1 Kubik Hebel Berapa Biji? Ini Jumlah dan Contoh Cara Menghitung Kebutuhan yang Benar
Ingin tahu hitungan berapa biji hebel dalam 1 kubik dan bagaimana cara menghitungnya yang benar? Yuk, temukan jawabannya di sini!
Mengenal Hebel dan Keunggulannya
Beberapa di antara kamu mungkin masih belum terlalu familiar dengan hebel karena jenis bahan bangunan ini kebanyakan masih tersedia di kota-kota besar saja.
Perlu kamu ketahui hebel merupakan istilah untuk menyebut bata ringan dengan jenis AAC (Autoclaved Ad Concrete).
Biasanya hebel ini dibuat dengan campuran berbagai bahan mulai dari pasir silika, pasta aluminium, semen, gipsum, dan air sehingga menghasilkan struktur yang memiliki pori dengan jutaan gelembung udara di dalamnya.
Proses pembuatan hebel sendiri menggunakan teknologi modern karena untuk menghasilkan struktur yang keras, tetapi memiliki berat yang relatif ringan pembuatannya melibatkan mesin autoclave yang memiliki uap panas dan bertekanan tinggi.
Pemanasan dengan tekanan tinggi inilah yang menghasilkan sebuah produk yang kuat, padat, dan yang paling penting memiliki presisi tinggi.
Ciri khas yang dimiliki oleh hebel ini adalah memiliki struktur yang berpori. Beberapa orang yang baru tahu struktur hebel yang tidak padat seperti bata konvensional atau batako sering beranggapan pori inilah yang menjadi kekurangan dari hebel sehingga membuatnya tidak kokoh untuk bahan bangunan.
Anggapan ini tidaklah benar, pasalnya pori-pori inilah yang justru membuat hebel memiliki beban yang lebih ringan dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya, tetapi masih memiliki tingkat ketahanan yang luar biasa di bawah tekanan yang tinggi.
Belakangan ini hebel mulai memiliki banyak penggemar karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya. Berikut ini beberapa keunggulan hebel yang bisa kamu jadikan pertimbangan:
1. Lebih Tahan Api
Hebel dibuat dengan mencampurkan berbagai material non-organik yang sulit untuk terbakar. Hal ini membuat daya hantar yang dimiliki hebel ini lebih rendah dibandingkan bata konvensional.
Selain itu, daya hantar yang rendah juga membuat hebel ini mampu bertahan dalam kobaran api bersuhu tinggi dengan waktu yang cukup lama.
Kemampuannya yang luar biasa ini tentu akan memberikan tingkat keamanan yang lebih baik bagi penghuni rumah.
Selain cocok untuk membangun rumah, saat ini hebel juga banyak dicari oleh pengusaha gula merah tradisional karena kemampuannya yang tahan api ini hebel digunakan untuk membangun tungku pembakaran.
2. Lebih Hemat Biaya
Alasan lain yang menjadikan hebel banyak disukai karena ukurannya yang lebih besar dibandingkan dengan bata merah konvensional.
Satu blok hebel berukuran standar dapat memiliki ukuran yang setara 12 sampai dengan 15 bata merah konvensional.
Perbedaan dari sisi ukuran yang lebih jauh ini membuat proses pengerjaan membangun tembok lebih cepat, sehingga kamu bisa menghemat ongkos tukang.
3. Ukurannya Lebih Ringan
Meskipun dimensi dari hebel ini besar, tetapi jangan tertipu dengan tampilannya. Pasalnya, hebel ini jauh lebih ringan apabila dibandingkan dengan batako.
Beban yang lebih ringan ini tentu memberikan keunggulan tersendiri karena dapat membuat pondasi rumah lebih aman karena tidak mudah ambles.
4. Kedap Suara
Kelebihan lain yang membuat hebel menjadi primadona adalah material ini memiliki kemampuan kedap suara yang lebih baik.
Struktur berpori yang terdapat pada hebel mempunyai fungsi peredam suara yang cukup efektif. Hal ini tentu membuat suara bising dari luar rumah tidak akan mudah masuk ke dalam rumah.
Keunggulan inilah yang membuat hebel ini sering digunakan pada rumah tusuk sate atau rumah yang berada dekat dengan jalan raya.
Halaman:

