Source : Getty Images/Bowonpat Sakaew

Ukuran Bata Ringan per Biji beserta Cara Hitung Kebutuhan yang Benar beserta Contohnya 

Penting untuk memahami cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk membangun atau merenovasi rumah. Cek caranya di sini.

27 April 2026 Ikki Riskiana

Ketika membangun rumah, salah satu hal yang harus kamu perhatikan adalah menghitung kebutuhan bahan bangunan, termasuk bata ringan.

Bata ringan memiliki ukuran dan ketebalan yang beragam. Dengan mengetahui ukurannya maka kamu bisa memperkirakan berapa banyak untuk membangun atau merenovasi rumah.

Yuk, ketahui detail ukuran bata ringan per biji plus cara menghitung kebutuhannya di bawah ini! 🏠

Inilah Detail Ukuran Bata Ringan per Biji

Terbaru! Harga Batu Bata Merah Berbagai Ukuran Per Biji, Mulai di Harga Berapa?

Berikut ini beragam ukuran (panjang, lebar, dan tebal) bata ringan:

1. P: 60 cm, l: 20 cm, tebal: 5 cm
2. P: 60 cm, l: 20 cm, tebal 7,5 cm
3. P: 60 cm, l: 20 cm, tebal 10 cm
4. P: 60 cm, l: 20 cm, tebal 12,5 cm
5. P: 60 cm, l: 20 cm, tebal 15 cm
6. P: 60 cm, l: 20 cm, tebal 20 cm

Selain itu, ukuran hebel juga memiliki istilah sendiri, seperti: tebal hebel 10 cm disebut hebel 10 dan tebal hebel 7 – 7,5 cm disebut hebel 7. 

Lalu, cara menghitung kebutuhan bata ringan adalah sebagai berikut:

Harga jual bata ringan ditentukan dengan satuan kubik dan membutuhkan semen mortar saat pemasangan.

Cara hitungnya, pertama kamu harus mengukur panjang, lebar, dan tinggi rumah. Lalu, hitung keliling rumah dan kalikan dengan ketinggian dinding. Selanjutnya, bagi dengan luasan bata ringan per kubik dan jumlahkan perhitungan tadi untuk menemukan jumlah kebutuhan bata ringan.

Contohnya kamu ingin membangun rumah tipe 36 dengan hitungan berikut:
Total luas seluruh dinding: 150 m²
Tinggi dinding rumah: 3,8 meter
Ukuran hebel: panjang 60 cm, tinggi 20 cm, dan tebal 7,5 cm

Berikut rincian luas dindingnya:
Dinding depan dan belakang (6 m × 3,8 m) × 2 = 45,6 m²
Dinding samping (6 m × 3,8 m) × 2 = 45,6 m²
Dinding untuk 2 kamar tidur (3 m × 3,8 m) + (2,5 m × 3,8 m × 4 sisi) = 50,6 m²
Dinding kamar mandi (1,5 m × 3,8 m) = 5,7 m²
Total luas dinding ≈ 147,5 m² (dibulatkan menjadi 150 m²).

Untuk menghitung jumlah hebel yang dibutuhkan, kamu bisa membaginya dengan kapasitas pemasangan per kubik hebel.

Sebagai acuan, 1 m³ hebel (tebal 7,5 cm) umumnya berisi sekitar 110 pcs, dengan estimasi pemasangan sekitar 10 m² per m³.

Maka perhitungannya:
150 m² ÷ 10 m² = 15 m³ hebel
atau setara dengan ±1.650 buah hebel

Jadi, kebutuhan hebel untuk membangun rumah tipe 36 (2 kamar tidur dan 1 kamar mandi) dengan ukuran 60 × 20 × 7,5 cm berada di kisaran 1.600–1.650 buah hebel, tergantung kondisi pemasangan di lapangan.

1 Kubik Hebel Berapa Biji? Ini Jumlah dan Contoh Cara Menghitung Kebutuhan yang Benar

Penutup

Itulah info tentang ukuran bata ringan per biji, lengkap dengan cara hitungnya.

Referensi:


Temukan Rumah Impianmu di sini:

Rumah Dijual di Jakarta

Rumah Dijual di Bandung

Rumah Dijual di Surabaya

Rumah Dijual di Yogyakarta

Rumah Dijual di Semarang

Rumah Dijual di Tangerang

Rumah Dijual di Bekasi

Rumah Dijual di Bogor

Rumah Dijual di Depok

Rumah Dijual di Medan