45+ Twibbon Foto Memperingati Isra Miraj 2026 / 1447 Hijriah
Sedang mencari twibbon yang tepat untuk Isra Miraj tahun 2026? Yuk, cek twibbon rekomendasi Mamikos berikut ini!
Pada 27 Rajab tahun 620-621 M lalu, Rasulullah mengalami peristiwa Isra Miraj yang menjadi peristiwa bersejarah bagi umat Islam.
Umat Islam di seluruh dunia menghabiskan malam Isra Miraj dengan agenda yang berbeda-beda.
Salah satu dilakukan untuk memperingatinya adalah menggunakan twibbon Isra Miraj 2026 di media sosial untuk berbagai tujuan dan acara. Yuk, simak 45+ rekomendasi twibbon dari Mamikos! 📖✨
Daftar Isi
Berikut Twibbon Isra Miraj 2026

Merujuk pada portal NU Online Lampung, Isra Miraj 2026 Masehi atau 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 27 Rajab atau hari Kamis tanggal 16 Januari 2026.
Ditetapkannya tanggal 16 Januari 2026 atau 27 Rajab 1447 H sebagai peringatan Isra Miraj juga sejalan dengan pemerintah yang telah menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional.
Pemerintah memutuskan untuk menjadikan peringatan Isra Miraj sebagai hari libur nasional juga bukan tanpa pertimbangan.
Masyarakat Indonesia sebagian besar merupakan umat muslim dan pada hari itu biasanya banyak diselenggarakan acara seperti pengajian, beribadah, puasa dan masih banyak lainnya.
Untuk menyebarkan pengumuman mengenai kegiatan-kegiatan terkait Isra Miraj itu, di zaman berkembangnya teknologi seperti sekarang banyak hal yang bisa dilakukan.
Di antaranya menggunakan twibbon, menuliskan caption Isra Miraj lalu mengunggahnya ke media sosial.
Namun, sebelum lebih lanjut melihat desain twibbon Isra Miraj 2026 yang sudah Mamikos siapkan, baiknya kita bahas terlebih dahulu serba-serbi mengenai peristiwa Isra Miraj.
Pengertian Isra Miraj
Isra dan Miraj merujuk pada peristiwa penting dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW. Berikut adalah penjelasan arti dari kedua peristiwa tersebut dalam bahasa Arab:
Isra
Kata “Isra” (الإسراء) dalam bahasa Arab mengacu pada peristiwa malam ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam yang luar biasa dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Isra terjadi pada malam yang disebut “Lailatul Isra” atau “Malam Isra.” Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW diberangkatkan oleh Allah dan ditemani oleh malaikat Jibril.
Di Masjid Al-Aqsa, Nabi Muhammad SAW juga melakukan salat bersama para nabi yang telah lama meninggal dunia sebelumnya.
Miraj
Kata “Miraj” (المعراج) dalam bahasa Arab merujuk pada peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW naik ke langit untuk mendapatkan wahyu langsung dari Allah.
Miraj terjadi setelah peristiwa Isra, dan dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW naik melalui tujuh langit dan bertemu dengan berbagai nabi, termasuk Nabi Musa dan Nabi Isa, serta akhirnya sampai kepada Allah SWT.
Selama Miraj, Nabi Muhammad SAW juga diberikan perintah untuk melaksanakan salat lima waktu sehari-hari kepada umat Islam.
Latar Belakang Terjadinya Isra Miraj
Peristiwa Isra Miraj saat itu terjadi dilatarbelakangi oleh berbagai alasan, di antaranya, yaitu:
- Memotivasi dan menguatkan Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi tantangan dan penindasan di Makkah.
- Allah memberikan penghiburan kepada Nabi Muhammad SAW setelah wafatnya sang paman Abu Thalib dan sang istri Khadijah
- Memberikan instruksi dan hukum baru dalam agama Islam, termasuk kewajiban salat, sebagai bagian dari tugas kenabian Nabi Muhammad SAW.
Kronologi Isra Miraj
Kronologi peristiwa Isra dan Miraj yang dialami oleh Rasulullah pada 27 Rajab adalah sebagai berikut:
Isra
Peristiwa Isra dimulai pada malam yang disebut “Lailatul Isra,” yang terjadi dalam tahun-tahun awal kenabian Nabi Muhammad SAW, sekitar tahun 621 Masehi.
Perjalanan dari Makkah ke Yerusalem
Pada malam tersebut, Nabi Muhammad SAW diberangkatkan oleh Allah dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Perjalanan ini berlangsung dalam sekejap mata, meskipun sejauhnya yang biasa ditempuh dalam perjalanan fisik.
Halaman:



