Source : Shutterstock

1 Kubik Hebel Berapa Biji? Ini Jumlah dan Contoh Cara Menghitung Kebutuhan yang Benar

Ingin tahu hitungan berapa biji hebel dalam 1 kubik dan bagaimana cara menghitungnya yang benar? Yuk, temukan jawabannya di sini!

16 April 2026 Zuly Kristanto
Ringkasan Artikel
  • Jumlah dan ukuran: hebel umumnya berukuran 60×20 cm dengan ketebalan 7,5 cm (±111 biji per m³; satu m³ cukup untuk ~13,3 m² dinding) atau 10 cm (±83 biji per m³; satu m³ untuk ~10 m²); harga sekitar Rp500.000/m³ (7,5 cm) dan Rp750.000/m³ (10 cm).
  • Cara menghitung kebutuhan: luas dinding = panjang × tinggi − luas bukaan; kebutuhan m³ = luas dinding / cakupan per m³; biji yang diperlukan = m³ × biji per m³ (contoh: dinding 6×4 m = 24 m² → 24/10 = 2,4 m³ → 2,4×83 ≈ 199,2 → bulatkan 200); tambahkan ≈5% untuk cadangan/waste.
  • Keunggulan utama: tahan api, lebih ringan dan presisi, meredam suara dan panas, daya serap air rendah sehingga pemasangan lebih cepat dan biaya tukang bisa lebih hemat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat ini, hebel lebih banyak dipilih dibandingkan bata merah untuk digunakan membangun rumah atau merenovasi rumah karena daya tahannya yang lebih baik.

Hanya saja, banyak yang masih belum tahu berapa biji hebel dalam 1 kubik, sehingga banyak orang yang kesulitan melakukan penghitungan berapa banyak hebel yang harus disiapkan saat akan merenovasi atau membangun rumah.

Nah, di artikel ini Mamikos akan memberikan informasi lengkap tentang jumlah hebel dalam satu kubik dan cara melakukan penghitungannya. Jadi, pastikan kamu membaca artikel ini terlebih dahulu sebelum membeli hebel di toko bangunan langgananmu, ya! 🏨✍️

1 Kubik Hebel Berapa Biji?

1 Kubik Hebel Berapa Biji Ini Jumlah dan Contoh Cara Menghitung Kebutuhan yang Benar
Shutterstock
Rincian Biaya Bangun Rumah Per Meter dari Pondasi Hingga Biaya Tukang Lengkap

Sebelum menghitung berapa biji hebel dalam 1 kubik hebel, kamu perlu tahu bahwa di Indonesia memiliki ukuran yang berbeda dari segi ketebalannya.

Hanya saja jenis hebel yang paling banyak ditemukan di pasaran umumnya memiliki ketebalan 7,5 cm dan 10 cm.

Sementara untuk ukuran panjang dan lebarnya umumnya sama yakni 60 cm dan lebarnya 20 cm. Adanya perbedaan dalam ukuran ketebalan ini tentu berpengaruh dalam banyaknya hebel dalam 1 kubiknya.

Sebagai perbandingannya, kalau kamu membeli 1 kubik hebel yang memiliki ketebalan 7,5 cm, jumlah hebel yang akan kamu dapatkan adalah sebanyak 111 biji hebel.

Terbaru! Harga Batu Bata Merah Berbagai Ukuran Per Biji, Mulai di Harga Berapa?

Sedangkan kalau kamu membeli hebel yang mempunyai ketebalan 10 cm, jumlah hebel yang kamu dapatkan adalah sebanyak 83 hebel.

Cara Menghitung Kebutuhan yang Benar

Selain mengetahui berapa banyak biji hebel dalam satu kubiknya, faktor lain yang harus kamu hitung adalah berapa luas dinding yang akan dibangun. Jika kamu ingin tahu cara menghitungnya, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

10 Warna Cat Plafon Rumah yang Cerah dan Bagus, Bikin Betah di Rumah
  • Silakan kamu hitung luas dinding yang akan dibangun dengan menggunakan rumus panjang dinding x tinggi dinding.
  • Setelah itu, kurangilah hasil yang diperoleh dengan luas pintu atau jendela.
  • Selanjutnya, kamu bisa memakai koefisien luas di hebel yang memiliki ketebalan 7,5 cm untuk satu kubiknya bisa digunakan untuk membangun dinding seluas 13,3 m2 sedangkan untuk hebel yang memiliki ketebalan 10 cm untuk satu kubiknya dapat untuk membangun dinding seluas 10 m2.

