Ujian Nasional Siswa SD SMP SMA 2025 Diganti TKA, Apa Itu dan Kapan Pelaksanaannya?
Pada tahun 2025 Ujian Nasional bagi siswa SD, SMP, dan SMA resmi diganti ke Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang tujuannya mengurangi kesan traumatis.
Lalu bagaimana dengan materi ujiannya nanti? Peserta didik di kelas 6 SD/sederajat dan kelas 9 SMP/sederajat akan mendapatkan materi uji dari mata pelajaran bahasa Indonesia dan matematika.
Sementara, materi uji yang diperuntukkan peserta didik di kelas 12 SMA dan sederajat adalah bahasa Indonesia, matematika, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran pilihan.
Nantinya, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini bersifat tidak wajib dan tidak menjadi penentu kelulusan bagi siswa SD, SMP, dan SMA maupun sederajat.
Kenali Sistem Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 di Sini
Mamikos mengutip dari situs web resmi Kemendikdasmen.go.id yang mengungkapkan bahwa tes kemampuan akademik (TKA) merupakan suatu kegiatan pengukuran capaian akademik peserta didik tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat yang mengacu pada standar nasional pendidikan (SNP) untuk mata pelajaran tertentu.
Penyelenggaraan TKA akan dilakukan oleh Kemendikdasmen, Kementerian Agama, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota dengan menerapkan tiga prinsip utama yaitu kejujuran, kerahasiaan, dan akuntabilitas.
Penerapan skema baru TKA yang akan berlangsung nanti memiliki empat tujuan utama. Tujuan pertama adalah demi keperluan seleksi akademik lanjutan, maka perlu dicari informasi terkait capaian akademik para peserta didik yang terstandar.
Tujuan kedua adalah untuk menjamin pemenuhan akses peserta didik pendidikan non formal dan pendidikan informal terhadap penyetaraan hasil belajar.
Demi mendorong kenaikan kapasitas pendidik dalam mengembangkan penilaian yang lebih bermutu dan berkualitas menjadi tujuan ketiga. Dan tujuan yang terakhir adalah untuk memberikan bahan acuan pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan yang lebih baik lagi kedepannya.
Pada Ujian Nasional (UN) penilaian akan lebih terfokus pada penguasaan materi melalui hafalan secara teori. Sedangkan pada Tes Kemampuan Akademik (TKA), peserta didik akan diuji tentang bagaimana dan sejauh apa keterampilan berpikir kritis berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Pengujian dalam TKA nanti akan lebih mengedepankan pemahaman peserta didik mengenai konsep melalui tes verbal, numerik, logika, dan spasial, bukan hanya sekadar hafalan materi saja.
Tujuan dari hal tersebut tentu saja demi mengukur seberapa jauh kompetensi para peserta didik dalam menganalisis, memahami, serta menerapkan konsep akademik dengan lebih mendalam.
Apa Saja Materi Soal Tes Kemampuan Akademik (TKA)?
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan diperuntukkan bagi peserta didik dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat dasar (SD) hingga menengah atas (SMP-SMA/sederajat), dengan cakupan mata uji yang tentu saja berbeda sesuai dengan tingkatannya.
Bagi para peserta didik di tingkat SD/MI atau program Paket A/sederajat serta SMP/MTs atau program Paket B/sederajat, Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan meliputi dua mata pelajaran saja, yaitu:
- Mapel Bahasa Indonesia
- Mapel Matematika
Sementara, untuk peserta didik di tingkat yang lebih tinggi yaitu SMA/MA atau program Paket C/sederajat serta SMK/MAK, ujian TKA yang akan dihadapinya mencakup empat mata pelajaran, yaitu:
- Mapel Bahasa Indonesia
- Mapel Matematika
- Mapel Bahasa Inggris, dan
- satu mata pelajaran pilihan sesuai minat atau jurusan peserta didik yang bersangkutan
Kemampuan Siswa yang Diukur dalam TKa
Secara umum, Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan mengukur seberapa jauh daya nalar, logika, dan pemahaman akademik para peserta didik. Jadi bukan hafalan semata seperti pada skema ujian sebelumnya.
Beberapa aspek utama yang akan diuji dalam TKA, antara lain adalah:
1. Kemampuan Kuantitatif (Numerik)
- Tes akan meliputi Aritmetika, aljabar, geometri, statistika, peluang, logika matematika peserta didik.
- Contoh tes: soal perbandingan, persamaan, grafik.
2. Kemampuan Verbal
- Tes akan meliputi pemahaman bacaan, analogi, sinonim-antonim, logika bahasa peserta didik.
- Contoh tes: mengidentifikasi ide pokok, hubungan antar kata.
Halaman:

