51 Ukuran Shock Belakang Motor Berbagai Merek mulai Honda hingga Yamaha
Shock motor adalah salah satu komponen penting sepeda motor yang berfungsi untuk meredam guncangan atau getaran. Setiap tipe motor memiliki ukuran shock motor yang berbeda-beda. Baca selengkapnya di sini!
Apa itu Shock Motor?
Shock motor atau biasa juga disebut suspensi motor merupakan sebuah sistem yang dirancang untuk menyerap atau meredam getaran yang diakibatkan oleh permukaan jalan yang tidak mulus seperti terdapat lubang, polisi tidur, bergelombang, bebatuan, dan yang lainnya.
Shock motor terdiri dari beberapa komponen mulai dari peredam kejut, pegas, hingga oli. Semua komponen tersebut akan bekerja secara bersamaan untuk meredam getaran. Dimana shock motor diletakan pada bagian depan dan belakang yang terhubung dengan roda motor.
Dengan adanya shock motor, kamu dapat lebih nyaman dalam berkendara, meskipun harus melewati jalanan-jalanan rusak atau tidak rata. Jika tanpa shock motor, maka motor akan sulit untuk dikendalikan, keras, dan tentu saja tidak nyaman.
Selain untuk menunjang kenyamanan, shock motor juga berfungsi untuk menjgaga kestabilan sekaligus traksi ban. Shock akan membantu ban motor agar selalu menempel ke permukaan jalan. Dengan begitu, motor dapat lebih stabil saat dikendarai termasuk saat menikung atau mengerem.
Kinerja shock motor yang baik dapat membantu pengendara untuk mengontrol motornya secara lebih aman, khususnya jika dalam kecepatan tinggi atau ketika membawa beban tambahan seperti membonceng penumpang atau barang.
Shock motor memiliki fungsi yang sangat vital, sebabnya kamu harus menjaga kondisinya agar selalu optimal dan sesuai dengan spesifikasi motor.
Apa Fungsi Shock Motor?
Seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa shock motor memiliki fungsi yang sangat vital. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa fungsi dari shock motor itu sendiri:
- Untuk memberikan kenyamanan sekaligus stabilitas ketika berkendara ketika melewati jalan yang tidak rata.
- Membantu pengendara untuk mengendalikan motor di medan yang sulit.
- Menyerap dan mengurangi getaran atau guncangan yang dihasilkan oleh jalan yang tidak rata.
- Membantu pengendara menghindari rasa lelah dan rasa sakit akibat mengendarai motor di jalanan yang penuh guncangan.
Apa Saja Jenis-jenis Shock Motor?
Shock motor juga memiliki beberapa jenis yang berbeda, biasanya jenis-jenis ini disesuaikan dengan tipe motor. Mengutip dari Teknobgt.com, adapun beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
- Shock absorber tunggal: Jenis shock motor yang hanya terdiri dari satu tabung berisikan oli dana pegas, biasanya digunakan oleh motor ringan.
- Shock absorber ganda: Jenis shock motor yang terdiri dari dua tabung (atas dan bawah), biasanya digunakan untuk motor-motor yang lebih berat.
- Upside Down: Jenis shock motor ini merupakan kebalikan dari shock absorder biasa, dimana pada bagian atas akan terhubung dengan roda dan bagian bawahnya akan terhubung dengan rangka motor, biasanya shock ini digunakan untuk jenis motor sport.
- Monoshock: Jenis shock ini hanya memiliki satu tabung dan digunakan oleh motor yang hanya memiliki satu suspensi belakang.
Berapa Ukuran Shock Belakang Motor Berbagai Merek mulai Honda hingga Yamaha?
Seperti yang kita ketahui, di Indonesia ada banyak sekali tipe motor dari merk yang berbeda mulai dari Honda, Suzuki, hingga Yamaha.
Merek-merek motor tersebut setiap tahunnya biasanya akan mengeluarkan tipe-tipe motor terbaru.
Setiap tipe motor pastinya memiliki shock belakang namun dengan ukuran yang berbeda-beda. Mengetahui detail ukuran pada masing-masing tipe motor sangatlah penting, apalagi jika kamu ingin mengganti shock standar, mengupgrade, atau memastikan ukurannya sesuai pabrikan.
Lalu, berapa sebenarnya ukuran shock belakang motor berbagai merek mulai dari Honda hingga Yamaha? Apakah semuanya memiliki pattern ukuran yang sama atau berbeda? Nah, berikut adalah daftar ukuran shock motor belakang motor berbagai merek:
Halaman:

