Teks Bacaan Bilal Idulfitri 2026 dan Jawaban Jamaahnya, Latin, Arab, dan Artinya Lengkap
Temukan teks bilal Idulfitri yang dilengkapi dengan bacaan arab, latin, serta terjemahannya di sini.
Adanya bilal tidak hanya pada saat sholat Jum’at, namun juga ada pada sholat Id, baik sholat Idulfitri maupun sholat Idul Adha.
Tentu saja bacaan bilal ada kaidah, syarat, dan bacaan tertentu, dan tiap bilal pada sholat Jum’at dan sholat Id itu berbeda.
Bagi kamu yang penasaran tentang bagaimana bacaan bilal Idulfitri 2026, simak artikel teks bacaan bilal Idulfitri 2026 dan jawaban jamaahnya di sini. 📖✨
Daftar Isi
Teks Bacaan Bilal Idulfitri 2026

الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil fithri jāmi‘ah rahimakumullāh. As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil fithri jāmi‘ah rahimakumullāh. As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil fithri lā ilāha illallāh.
Terjemahan:
“(Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idulfitri berjamaah.
Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua. (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idulfitri berjamaah.
Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua. (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idulfitri berjamaah. Tiada tuhan selain Allah.”
Penjelasan tentang Bilal pada Idulfitri
Penjelasan mengenai panggilan bilal pada shalat Idulfitri dapat ditemukan dalam Kitab Al-Muhadzdzab dan syarahnya Al-Majmu’.
Ibnu Abbas ra melaporkan bahwa pada shalat Idulfitri, Rasulullah saw, Abu Bakar, Umar, dan Utsman ra, semuanya melaksanakan shalat sebelum khutbah tanpa adzan dan iqamah.
Dalam riwayat yang lain, Bilal disarankan untuk memanggil dengan kata-kata ‘as-shalāta(u) jāmi‘ah’, seperti yang disampaikan oleh Az-Zuhri ra.
Menjelaskan kutipan dari Kitab Al-Muhadzdzab, Imam An-Nawawi menyatakan bahwa hadits dari Ibnu Abbas ra diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud.
Imam Muslim juga meriwayatkan hadits serupa dari sahabat Ibnu Abbas ra dan sahabat Jabir ra. Sementara itu, hadits dari Az-Zuhri diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Penggunaan kata “as-shalāh” diubah menjadi “as-shalāta” karena aturan ighra’. Kata “jāmi‘ah” diubah menjadi “jāmi‘atan” sebagai hāl.
Namun, kedua kata tersebut juga bisa dibaca sebagai rafa‘, seperti yang dicatat dalam Kitab Asnal Mathalib karya Syekh Abu Zakariya Al-Anshari dan Kitab Irsyadul Anam karya Sayyid Utsman (mufti Betawi).
Apa yang Dimaksud dengan Bilal?
Bilal adalah seorang muadzin dalam tradisi Islam yang bertanggung jawab untuk memanggil umat Muslim untuk melaksanakan shalat.
Peran bilal sangat penting dalam konteks ibadah, terutama dalam shalat Jum’at dan shalat Idulfitri.
Dalam shalat Jum’at, bilal memanggil umat Muslim ke masjid dengan adzan, memberi tahu bahwa shalat Jum’at akan segera dimulai.
Ia juga mengumandangkan adzan kedua untuk menandakan bahwa khatib (penceramah) telah siap memberikan khutbah.
Setelah khutbah, bilal mengumandangkan iqamah untuk memulai shalat Jum’at dan membimbing jamaah dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, dalam shalat Idulfitri, bilal memanggil umat Muslim untuk shalat Idulfitri dengan adzan.
Adzan ini menandai dimulainya shalat Idulfitri, yang biasanya dilakukan di lapangan atau tempat terbuka yang luas.
Bilal juga memimpin takbir bersama sebelum shalat Idulfitri dimulai, sebagai bagian dari tradisi menyambut hari raya. Setelah takbir selesai, bilal memimpin jamaah dalam melaksanakan shalat Idulfitri.
Peran bilal tidak hanya terbatas pada memanggil dan memimpin shalat, tetapi juga mencakup membimbing jamaah dalam pelaksanaan gerakan-gerakan shalat.
Keberadaannya memastikan kelancaran dan keberhasilan ibadah shalat, serta memastikan bahwa umat Muslim dapat melaksanakan kewajiban mereka dengan tepat waktu dan dengan tata cara yang benar sesuai dengan ajaran Islam.
Dengan demikian, bilal menjadi bagian integral dalam menjaga tradisi ibadah dalam masyarakat Muslim.
Halaman:



