belajar-hukum-mendel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/belajar-hukum-mendel/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 09:20:37 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/belajar-hukum-mendel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Belajar Hukum Mendel 1 dan 2 Beserta Contohnya Dilengkapi Perbedaan dan Persamaan</title>
            <category>Biologi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/belajar-hukum-mendel-1-dan-2-beserta-contohnya-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 16 Sep 2022 06:16:36 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Uyo Yahya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/belajar-hukum-mendel-1-dan-2-beserta-contohnya-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Belajar hukum Mendel 1 dan 2 beserta contoh, persamaan, dan perbedaannya lengkap ada di artikel ini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/belajar-hukum-mendel-1-dan-2-beserta-contohnya-pljr/">Belajar Hukum Mendel 1 dan 2 Beserta Contohnya Dilengkapi Perbedaan dan Persamaan</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Belajar Hukum Mendel 1 dan 2 Beserta Contohnya Dilengkapi Perbedaan dan Persamaan &#8211; Sebelum membahas <a rel="noreferrer noopener" aria-label="hukum Mendel (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/memahami-hukum-mendel-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup-pljr/" target="_blank">hukum Mendel</a> 1 dan 2 beserta contohnya, kamu harus pan lebih dulu mengetahui apa hukum mendel itu. </p>



<p>Artikel ini akan membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hukum mendel, seperti hukum mendel 1 dan 2 beserta contohnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/ciri-ciri-jaringan-pada-tumbuhan-ada-epidermis-parenkim-penyokong-pengangkut-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/ciri-ciri-jaringan-pada-tumbuhan-ada-epidermis-parenkim-penyokong-pengangkut-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/08/ciri-ciri-jaringan-pada-tumbuhan-ada-epidermis-parenkim-penyokong-pengangkut-500x333.jpg" alt="43 Ciri-ciri Jaringan pada Tumbuhan Ada Epidermis, Parenkim, Penyokong, hingga Pengangkut" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">43 Ciri-ciri Jaringan pada Tumbuhan Ada Epidermis, Parenkim, Penyokong, hingga Pengangkut</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Yuk, Belajar Hukum Mendel 1 dan 2 Beserta Contohnya&nbsp;</h2>



<p>Mari mulai dengan mempelajari dulu apa itu hukum mendel beserta hukum mendal 1 dan 2 berikut ini:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hukum Mendel</h2>



<p>Hukum mendel merupakan materi yang membahas mengenai pewarisan watak pada sebuah organisasi. </p>



<p>Hukum Mendel terbagi menjadi dua, yaitu hukum mendel 1 dan 2 beserta contohnya yang akan dijelaskan pada artikel ini.</p>



<p>Hukum ini pertama kali ditemukan oleh seorang biarawan asal Australia bernama Gregor Johann Mendel. Mendel melakukan penelitian mengenai pewarisan sifat dengan objek kacang kapli.</p>



<p>Alasan Mendel menggunakan kacang Kaili sebagai objek percobaannya adalah karena masa hidup kacang ini singkat. Mudah untuk disilangkan, memiliki bunga sempurna, juga memiliki jumlah 7 sifat yang berbeda-beda.</p>



<p>Melalui penelitiannya ini, Mendel berhasil menemukan dasar-dasar ilmu genetika yang banyak digunakan sekarang. Hukum genetika menjadi lebih dikenal dengan hukum Mendel 1 dan 2 beserta contohnya pada saat ini.</p>



<p>Karena hasil penelitiannya jugalah Mendel mendapat gelar sebagai Bapak Genetika. Keberhasilan Mendel ini menjadi acuan dari perkembangan ilmu genetika yang ada sekarang ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hukum Mendel 1</h2>



<p>Dalam belajar hukum Mendel 1 dan 2 beserta contohnya kamu harus tahu bahwa ada dua hukum yang isinya berbeda. Karena itu, dua hukum ini akan dibahas secara terpisah.</p>



<p>Dimulai dengan hukum Mendel 1, hukum ini dikenal dengan nama hukum segregasi. Hukum segregasi juga memiliki arti sebagai cara pemisahan gen yang sealel.</p>



<p>Di dalam hukum Mendel 1 dikemukakan bahwa, setiap organisme memiliki dua buah alel dalam satu sifat. Selama proses gamer berlangsung, dua alel terpisah sehingga satu gamet hanya mengandung satu alel dalam satu sifat.</p>



<p>Ketika dua gamet bertemu dalam satu fertilisasi, maka dihasilkan keturunan yang memiliki dua alel untuk satu sifat. </p>



<p>Hukum Mendel 1 sangat sesuai dengan teori penurunan sifat tentang alel yang diturunkan terus dalam satu generasi.</p>



<p>Karena teori ini, terungkaplah kenapa seorang anak bisa memiliki alel yang berbeda-beda dari satu orang tua yang sama. </p>



<p>Untuk membuktikan teori hukum Mendel 1, maka bisa dilakukan dengan membuat persilangan monohibrid, atau persilangan dengan satu sifat berbeda.</p>



<p>Sebelum menuju contoh persilangan monohibrid, maka harus diketahui dahulu istilah yang dipakai dalam percobaan. Parietal (P), adalah orang tua atau induk.</p>



<p>Filial (F), atau disebut juga dengan keturunan. Keturunan pertama (F1) sebagai anak, dan keturunan kedua (F2) sebagai cucu.</p>



<p>Genotipe, sifat menurun yang tidak terlihat, dilambangkan dengan AA, AABB, Aa, aa,dan AaBB. Gamet, sel kelamin dari genotipe, disimbolkan dengan huruf misalnya Aa, gamet A dan gamet a.</p>



<p>Fenotipe, sifat menurun yang bisa dilihat dari luar. Dominan, sifat yang biasanya memiliki ekspresi kuat.</p>



<p>Resesif, sifat tidak muncul karena kalah oleh pasangannya. Homozigot dan heterozigot, pasangan gen sifat yang sama dan tidak sama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Persilangan Monohibrid</h2>



<p>Persilangan monohibrid adalah persilangan yang bisa membuktikan teori pada hukum Mendel 1. </p>



<p>Dalam hukum Mendel 1 dan 2 beserta contohnya ada dua jenis persilangan, dan salah satunya adalah persilangan monohibrid ini.</p>



<p>Persilangan ini adalah contoh yang terkait dengan hukum Mendel 1. Dalam percobaan ini, Mendel menggunakan tanaman kapri galur yang murni dengan batang rendah dan batang tinggi.</p>



<p>Hasil dari persilangan ini menunjukan bahwa F1 memiliki sifat yang persis dengan salah satu P, yaitu memiliki batang tinggi. </p>



<p>Setelah itu, Mendel membuat persilangan sesama F1, dengan perbandingan hasil F2 adalah 3 : 1, dengan 3 batang tinggi. Untuk mendalami materi bisa dilihat gambar yang ada di bawah ini.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/ye-6uefFkf4M-nqBQtqj9uYJdtfc6aMMi5StDt6USvj0p0R0QlpxjDY_4mp7MQzrMvrc-q90MaVEaAJ5txxVz426IUDD15E3p_tlsPyhZvUxw7peIWik9KvNnYxNbCvqwnMzzy7yfrwWkhVvWFFfnc5Lb2cc1gvY8314EQ1HnVCEDjMcbq8Dr8XwMQ" alt=""/><figcaption>https://www.wikiwand.com/en/Gregor_Mendel</figcaption></figure></div>



<p>Lalu, bagaimana sebenarnya hal seperti itu bisa dijelaskan? Karena pada contoh di atas, tanaman tinggi memiliki gen T juga genotipe TT atau homozigot dominan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/mengenal-struktur-jaringan-pada-tumbuhan-beserta-fungsinya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-struktur-jaringan-pada-tumbuhan-beserta-fungsinya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/08/Struktur-Jaringan-pada-Tumbuhan-beserta-Fungsinya-500x333.jpg" alt="6 Struktur Jaringan pada Tumbuhan beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Struktur Jaringan pada Tumbuhan beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Hukum Mendel 2</h2>



<p>Mengenai hukum Mendel 1 dan 2 beserta contohnya berikutnya adalah teori <a href="https://mamikos.com/info/contoh-persilangan-dihibrid-pada-hukum-mendel-2-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="hukum Mendel 2 (opens in a new tab)">hukum Mendel 2</a>. Hukum ini lebih dikenal dengan istilah hukum asortasi, atau pengelompokkan gen dengan bebas.</p>



<p>Hukum Mendel 1 dan 2 beserta contohnya bagian ini menyatakan jika dua individu dengan dua sifat maka akan diturunkan. </p>



<p>Maksudnya penurunan sifat ini akan dilakukan secara bebas tanpa tergantung oleh sifat yang satunya.</p>



<p>Dari pengertian ini, bisa diketahui bahwa alel dengan sifat yang berbeda-beda tidak akan saling mempengaruhi. Hal ini menegaskan bahwa yang menentukan adalah gen.</p>