Contoh kasus

Misalkan Anda ingin membangun dinding tanpa jendela dan pintu yang memiliki panjang 6 m dan tinggi 4 m dengan menggunakan hebel yang memiliki tebal 10 cm. Berikut cara menghitung berapa biji hebel yang dibutuhkan.

Pertama hitung luas dindingnya dengan menggunakan rumus Luas = Panjang x Tinggi. Perhitungan luas temboknya adalah  m x 4 m = 24 m2

Setelah itu, kamu bisa masuk ke tahap selanjutnya yakni menghitung berapa banyak biji hebel yang dibutuhkan untuk membangun dinding seluas 24 m2.

Secara matematis hebel yang mempunyai ketebalan 10 cm untuk satu kubiknya bisa digunakan untuk membangun dinding seluas 10 m2,

Langkah selanjutnya bagilah luas dinding dengan luas dinding yang bisa dibangun 1 kubik hebel dengan ketebalan 10 cm. 24/10 = 2, 4 kubik.

Berdasarkan perhitungan di atas diperoleh data bahwa hebel yang dibutuhkan untuk membangun dinding seluas 24 m2 adalah hebel sebanyak 2,4 kubik.

Kamu tentunya ingat bahwa hebel dengan ketebalan 10 cm dalam 1 kubiknya sebanyak 83 biji sehingga untuk menghitung banyaknya biji hebel yang dibutuhkan kamu tinggal mengalikannya dengan jumlah kebutuhan bersih hebelnya.

Adapun hitungannya adalah 2,4 x 83 = 1999, 2 hebel dan bisa dibulatkan menjadi 200 biji hebel. Jadi, melalui perhitungan ini didapat data bahwa hebel yang dibutuhkan membangun dinding dengan panjang 6 m dan tinggi 4 meter adalah 200 biji hebel dengan ketebalan 10 cm.

Hanya saja meskipun jumlahnya sudah diperoleh, tetapi disarankan kamu membeli hebelnya lebih banyak sekitar 5% untuk menghindari hebel yang rusak saat pengiriman atau terpotong saat proses pemasangan pada bagian sudutnya.

Mengetahui berapa biji hebel dalam 1 kubik sangat bermanfaat bagi kamu yang sedang ingin membangun atau merenovasi rumah. Jika kamu ingin tahu referensi tentang properti terbaik pastikan untuk mencarinya di Mamikos yang merupakan situs jual beli rumah terbaik di Indonesia.

Mengenal Hebel dan Keunggulannya

Beberapa di antara kamu mungkin masih belum terlalu familiar dengan hebel karena jenis bahan bangunan ini kebanyakan masih tersedia di kota-kota besar saja.

Perlu kamu ketahui hebel merupakan istilah untuk menyebut bata ringan dengan jenis AAC (Autoclaved Ad Concrete).

Biasanya hebel ini dibuat dengan campuran berbagai bahan mulai dari pasir silika, pasta aluminium, semen, gipsum, dan air sehingga menghasilkan struktur yang memiliki pori dengan jutaan gelembung udara di dalamnya.

Proses pembuatan hebel sendiri menggunakan teknologi modern karena untuk menghasilkan struktur yang keras, tetapi memiliki berat yang relatif ringan pembuatannya melibatkan mesin autoclave yang memiliki uap panas dan bertekanan tinggi.

Pemanasan dengan tekanan tinggi inilah yang menghasilkan sebuah produk yang kuat, padat, dan yang paling penting memiliki presisi tinggi.

Ciri khas yang dimiliki oleh hebel ini adalah memiliki struktur yang berpori. Beberapa orang yang baru tahu struktur hebel yang tidak padat seperti bata konvensional atau batako sering beranggapan pori inilah yang menjadi kekurangan dari hebel sehingga membuatnya tidak kokoh untuk bahan bangunan.

Anggapan ini tidaklah benar, pasalnya pori-pori inilah yang justru membuat hebel memiliki beban yang lebih ringan dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya, tetapi masih memiliki tingkat ketahanan yang luar biasa di bawah tekanan yang tinggi. 

Isi Pulsa Listrik 50 atau 100 Ribu Dapat Berapa kWh? Ini Perkiraannya yang Bakal Kamu Dapat

Belakangan ini hebel mulai memiliki banyak penggemar karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya. Berikut ini beberapa keunggulan hebel yang bisa kamu jadikan pertimbangan:

1. Lebih Tahan Api

Hebel dibuat dengan mencampurkan berbagai material non-organik yang sulit untuk terbakar. Hal ini membuat daya hantar yang dimiliki hebel ini lebih rendah dibandingkan bata konvensional.

Selain itu, daya hantar yang rendah juga membuat hebel ini mampu bertahan dalam kobaran api bersuhu tinggi dengan waktu yang cukup lama.

Kemampuannya yang luar biasa ini tentu akan memberikan tingkat keamanan yang lebih baik bagi penghuni rumah.

Selain cocok untuk membangun rumah, saat ini hebel juga banyak dicari oleh pengusaha gula merah tradisional karena kemampuannya yang tahan api ini hebel digunakan untuk membangun tungku pembakaran.

2. Lebih Hemat Biaya

Alasan lain yang menjadikan hebel banyak disukai karena ukurannya yang lebih besar dibandingkan dengan bata merah konvensional.

Satu blok hebel berukuran standar dapat memiliki ukuran yang setara 12 sampai dengan 15 bata merah konvensional.

Perbedaan dari sisi ukuran yang lebih jauh ini membuat proses pengerjaan membangun tembok lebih cepat, sehingga kamu bisa menghemat ongkos tukang.

3. Ukurannya Lebih Ringan

Meskipun dimensi dari hebel ini besar, tetapi jangan tertipu dengan tampilannya. Pasalnya, hebel ini jauh lebih ringan apabila dibandingkan dengan batako.

Beban yang lebih ringan ini tentu memberikan keunggulan tersendiri karena dapat membuat pondasi rumah lebih aman karena tidak mudah ambles.

4. Kedap Suara

Kelebihan lain yang membuat hebel menjadi primadona adalah material ini memiliki kemampuan kedap suara yang lebih baik.

Struktur berpori yang terdapat pada hebel mempunyai fungsi peredam suara yang cukup efektif. Hal ini tentu membuat suara bising dari luar rumah tidak akan mudah masuk ke dalam rumah.

Keunggulan inilah yang membuat hebel ini sering digunakan pada rumah tusuk sate atau rumah yang berada dekat dengan jalan raya.

5. Insulasi Panas yang Baik

Selain memiliki kemampuan meredam suara, hebel juga memiliki kemampuan insulasi panas yang cukup baik.

Saat siang hari sedang terik, panas matahari tidak akan cepat diserap oleh dinding yang dibangun dengan menggunakan hebel.

Hal ini tentu membuat ruangan yang temboknya dibangun dengan menggunakan hebel ini terasa lebih sejuk. Berkat kelebihan ini tentu membuat hebel sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam membangun kamar tidur.

6. Lebih Presisi

Berhubung hebel diproduksi oleh pabrik yang memiliki standarisasi tinggi. Hebel jauh lebih presisi dibandingkan bata konvensional.

Berkat kelebihan ini akan membuat tembok lebih presisi sehingga acian dan plesteran yang digunakan untuk melapisinya bisa lebih hemat.

7. Daya Serap Air Rendah

Terakhir, tidak seperti bata konvensional yang memiliki daya serap tinggi. Hebel justru kebalikannya yakni memiliki daya serap air yang sangat rendah.

Keunggulan inilah yang membuat hebel lebih dipilih untuk membangun tembok kamar mandi karena bisa meminimalisir timbulnya jamur dan tembok menjadi lembab.

Harga Hebel Per Kubik

Beberapa sumber menyebutkan harga 1 kubik hebel cukup beragam tergantung dengan ketebalannya, harga hebel yang memiliki ketebalan 7,5 cm dibanderol Rp500 ribu tiap kubiknya. Sedangkan hebel dengan tebal 10 cm dibanderol dengan harga Rp750 ribu.

Tips Supaya Aman Menghitung Hebel Lebih Aman

Inilah beberapa tips supaya perhitungan hebel lebih aman

  • Pastikan menambahkan cadangan material hebel sebanyak pai dengan 5 persen.
  • Pastikan kamu menyesuaikan ketebalan hebel dengan fungsi dinding.
  • Hitunglah bukaan besar apabila memiliki jumlah jendela dan pintu yang banyak.
  • Silakan menggunakan jasa tukang berpengalaman untuk mengurangi pemotongan hebel yang berlebihan.

Demikian jumlah hebel tiap kubiknya dan cara menghitung hebel sesuai kebutuhan untuk membangun tembok rumah. Jika kamu ingin referensi rumah dengan tembok yang kokoh, kamu bisa mencarinya di situs jual beli rumah Mamikos, ya! 🏠🔑

Referensi:


Temukan Rumah Impianmu Di sini:

Rumah Dijual di Jakarta

Rumah Dijual di Bandung

Rumah Dijual di Surabaya

Rumah Dijual di Yogyakarta

Rumah Dijual di Semarang

Rumah Dijual di Tangerang

Rumah Dijual di Bekasi

Rumah Dijual di Bogor

Rumah Dijual di Depok

Rumah Dijual di Medan