<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/teknik-pengumpulan-data/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/teknik-pengumpulan-data/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 08:19:15 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/teknik-pengumpulan-data/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>5 Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Beserta Penjelasannya Lengkap</title>
            <category>Karya Ilmiah</category>
            <link>https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-penelitian-kualitatif-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 24 Nov 2022 01:51:17 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Fatma</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-penelitian-kualitatif-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Menjalankan penelitian kualitatif perlu untuk menggunakan teknik pengumpulan data yang tepat. Simak penjelasan teknik pengumpulan data penelitian kualitatif di bawah ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-penelitian-kualitatif-pljr/">5 Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Beserta Penjelasannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>5 Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Beserta Penjelasannya Lengkap &#8211; Dalam melakukan penelitian, tentunya kamu tahu bahwa terdapat dua metode yang bisa dipilih untuk dilakukan yaitu di antaranya penelitian kualitatif maupun kuantitatif. </p>



<p>Keduanya memiliki perbedaan dan karakteristik masing-masing sehingga perlu menyesuaikan dengan arah penelitian yang akan diambil.<br></p>



<p>Pada <a href="https://mamikos.com/info/contoh-proposal-penelitian-kualitatif-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="penelitian kualitatif  (opens in a new tab)">penelitian kualitatif </a>sendiri, terdapat beberapa teknik pengumpulan data yang secara umum banyak digunakan oleh para peneliti di seluruh dunia. </p>



<p>Kamu perlu untuk memahami terlebih dahulu apa saja dari teknik pengumpulan data penelitian kualitatif ini agar bisa menggunakannya dengan baik.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Macam Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="684" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-1024x684.jpg" alt="Macam Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif" class="wp-image-136372" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-1024x684.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-500x334.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-768x513.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-600x400.jpg 600w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com/@wocintechchat</figcaption></figure></div>



<p>Perlu untuk dipahami terlebih dahulu bahwa teknik pengumpulan data penelitian kualitatif merupakan sebuah upaya untuk peneliti mendapatkan data. </p>



<p>Nantinya, peneliti setelah berhasil mengumpulkan data akan menjadi bahan untuk melakukan analisis rumusan masalah.<br></p>



<p>Data kualitatif sendiri merupakan data yang memiliki hubungan langsung dengan karakteristik yang dimiliki oleh narasumber. Terutama hal ini dilihat dari sifat yang dimiliki oleh narasumber itu sendiri.<br></p>



<p>Data kualitatif tidak bisa untuk dilakukan pengukuran secara pasti maupun menggunakan skala tertentu. Oleh karena itu, menjalankan penelitian kualitatif perlu untuk benar-benar berhati-hati saat mendapatkan dan menginterpretasi data.<br></p>



<p>Secara umum, terdapat sebanyak lima teknik yang bisa dilakukan untuk mengambil data penelitian. </p>



<p>Kelima teknik tersebut yaitu melalui wawancara, angket, observasi, dokumentasi, dan juga FGD. Setiap teknik ini memiliki karakteristik serta tujuannya masing-masing sehingga perlu untuk disesuaikan dengan arah penelitian yang kamu ambil.<br></p>



<p>Mengingat juga bahwa data memegang peranan penting dan akan menentukan hasil dari penelitian yang dilakukan itu sendiri.<br></p>



<p>Berikut ini merupakan teknik dari pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan lebih jelas.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Wawancara</strong></h2>



<p>Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang pertama yaitu dengan melalui wawancara atau juga dikenal dengan <em>interview</em>. </p>



<p>Saat melakukan wawancara ini, nantinya kamu akan mengalami proses interaksi bersama dengan narasumber bersangkutan. </p>



<p>Model yang digunakan saat wawancara ini yaitu dengan melakukan tanya jawab secara langsung dengan subjek penelitian tersebut.<br></p>



<p>Dulunya, pelaksanaan wawancara ini hanya bisa mendapatkan data jika dilakukan secara langsung karena akses yang masih terbatas. </p>



<p>Namun, saat ini melakukan wawancara dan mendapatkan data melalui teknik ini menjadi lebih mudah. Kamu bisa memilih untuk melakukannya dengan cara daring dari rumah atau lokasi masing-masing.<br></p>



<p>Secara mendasar, wawancara menjadi kegiatan untuk bisa mendapatkan dan menggali informasi yang lebih mendalam tentang masalah atau topik penelitian. </p>



<p>Para peneliti biasanya mengambil rekaman, setidaknya dalam bentuk suara, selama wawancara berlangsung.<br></p>



<p>Mengambil rekaman ini menjadi bagian yang penting untuk dilakukan karena rekaman suara tersebut dapat menjadi bukti yang sifatnya autentik. Apalagi terkadang terjadi salah penafsiran saat data wawancara sedang diambil.<br></p>



<p>Setelah kamu selesai melakukan wawancara, ada baiknya untuk mendengarkan kembali rekaman tersebut. </p>



<p>Selanjutnya, kamu tinggal melakukan transkripsi rekaman tadi ke dalam bentuk teks maupun tulisan. Hal ini akan membantu dan mempermudah kamu dalam melakukan penafsiran data yang diambil tadi.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/macam-metode-penelitian-serta-contohnya/">
        <a href="https://mamikos.com/info/macam-metode-penelitian-serta-contohnya/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2019/12/laptop-2-500x333.jpg" alt="Macam Macam Metode Penelitian: Kualitatif, Kuantitatif &amp; Campuran Karya Tulis Ilmiah" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Macam Macam Metode Penelitian: Kualitatif, Kuantitatif &amp; Campuran Karya Tulis Ilmiah</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Angket (<em>Questioner</em>)</strong></h2>



<p>Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang kedua bisa kamu pilih yaitu melalui angket atau juga disebut sebagai <em>questioner</em>. </p>



<p>Pada dasarnya, fungsi yang dimiliki antara angket maupun wawancara masih serupa. Tujuannya yaitu sama-sama untuk bisa mendapatkan data yang autentik sesuai dengan topik penelitian yang diambil.<br></p>



<p>Hanya saja perbedaan yang dimiliki antara penggunaan angket dan wawancara terletak pada implementasi yang dilakukan. </p>



<p>Melalui angket, kamu perlu untuk melakukan tanya jawab dengan narasumber melalui tulisan.<br></p>



<p>Nantinya kamu hanya perlu untuk memberikan angket kepada narasumber yang sudah ditunjuk. Setelah itu, mereka baru akan mengisi angket sesuai dengan pertanyaan yang diberikan.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/langkah-langkah-metode-ilmiah-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/langkah-langkah-metode-ilmiah-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/07/metode-ilmiah-1-500x334.jpg" alt="﻿Urutan Langkah-Langkah Metode Ilmiah dan Contohnya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Urutan Langkah-Langkah Metode Ilmiah dan Contohnya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Observasi</strong></h2>



<p>Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang ketiga yaitu ada observasi atau melakukan pengamatan. Observasi dilakukan dengan mengumpulkan data melalui pengamatan terlebih dahulu. </p>



<p>Setelah itu, peneliti baru melakukan pencatatan terkait dengan data yang dinilai relevan terhadap topik penelitian.<br></p>



<p>Pencatatan hasil dari observasi ini perlu untuk dilakukan secara sistematis, objektif, serta rasional dan logis. Terutama terhadap fenomena yang sedang diteliti dan dijadikan sebagai perhatian. </p>



<p>Fenomena ini sendiri bisa terjadi secara alami maupun juga buatan rekayasa dari peneliti itu sendiri.<br></p>



<p>Peneliti perlu untuk melakukan observasi dengan tujuan untuk bisa mendapatkan gambaran atas peristiwa tertentu dengan detail dan nyata.&nbsp;<br></p>



<p>Observasi membutuhkan peneliti untuk menggunakan panca indera dengan baik agar mendapatkan informasi relevan dan penting. </p>



<p>Kunci keberhasilan yang dimiliki oleh teknik observasi ini lebih ditentukan berdasarkan kemampuan dari peneliti itu sendiri.<br></p>



<p>Hal tersebut dikarenakan pengamat atau peneliti yang menjadi pihak berada lebih dekat dari fenomena yang terjadi. </p>



<p>Setelah selesai melakukan observasi, selanjutnya kamu perlu untuk bisa mengambil kesimpulan dari informasi yang didapatkan tadi.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Dokumentasi</strong></h2>



<p><a href="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-ag/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Teknik pengumpulan data  (opens in a new tab)">Teknik pengumpulan data </a>penelitian kualitatif yang selanjutnya yaitu ada melalui teknik dokumentasi. </p>



<p>Berkaitan dengan teknik ini, kamu perlu untuk menelusuri dokumen penting dan relevan dengan topik penelitian. </p>



<p>Termasuk juga data historis yang dimiliki oleh seseorang maupun juga berkaitan dengan peristiwa tertentu.<br></p>



<p>Data yang digunakan dalam penelitian juga bisa berasal dari fakta yang tersimpan dengan baik dalam berbagai bentuk. </p>



<p>Beberapa diantaranya termasuk seperti surat, catatan harian, notulen hasil rapat, arsip foto, bahkan juga jurnal harian.<br></p>



<p>Untuk bisa menginterpretasikan data ini memang perlu memiliki kemampuan yang baik dan teliti. Terutama untuk bisa melakukan pemaknaan dari data yang didapatkan dalam dokumen tersebut.<br></p>



<p>Kamu perlu untuk menguasai kepekaan secara teoritik untuk dapat memberikan makna terhadap informasi yang didapatkan.&nbsp;<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/judul-penelitian-kualitatif-berbagai-jurusan-kuliah-dan-cara-membuatnya-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/judul-penelitian-kualitatif-berbagai-jurusan-kuliah-dan-cara-membuatnya-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/02/Judul-Penelitian-Kualitatif-Berbagai-Jurusan-Kuliah-dan-Cara-Membuatnya-500x333.jpg" alt="30 Judul Penelitian Kualitatif Berbagai Jurusan Kuliah dan Cara Membuatnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">30 Judul Penelitian Kualitatif Berbagai Jurusan Kuliah dan Cara Membuatnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. <em>Forum Group Discussion</em>&nbsp; (FGD)</strong></h2>



<p>Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang terakhir yaitu ada melalui Forum Group Discussion atau FGD. </p>



<p>Melalui teknik ini, kamu perlu untuk melakukan pengumpulan data kualitatif yang dilaksanakan melalui diskusi kelompok.<br></p>



<p>Secara umum, pelaksanaan FGD dilakukan saat peneliti membutuhkan untuk mengetahui pandangan dari narasumber. Pandangan tersebut diharapkan hadir dengan lebih objektif dari kelompok yang bersangkutan.<br></p>



<p>Peneliti yang akan melakukan FGD nantinya akan mengajak beberapa narasumber terlebih dahulu untuk bisa berdiskusi bersama-sama. Topik yang diangkat saat diskusi juga masih berhubungan dengan topik penelitian yang diambil.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif-500x333.jpg" alt="Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p><em>Nah</em>, itu tadi merupakan penjelasan mengenai apa saja teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang bisa kamu pilih untuk lakukan. </p>



<p>Setiap teknik pengumpulan data yang ada tentunya memiliki ketentuannya masing-masing sehingga perlu kamu sesuaikan dengan penelitian yang sedang dilakukan.</p>



<p>Metode penelitian kualitatif memerlukan pemahaman yang cukup mendalam untuk kamu bisa mengolah data dengan baik dan benar sesuai dengan kebutuhan penelitian yang ada. </p>



<p>Kamu bisa membaca penjelasan lainnya mengenai metode penelitian kualitatif maupun kuantitatif yang ada di situs <em>blog</em> Mamikos. </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a><br></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-penelitian-kualitatif-pljr/">5 Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Beserta Penjelasannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap.jpg" length="258328" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/5-Teknik-Pengumpulan-Data-Penelitian-Kualitatif-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>﻿Mengenal Lebih Dalam Mengenai Teknik Pengumpulan Data</title>
            <category>Edukasi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-ag/</link>
            <pubDate>Tue, 23 Mar 2021 12:39:09 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Mamikos</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-ag/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Dengan adanya data yang diperoleh peneliti itu akan sangat membantu sekali sebab sukses dan tidaknya sebuah penelitian itu tergantung lengkap dan tidaknya data yang diperoleh. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-ag/">﻿Mengenal Lebih Dalam Mengenai Teknik Pengumpulan Data</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Mengenal Lebih Dalam Mengenai Teknik Pengumpulan Data -Teknik pengumpulan data merupakan teknik yang dipakai oleh peneliti untuk mencari dan mengumpulkan informasi atau data serta fakta lainnya yang mendukung suksesnya penelitian yang dilakukan. Peneliti bisa memakai berbagai jenis teknik mengumpulkan data guna mempercepat proses pengambilan data agar tidak memperlambat penelitian.</p>



<p>Dengan adanya data yang diperoleh peneliti itu akan sangat membantu sekali sebab sukses dan tidaknya sebuah penelitian itu tergantung lengkap dan tidaknya data yang diperoleh. Jadi untuk yang akan memulai penelitian maka perlu mempelajari teknik tersebut dulu.&nbsp;&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Proses Mengumpulkan Data Yang Benar</strong></h2>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="640" height="427" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2.jpg" alt="" class="wp-image-63836" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2.jpg 640w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2-500x334.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>



<p>Mengumpulkan data tidak boleh sembarangan sebab data yang diperoleh ini akan dijadikan acuan dalam melakukan penelitian. Kalau data sampai tidak valid maka hasil penelitian bisa jadi tidak dianggap dan ini jelas merugikan peneliti, agar data yang diperoleh benar maka ikuti cara-cara pengumpulan data berikut ini saja.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Melakukan Tinjauan Literatur Dan Berkonsultasi Dengan Ahli</strong></h3>



<p>Pertama kalau ingin memperoleh data adalah dengan mengumpulkan informasi yang erat kaitannya dengan objek penelitian. Informasi tersebut bisa diperoleh dengan meninjau literatur, literatur ini bisa diperoleh secara offline atau online tergantung lengkap tidaknya info yang ada di literatur.</p>



<p>Selain itu bisa juga menanyakan secara langsung kepada ahli yang juga pernah meneliti hal yang sama atau bekerja di bidang yang sama. Dengan menanyakan langsung info yang diperoleh lebih valid karena yang memberikan adalah orang yang benar-benar menguasai objek penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Menjalin Hubungan Dengan Responden Dan Juga Lingkungan Tempat Responden Tinggal</strong></h3>



<p>Jika yang diteliti adalah kehidupan masyarakat maka peneliti perlu mendekatkan diri dengan masyarakat yang jadi objek. Proses ini perlu dilakukan karena hanya dengan mendekatkan diri sajalah peneliti akan tahu apa saja kebiasaan responden, baik dari cara berpikir, perilaku dan juga bahasa yang digunakan.</p>



<p>Kalau ingin dekat dengan responden harus paham dulu apa saja aturan yang berlaku di lingkungan responden. Kalau sampai peneliti melanggar aturan tersebut proses pengumpulan data akan sangat sulit sekali karena peneliti tidak diterima dengan baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Uji Coba Data</strong></h3>



<p>Setelah memperoleh data maka perlu menguji kebenaran data tersebut yang sudah diperoleh. Pengujian data ini penting sekali karena setelah diuji akan tahu apakah data tersebut itu bisa dipakai untuk bahan penelitian atau tidak. Kalau memang datanya bisa dipakai maka sudah bisa mempraktikkan teknik pengumpulan data dengan baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Merumuskan Pernyataan</strong></h3>



<p>Setelah uji coba dilakukan maka langkah berikutnya adalah menyusun pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan penelitian. Pertanyaan tersebut harus dibuat dengan sangat baik dan mengandung makna substantif dan juga signifikan agar penelitian tidak kacau balau.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Mencatat Juga Memberi Kode</strong></h3>



<p>Setelah membuat pertanyaan atau instrumen penelitian, maka perlu melakukan pencatatan data yang nantinya dibutuhkan peneliti. Data tersebut harus diperoleh dari responden yang terpercaya, setelah dicatat datanya lalu diberi kode agar memudahkan peneliti saat melakukan proses analisis.</p>



<p>Setelah data diberi kode jangan lupa juga melakukan pengecekan ulang data tersebut agar tahu kebenaran data dan juga validasi data. Kalau sudah melakukan kode ulang informasi atau data agar data tersebut bisa langsung dianalisa.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-ag/">
        <a href="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-ag/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2-500x334.jpg" alt="﻿Mengenal Lebih Dalam Mengenai Teknik Pengumpulan Data" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Mengenal Lebih Dalam Mengenai Teknik Pengumpulan Data</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mengenal Macam-Macam Teknik Pengumpulan Data </strong></h2>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="480" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-1.jpg" alt="" class="wp-image-63835" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-1.jpg 640w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-1-500x375.jpg 500w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>



<p>Saat ini pengumpulan data lebih mudah sebab sudah ada teknik jitu mengumpulkan data, untuk teknik pengumpulan data adalah secara kualitatif dan juga kuantitatif. Setiap metode pengumpulan data tersebut terdiri dari beberapa metode. Untuk tahu lebih jelas berikut penjelasan lengkapnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Pengumpulan Data Kualitatif </strong></h3>



<p>Untuk teknik pengumpulan data kualitatif adalah mengumpulkan data secara mendalam guna memperoleh data yang tidak mungkin diukur menggunakan angka atau alat ukur lainnya. Data-data yang diperoleh dengan teknik ini sangat bisa dipertanggung jawabkan karena diperoleh secara langsung dari responden. Untuk cara memperoleh data kualitatif ini bisa memakai cara berikut.</p>



<ol><li><strong>Observasi</strong>, teknik ini merupakan teknik pengamatan dengan mendengar secara langsung dan juga melihat setiap kondisi objek yang diteliti. Dengan melakukan observasi peneliti bisa tahu dengan pasti sebuah peristiwa dan membuat laporan berdasarkan hasil observasi.</li><li><strong>Wawancara</strong>, kalau melakukan wawancara peneliti bisa tahu langsung informasi tentang objek yang diteliti. Agar datanya valid maka responden yang diwawancarai harus yang erat hubungannya dengan objek penelitian. Selain itu pertanyaan yang diajukan juga yang bagus agar infonya lengkap.</li><li><strong>Studi Literatur</strong>, kalau teknik yang ini adalah mengumpulkan data dari dokumen-dokumen yang memuat info objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data ini terbilang ampuh karena data yang berhasil diperoleh selalu membantu penelitian.</li></ol>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Pengumpulan Data Kuantitatif</strong></h3>



<p>Untuk metode pengumpulan data kuantitatif tidak berbeda dengan yang kualitatif karena sama-sama untuk memperoleh data sebagai alat bantu melakukan penelitian. Untuk metode ini dibagi menjadi beberapa macam dan berikut sedikit penjelasannya.</p>



<ol><li><strong>Survey</strong>, peneliti mendapatkan data dari survey dengan memberikan kuesioner kepada responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner ini sangatlah membantu peneliti yang membutuhkan data berupa numerik dan data biasanya sangatlah valid.</li><li><strong>Dataset Statistik</strong>, kalau pakai teknik ini peneliti tidak terlalu repot karena peneliti tidak secara langsung membagikan kuesioner. Tetapi yang akan membagikan adalah pihak ketiga, peneliti hanya perlu mengakses dataset dari hasil survey saja yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti oleh peneliti.</li><li><strong>Wawancara</strong>, cara ini sama seperti pengumpulan data yang sifatnya kualitatif tetapi ada sedikit perbedaan. Kalau teknik kuantitatif maka wawancaranya dilakukan secara terstruktur, jadi setiap pernyataan sudah dibuat terlebih dahulu dan tidak ada pernyataan spontan.</li><li><strong>Observasi</strong>, kalau teknik ini mengandalkan kemampuan indera peneliti seperti indera pendengaran dan juga penglihatan. Kedua indera tersebut harus bisa menangkap fenomena yang nantinya akan dijadikan sebagai data penelitian.</li></ol>



<p>Semua teknik pengumpulan data yang sudah dijelaskan di atas tadi bisa digunakan semuanya atau bisa juga memakai salah satunya saja. Jika ternyata memakai satu teknik saja masih kurang datanya bisa coba teknik lainnya agar datanya lebih lengkap.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-jurnal-ilmiah/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-jurnal-ilmiah/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/6AAF492B-37A6-4866-8606-7801EFF3176A-500x334.jpeg" alt="8 Cara Membuat Jurnal Ilmiah yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">8 Cara Membuat Jurnal Ilmiah yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kendala Yang Dihadapi Peneliti Saat Mengumpulkan Data</strong></h2>



<p>Teknik pengumpulan data menurut para ahli itu ada banyak sekali dan peneliti bisa bebas memakai teknik-teknik tersebut untuk memperoleh semua data yang diinginkan peneliti. Tetapi waktu pengumpulan data ada banyak kendala yang dihadapi dan berikut contohnya.</p>



<ol><li>Responden atau informan tidak enak badan, kendala ini sering terjadi kalau proses pengambilan datanya secara wawancara. Jika responden sakit mau tidak mau peneliti harus menunggu sampai responden sehat kembali.</li><li>Responden tidak bisa bekerja sama dengan peneliti, sering kali peneliti merasakan masalah seperti ini. Responden yang kurang sopan ucapannya dan juga sering memberikan ancaman pada peneliti menjadi masalah yang serius bagi peneliti karena data jadi sulit diperoleh.</li><li>Responden tidak punya pendirian, seringnya kalau teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara maka masalah ini sering muncul. Sebab lingkungan tempat tinggal responden kadang mempengaruhi jawaban responden waktu diberikan pertanyaan.</li></ol>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Harga Murah</a><br><br><a href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Medan Harga Murah</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://mamikos.com/info/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-36485" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-370x68.png 370w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-760x140.png 760w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-ag/">﻿Mengenal Lebih Dalam Mengenai Teknik Pengumpulan Data</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2.jpg" length="35956" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/teknik-pengumpulan-data-2-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>