<p>Misalnya adalah warna juga bentuk dari suatu biji tidak akan mempengaruhi. Contoh ini berlaku untuk persilangan dihibrid.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Persilangan Dihibrid</h2>



<p>Hukum Mendel 1 dan 2 beserta contohnya yang akan dibahas kali ini adalah persilangan dihibrid. Persilangan ini masuk kedalam contoh persilangan hukum Mendel 2.</p>



<p>Syarat dari persilangan ini adalah dua sifat yang berbeda dari dua organisme. Persilangan ini dilakukan Mendel dengan menggunakan dua biji galur murni.</p>



<p>Biji pertama adalah biji dengan bentuk bulat dan berwarna kuning. Biji kedua adalah biji yang sudah keriput dan memiliki warna hijau.</p>



<p>Dari persilangan tersebut, biji bulat kuning lebih dominan dari pasangannya. Sehingga menghasilkan F1 yang dengan bentuk bulat berwarna kuning.</p>



<p>Setelah itu, Mendel kembali menyilangkan F1 dengan F2 yang menghasilkan 4 kombinasi fenotipe. Kombinasi yang dihasilkan adalah biji bulat kuning, biji bulat hijau, biji keriput kuning, dan keriput hijau.</p>



<p>Perbandingan dari hasil persilangan yang menghasilkan 4 kombinasi memiliki perbandingan 9 : 3 : 3 : 1. Hasil ini menunjukkan bahwa dua pasang gen dikelompokkan secara bebas.</p>



<p>Hasil dari kombinasi di atas menunjukkan pengelompokan dua gen dengan bebas, yang akhirnya dikenal dengan nama hukum Mendel 2.</p>



<p>Misal gen bulat disimbolkan dengan huruf B, kemudian alel dari biji keriput diberi huruf b. </p>



<p>Kemudian, untuk biji berwarna kuning diberi simbol K, lalu alel biji hijau diberi simbol k. Dari permisalan di atas dapat dituliskan pengelompokan dari gen yang terbentuk.</p>



<p>Pertama, gen B berkelompok bersama K yang ada dalam gamet BK. Kedua, gen B berkelompok bersama k yang ada dalam gamet Bk.</p>



<p>Ketiga, gen b berkelompok bersama K yang ada dalam gamet bK. Kemudian yang terakhir adalah gen b berkelompok bersama k yang ada dalam gamet bk.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-tumbuhan-monokotil-dan-dikotil-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-tumbuhan-monokotil-dan-dikotil-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Contoh-Tumbuhan-Monokotil-dan-Dikotil-500x333.jpg" alt="55 Contoh Tumbuhan Monokotil dan Dikotil serta Ciri-Ciri dan Perbedaannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">55 Contoh Tumbuhan Monokotil dan Dikotil serta Ciri-Ciri dan Perbedaannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan dan Persamaan Hukum Mendel 1 dan km 2 Beserta Contohnya</h2>



<p>Perbedaan kedua hukum adalah pada prinsip segregasi, pembentukan sel kelamin, gen yang sudah berpasangan akan memisahkan diri secara bebas. </p>



<p>Pada prinsip hukum 2 juga dalam pembentukan gamet, gen yang sudah berpisah berpasangan dengan bebas.</p>



<p>Sedangkan persamaan dari kedua hukum adalah adanya kebutuhan pembentukan sel kelamin untuk melakukan proses pengulangan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/mengenal-fungsi-xilem-dan-floem-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-fungsi-xilem-dan-floem-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Mengenal-angka-fungsi-xilem-dan-floem-pada-jaringan-tumbuhan-500x333.jpg" alt="Mengenal 2 Fungsi Xilem dan Floem Pada Jaringan Tumbuhan yang Harus Kamu Pahami" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Mengenal 2 Fungsi Xilem dan Floem Pada Jaringan Tumbuhan yang Harus Kamu Pahami</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>



<p>Seperti yang sudah dijabarkan dalam artikel di atas mengenai hukum Mendel, diharapkan kamu bisa lebih memahami materi tentang penyilangan. </p>



<p>Kamu harus memahami materi dasar ini agar bisa memahami materi selanjutnya. Semoga pemaparan dalam artikel ini bisa membuatmu makin paham mengenai hukum Mendel.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/belajar-hukum-mendel-1-dan-2-beserta-contohnya-pljr/">Belajar Hukum Mendel 1 dan 2 Beserta Contohnya Dilengkapi Perbedaan dan Persamaan</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Belajar-Hukum-Mendel-1-dan-2-Beserta-Contohnya.jpg" length="36284" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Belajar-Hukum-Mendel-1-dan-2-Beserta-Contohnya-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>