Update Kasus Corona 31 Mei 2020 di Indonesia, Real Time!

 Nana | Ming, 31 Mei 2020

Update Kasus Corona di Indonesia, Real Time! – Hari ini Mamikos akan memberikan informasi terkini mengenai Update Kasus Corona terbaru di Indonesia, Real Time! yang dapat kamu simak di bawah ini. Kondisi terkini Indonesia terkait merebaknya virus Corona atau Covid-19 memang sudah sangat mengkhawatirkan. Banyak hal perlu diantisipasi sejak sekarang. Untuk itulah Mamikos tidak bosan-bosannya memberikan artikel yang berkaitan dengan berita tersebut atau yang sekarang akan Mamikos berikan yaitu update kasus Corona di Indonesia, Real Time!

Update Kasus Corona di Indonesia, Real Time!

 Berikut data perkembangan virus corona covid-19 di Indonesia hari ini :

via https://www.covid19.go.id/

Gambar oleh Markus Distelrath dari Pixabay

Update Kasus Corona di Indonesia

Apa itu virus Corona Covid-19 ?

Virus Corona merupakan sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat menginfeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

Namun ini hanyalah poin pertama dari deretan informasi mengenai update kasus Corona di Indonesia, Real Time! yang dapat kamu ketahui. Simak lebih lanjut penjelasan terkait update Kasus Corona di Indonesia, Real Time! berikutnya.

Kapan virus corona mulai menyebar dan dimana berasal ?

Virus Corona dapat menyebar antara manusia ke manusia melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin. Sangat mirip penyebarannya dengan cara penularan penyakit flu. Tetes cairan dari mulut atau hidung penderita tersebut bisa jatuh dan tertinggal pada mulut dan hidung orang lain yang berada di dekat atau sekitarnya. Bahkan dapat dihisap dan terserap ke dalam paru-paru orang tersebut melalui hidungnya, tanpa dia sadari.

Pada Desember 2019, 27 dari 41 orang pertama yang masuk rumah sakit (66%) gara-gara Covid-19 sebelumnya pernah pergi ke pasar Wuhan, ibu kota Hubei. Akan tetapi sebuah studi di Rumah Sakit Wuhan justru menunjukkan bahwa virus corona baru ini mungkin sama sekali tak berhubungan dengan pasar atau daging binatang yang dijual di sana.

Alasannya? Sebab setelah di investigasi, orang pertama yang terinfeksi virus Corona tidak pernah pergi ke pasar tersebut. Berdasarkan hasil pengurutan genom terhadap virus Sars-Cov-2 juga menunjukkan hasil bahwa virus ini sebenarnya sudah muncul sejak November, bukan pada Desember.

Ciri ciri gejala virus corona covid-19

  • Demam

Demam menjadi gejala utama dari orang yang terinfeksi virus corona. Para ahli juga mengungkapkan, apabila seseorang memiliki suhu tubuh setidaknya 37,7 derajat celcius atau lebih yang dialami anak-anak atau orang dewasa itu baru disebut demam.

Mamikos luruskan sedikit, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Divisi Penyakit Menular Anak di Rumah Sakit Anak Pittsburgh University Medical Center of Pittsburgh, dr. John Williams, ada banyak kesalahpahaman tentang demam. Suhu harian manusia rata-rata adalah 37 derajat celcius. Akan tetapi kita semua mengalami naik-turun suhu pada siang hari.

Jadi apabila seseorang memiliki suhu badan 37,2 – 37,5 derajat celcius, maka itu bukan demam. Sementara itu, ketika kamu sedang mengukur suhu, sebaiknya jangan mengandalkan suhu yang kamu cek pada pagi hari. Sebab, salah satu gejala demam yang umum dan dapat dikenali yakni terjadi peningkatan suhu pada sore hari. Pada saat itulah virus menunjukkan gejalanya yang pertama.

  • Batuk

Selanjutnya ciri gejala virus Corona atau Covid-19 selain demam adalah batuk. juga gejala ringan yang tidak boleh diabaikan. Namun, batuk terinfeksi virus corona dengan batuk pada umumnya bukanlah sembarang batuk. Ini jenis batuk kering akibat terinfeksi virus corona terasa di dada. Ciri yang mudah untuk kamu kenali ialah ini bukan rasa gatal di tenggorokan kamu. Kamu tidak hanya berdehem. Tidak hanya lelah. Kamu tidak mengeluarkan apa-apa (dahak).

Lebih detailnya, batuk pada penderita virus corona seperti menyusahkan, berada dari tulang dada atau sternum kamu. Selain itu, kamu juga bisa mengetahui bahwa saluran bronkial kamu meradang atau iritasi.

  • Sulit Bernapas atau Dada Sesak

Apabila kamu mengalami sulit bernapas atau dada sesak, bisa jadi itu adalah gejala ketiga penderita virus corona yang harus kamu waspadai. Sebab, gejala kesulitan bernapas ini dapat terjadi dengan sendirinya, tanpa disertai dengan batuk. Perhatikan. Apabila dada kamu menjadi ketat atau kamu merasa seolah-olah kamu tidak bisa bernapas cukup dalam untuk mendapatkan napas yang baik, itu pertanda kamu harus mendapatkan tindakan yang serius.

Jika kamu mengalami sesak napas, segera hubungi penyedia layanan kesehatan, perawatan darurat setempat atau departemen darurat. Atau saran Mamikos, kamu bisa segera menghubungi 911 jika kamu merasa mengalami sesak napas yang cukup parah.

Selain kesulitan bernapas atau sesak napas, CDC juga mencantumkan tanda-tanda peringatan darurat untuk Covid-19 sebagai rasa sakit yang terus-menerus yang dirasakan di dada. Tanda lainnya yakni bibir atau wajah menjadi kebiru-biruan, yang menunjukkan kekurangan oksigen dan kebingungan mental mendadak.

  • Sakit kepala dan Flu

Gejala lain yang harus kamu waspadai adalah gejala lain yang menyerupai flu, termasuk sakit kepala, masalah pencernaan, sakit tubuh dan kelelahan. Gejala-gejala lain yang sudah disebutkan menyerupai pilek atau alergi yang muncul tadi, seperti pilek, sakit tenggorokan dan bersin. Para ahli mengungkapkan, kemungkinan besar kamu hanya terserang flu yang disertai dengan gejala awal munculnya demam dan batuk.

Salah satu gejala yang memungkinkan kamu telah terinfeksi Covid-19 adalah jika muncul gejala sesak napas yang tidak kunjung membaik selama seminggu atau justru kondisi tersebut malah semakin memburuk. Kondisi seperti ini baru boleh kamu waspadai dan segera melapor pada layanan kesehatan, perawatan darurat setempat atau departemen darurat.

  • Anosmia

Baru-baru ini American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery telah mengidentifikasi adanya sebuah gejala aneh yang mungkin terjadi pada pasien Covid-19. Dalam sebuah pernyataan di situs resmi mereka, para peneliti juga mengungkapkan ada gejala anosmia atau kurangnya indera penciuman, dan dysgeusia atau kurang rasa yang diidentifikasi menjadi tanda-tanda seseorang positif virus corona.

Anosmia sebenarnya telah terlihat pada pasien yang akhirnya menjalani tes dan dinyatakan positif untuk virus corona tanpa gejala lain. Sementara itu, sudah lama diketahui dalam literatur medis bahwa hilangnya penciuman yang tiba-tiba dapat dikaitkan dengan infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus corona jenis lain.

Cara mencegah pesebaran virus corona covid-19

Dalam rangkaian dari informasi update Kasus Corona di Indonesia, Real Time! juga Mamikos melampirkan mengenai cara mencegah pesebaran virus Corona Covid-19 yang dapat kamu baca di bawah ini.  Hingga saat ini memang belum ditemukan vaksin untuk mencegah seseorang terinfeksi Virus Corona.

Cara terbaik untuk melindungi diri kita dari Covid-19 adalah dengan menghindari kondisi atau tempat dimana kamu berpotensi terpapar virus tersebut. Sebuah lembaga pencegahan penyakit di Amerika, Center for Disease Control and Prevention (CDC) juga menyarankan kamu sejumlah hal untuk mencegah penyebaran penyakit pernapasan, diantaranya adalah:

  • Perbanyak cuci tangan menggunakan air dan sabun paling tidak selama 20 detik, terutama sebelum kamu keluar kamar mandi; sebelum makan; dan setelah kamu buang ingus, atau batuk, atau bersin.
  • Jika air dan sabun tidak tersedia, gunakanlah pembersih tangan alkohol dengan kandungan alkohol sebanyak minimal 70%
  • Hindari atau jangan menyentuh wajah sebelum kamu mencuci tangan
  • Hindari kontak dekat dengan orang-orang sakit
  • Tinggal saja di rumah jika kamu merasa sakit
  • Tutupi mulut kamu saat batuk dan bersin dengan menggunakan tisu
  • Perbanyak membersihkan barang-barang yang kamu miliki serta perabotan di rumah atau kost-an kamu

Bagaimana jika alami gejala corona covid-19 ?

Apabila kamu mengalami gejala Corona atau Covid-19, maka kamu bisa melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Langsung hubungi nomor layanan COVID-19 di nomor 112, 081 112 112 112, 081 388 376 955 atau 0811 3339 9000.
  • Selalu gunakan masker apabila terpaksa bepergian keluar rumah. Secara spesifik jika ada kamu bisa menggunakan tipe masker bedah. Jangan lupa untuk selalu mengganti masker secara berkala, agar tidak menularkan virus pada orang lain.
  • Batasi menerima tamu. Kamu harus menghindari banyak kontak langsung dengan tamu untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas lagi. Hindari juga bersalaman atau berpelukan. Bahkan dengan orang yang tinggal serumah dengan kita.
  • Tetap tinggal di rumah. Secara luas pemerintah sudah menghimbau pada masyarakat Indonesia agar menjaga jarak dengan orang lain termasuk anggota keluarga.
  • Jangan segan untuk saling membantu dengan teman atau anggota keluarga apabila mereka memerlukan bantuan untuk menyelesaikan urusan atau pekerjaan yang mengharuskan kamu keluar rumah. Atau jika diperlukan gunakan layanan jasa lain untuk menyelesaikannya.
  • Lakukan ini semua selama 14 hari untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19.
    Isolasi Diri dan hidup sehat.

Demikian ulasan Mamikos mengenai update kasus  Corona di Indonesia, Real Time! yang sudah bisa kamu simak pada tabel yang Mamikos berikan di atas. Semoga informasi update kasus Corona di Indonesia, Real Time! tersebut bermanfaat dan pantau terus perkembangan mengenai informasi terkini yang kamu perlukan via Mamikos. Apabila kamu memerlukan informasi hunian, jangan lupa mengakses aplikasi pencari kost Mamikos sekarang via ponsel kamu. Pencarian kamu dijamin lebih efisien dan mudah.

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu: