5 Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Beserta Penjelasannya Lengkap

5 Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Beserta Penjelasannya Lengkap – Dalam melakukan penelitian, tentunya kamu tahu bahwa terdapat dua metode yang bisa dipilih untuk dilakukan yaitu di antaranya penelitian kualitatif maupun kuantitatif.

Keduanya memiliki perbedaan dan karakteristik masing-masing sehingga perlu menyesuaikan dengan arah penelitian yang akan diambil.

Pada penelitian kualitatif sendiri, terdapat beberapa teknik pengumpulan data yang secara umum banyak digunakan oleh para peneliti di seluruh dunia.

Kamu perlu untuk memahami terlebih dahulu apa saja dari teknik pengumpulan data penelitian kualitatif ini agar bisa menggunakannya dengan baik.

Macam Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif

unsplash.com/@wocintechchat

Perlu untuk dipahami terlebih dahulu bahwa teknik pengumpulan data penelitian kualitatif merupakan sebuah upaya untuk peneliti mendapatkan data.

Nantinya, peneliti setelah berhasil mengumpulkan data akan menjadi bahan untuk melakukan analisis rumusan masalah.

Data kualitatif sendiri merupakan data yang memiliki hubungan langsung dengan karakteristik yang dimiliki oleh narasumber. Terutama hal ini dilihat dari sifat yang dimiliki oleh narasumber itu sendiri.

Data kualitatif tidak bisa untuk dilakukan pengukuran secara pasti maupun menggunakan skala tertentu. Oleh karena itu, menjalankan penelitian kualitatif perlu untuk benar-benar berhati-hati saat mendapatkan dan menginterpretasi data.

Secara umum, terdapat sebanyak lima teknik yang bisa dilakukan untuk mengambil data penelitian.

Kelima teknik tersebut yaitu melalui wawancara, angket, observasi, dokumentasi, dan juga FGD. Setiap teknik ini memiliki karakteristik serta tujuannya masing-masing sehingga perlu untuk disesuaikan dengan arah penelitian yang kamu ambil.

Mengingat juga bahwa data memegang peranan penting dan akan menentukan hasil dari penelitian yang dilakukan itu sendiri.

Berikut ini merupakan teknik dari pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan lebih jelas.

1. Wawancara

Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang pertama yaitu dengan melalui wawancara atau juga dikenal dengan interview.

Saat melakukan wawancara ini, nantinya kamu akan mengalami proses interaksi bersama dengan narasumber bersangkutan.

Model yang digunakan saat wawancara ini yaitu dengan melakukan tanya jawab secara langsung dengan subjek penelitian tersebut.

Dulunya, pelaksanaan wawancara ini hanya bisa mendapatkan data jika dilakukan secara langsung karena akses yang masih terbatas.

Namun, saat ini melakukan wawancara dan mendapatkan data melalui teknik ini menjadi lebih mudah. Kamu bisa memilih untuk melakukannya dengan cara daring dari rumah atau lokasi masing-masing.

Secara mendasar, wawancara menjadi kegiatan untuk bisa mendapatkan dan menggali informasi yang lebih mendalam tentang masalah atau topik penelitian.

Para peneliti biasanya mengambil rekaman, setidaknya dalam bentuk suara, selama wawancara berlangsung.

Mengambil rekaman ini menjadi bagian yang penting untuk dilakukan karena rekaman suara tersebut dapat menjadi bukti yang sifatnya autentik. Apalagi terkadang terjadi salah penafsiran saat data wawancara sedang diambil.

Setelah kamu selesai melakukan wawancara, ada baiknya untuk mendengarkan kembali rekaman tersebut.

Selanjutnya, kamu tinggal melakukan transkripsi rekaman tadi ke dalam bentuk teks maupun tulisan. Hal ini akan membantu dan mempermudah kamu dalam melakukan penafsiran data yang diambil tadi.

2. Angket (Questioner)

Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang kedua bisa kamu pilih yaitu melalui angket atau juga disebut sebagai questioner.

Pada dasarnya, fungsi yang dimiliki antara angket maupun wawancara masih serupa. Tujuannya yaitu sama-sama untuk bisa mendapatkan data yang autentik sesuai dengan topik penelitian yang diambil.

Hanya saja perbedaan yang dimiliki antara penggunaan angket dan wawancara terletak pada implementasi yang dilakukan.

Melalui angket, kamu perlu untuk melakukan tanya jawab dengan narasumber melalui tulisan.

Nantinya kamu hanya perlu untuk memberikan angket kepada narasumber yang sudah ditunjuk. Setelah itu, mereka baru akan mengisi angket sesuai dengan pertanyaan yang diberikan.

3. Observasi

Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang ketiga yaitu ada observasi atau melakukan pengamatan. Observasi dilakukan dengan mengumpulkan data melalui pengamatan terlebih dahulu.

Setelah itu, peneliti baru melakukan pencatatan terkait dengan data yang dinilai relevan terhadap topik penelitian.

Pencatatan hasil dari observasi ini perlu untuk dilakukan secara sistematis, objektif, serta rasional dan logis. Terutama terhadap fenomena yang sedang diteliti dan dijadikan sebagai perhatian.

Fenomena ini sendiri bisa terjadi secara alami maupun juga buatan rekayasa dari peneliti itu sendiri.

Peneliti perlu untuk melakukan observasi dengan tujuan untuk bisa mendapatkan gambaran atas peristiwa tertentu dengan detail dan nyata. 

Observasi membutuhkan peneliti untuk menggunakan panca indera dengan baik agar mendapatkan informasi relevan dan penting.

Kunci keberhasilan yang dimiliki oleh teknik observasi ini lebih ditentukan berdasarkan kemampuan dari peneliti itu sendiri.

Hal tersebut dikarenakan pengamat atau peneliti yang menjadi pihak berada lebih dekat dari fenomena yang terjadi.

Setelah selesai melakukan observasi, selanjutnya kamu perlu untuk bisa mengambil kesimpulan dari informasi yang didapatkan tadi.

4. Dokumentasi

Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang selanjutnya yaitu ada melalui teknik dokumentasi.

Berkaitan dengan teknik ini, kamu perlu untuk menelusuri dokumen penting dan relevan dengan topik penelitian.

Termasuk juga data historis yang dimiliki oleh seseorang maupun juga berkaitan dengan peristiwa tertentu.

Data yang digunakan dalam penelitian juga bisa berasal dari fakta yang tersimpan dengan baik dalam berbagai bentuk.

Beberapa diantaranya termasuk seperti surat, catatan harian, notulen hasil rapat, arsip foto, bahkan juga jurnal harian.

Untuk bisa menginterpretasikan data ini memang perlu memiliki kemampuan yang baik dan teliti. Terutama untuk bisa melakukan pemaknaan dari data yang didapatkan dalam dokumen tersebut.

Kamu perlu untuk menguasai kepekaan secara teoritik untuk dapat memberikan makna terhadap informasi yang didapatkan. 

5. Forum Group Discussion  (FGD)

Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang terakhir yaitu ada melalui Forum Group Discussion atau FGD.

Melalui teknik ini, kamu perlu untuk melakukan pengumpulan data kualitatif yang dilaksanakan melalui diskusi kelompok.

Secara umum, pelaksanaan FGD dilakukan saat peneliti membutuhkan untuk mengetahui pandangan dari narasumber. Pandangan tersebut diharapkan hadir dengan lebih objektif dari kelompok yang bersangkutan.

Peneliti yang akan melakukan FGD nantinya akan mengajak beberapa narasumber terlebih dahulu untuk bisa berdiskusi bersama-sama. Topik yang diangkat saat diskusi juga masih berhubungan dengan topik penelitian yang diambil.

Nah, itu tadi merupakan penjelasan mengenai apa saja teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang bisa kamu pilih untuk lakukan.

Setiap teknik pengumpulan data yang ada tentunya memiliki ketentuannya masing-masing sehingga perlu kamu sesuaikan dengan penelitian yang sedang dilakukan.

Metode penelitian kualitatif memerlukan pemahaman yang cukup mendalam untuk kamu bisa mengolah data dengan baik dan benar sesuai dengan kebutuhan penelitian yang ada.

Kamu bisa membaca penjelasan lainnya mengenai metode penelitian kualitatif maupun kuantitatif yang ada di situs blog Mamikos.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta