Advertisement
Source : Getty Images/fizkes

5 Teknik saat Wawancara beserta Persiapan dan Etikannya yang Baik, Plus Hasil Wawancara | Bahasa Indonesia Kelas 8

Wawancara hingga kini menjadi metode pengumpulan informasi yang paling umum digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari penelitian hingga rekrutmen kerja.

21 November 2025 Bella Carla

3. Tema

Dalam wawancara, tema sangat berperan penting karena tema menjadi pokok sekaligus pembatasan hal-hal yang dibicarakan.

4. Waktu dan Tempat

Waktu dan tempat adalah dimana pewawancara dan narasumber melakukan sesi wawancara.

Contoh Wawancara tentang Kegiatan Ekonomi dengan Pedagang dan Cara Membuatnya

Jenis-jenis Wawancara

Wawancara juga dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis. Adapun di bawah ini adalah beberapa jenis wawancara yang umum dilakukan:

1. Wawancara Terstruktur

Dalam wawancara terstruktur, pewawancara akan mengikuti daftar pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. Jenis wawancara yang satu ini sering digunakan dalam survei dan penelitian karena memungkinkan konsistensi dan kemudahan dalam analisis data.

2. Wawancara Semi-Terstruktur

Dalam wawancara semi-terstruktur, pewawancara akan menggabungkan pertanyaan terstruktur dengan fleksibilitas untuk mengeksplorasi topik tambahan yang muncul selama wawancara.

Pewawancara memiliki kebebasan untuk mengajukan pertanyaan lanjutan berdasarkan jawaban dari narasumber.

3. Wawancara Tidak Terstruktur

Dalam wawancara tidak terstruktur, tidak ada daftar pertanyaan yang tetap. Pewawancara akan bertanya secara spontan dan mengalir, sesuai dengan percakapan yang terjadi dengan narasumber.

Jenis wawancara ini biasanya digunakan untuk wawancara mendalam dan eksploratif. Selain itu, jenis ini juga biasa dilakukan pada wawancara yang tidak dibatasi durasi.

4. Wawancara Kelompok

Wawancara kelompok adalah jenis wawancara yang melibatkan lebih dari satu narasumber. Jenis ini sering digunakan dalam diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) untuk mendapatkan berbagai pandangan dalam satu sesi.

5. Wawancara Klinis

Wawancara klinis adalah jenis wawancara yang digunakan dalam bidang psikologi dan medis untuk mengevaluasi kondisi mental atau kesehatan pasien.

Teknik saat Wawancara

Ada beberapa metode wawancara atau teknik wawancara yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi yang diperlukan, berikut adalah daftarnya yang dikutip dari laman ruangguru.com:

1. Teknik Pertanyaan Terbuka

Teknik pertama merupakan teknik di mana pewawancara mengajukan pertanyaan yang memungkinkan narasumber memberikan jawaban yang panjang dan mendetail. Misalnya, “Bisakah Anda ceritakan pengalaman Anda dalam project ini?”.

2. Teknik Pertanyaan Tertutup

Teknik pertanyaan tertutup adalah teknik di mana pewawancara mengajukan pertanyaan yang membutuhkan jawaban singkat, seperti “Ya” atau “Tidak”. Misalnya, “Apakah Anda pernah bekerja di bidang ini sebelumnya?”.

3. Teknik Pertanyaan Mengikuti (Probing Questions)

Merupakan teknik di mana pewawancara mengajukan pertanyaan lanjutan yang mengikuti jalannya wawancara. Pertanyaan ini diajukan untuk mendapatkan klarifikasi atau informasi lebih dalam setelah jawaban awal. Misalnya, “Apa yang Anda maksud dengan ‘kompleks’ dalam proyek tersebut?”.

4. Teknik Pertanyaan Cermin (Reflective Questions)

Teknik pertanyaan cermin adalah teknik di mana pewawancara mengajukan pertanyaan yang mengulangi jawaban narasumber, untuk memastikan pemahaman dan mengundang elaborasi. Misalnya, “Jadi, Anda merasa bahwa pendekatan tersebut sangat membantu, benar seperti itu?”.

5. Teknik Pertanyaan Kesimpulan (Summarizing)

Merupakan teknik di mana pewawancara mengajukan pertanyaan yang merangkum jawaban narasumber untuk memastikan semua poin penting telah dicatat dengan benar.

Misalnya, “Jadi, berdasarkan percakapan ini, Anda mengatakan bahwa tantangan utama adalah komunikasi tim, betul begitu?”.

Halaman:

Advertisement