16 Pahlawan Kemerdekaan yang Kurang Dikenal, Mereka Terlupakan?
Banyak sekali pahlawan yang berjuang memerdekakan Indonesia. Bahkan, karena saking banyaknya, ada yang tidak kamu kenal. Baca ulasan ini agar mereka tidak terlupakan.
3. Tan Malaka

Pahlawan yang memiliki kontribusi besar di dunia pendidikan adalah Tan Malaka.
Beliau merupakan guru lulusan Belanda yang kemudian mendedikasikan diri untuk mencerdaskan rakyat Indonesia.
Namun, niat baik tersebut tidak didukung Belanda, sehingga Tan Malaka diasingkan oleh Belanda.
Perjuangan Tan Malaka pun terus dilakukan sampai akhirnya Tan Malaka dieksekusi pada 21 Februari 1949.
4. Surastri Karma Trimurti

S.K. Trimurti adalah pahlawan wanita yang berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Jika kamu pernah mendengar nama Sayuti Melik, seorang pengetik naskah proklamasi, maka S.K Trimurti adalah istri beliau.
Perjuangan S.K. Trimurti untuk menjadi seorang wartawati, guru, sekaligus penulis membuatnya harus ditangkap hingga dipenjara.
S.K. Trimurti berusaha menyadarkan bangsa Indonesia bahwa negara ini sedang dijajah. Ia tetap menulis beberapa surat kabar dan memperjuangkan kebebasan pers, berekspresi, hingga memperjuangan kaum-kaum yang tertindas.
5. Wikana

Wikana mungkin menjadi salah satu nama yang jarang terdengar. Pada zaman kabinet Pedana Menteri Sjahrir, sebenarnya Wikana pernah menjadi menteri negara urusan pemuda.
Kiprahnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia terwujud yakni dalam bentuk dorongan pada Bung Karno agar segera mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia.
Saat itu, Informasi bahwa Jepang sudah mengalami kekalahan pada Perang Dunia II sudah tersebar.
Wikana juga berhasil membujuk para militer Jepang agar tetap membiarkan upacara pembacaan teks proklamasi 1945 berlangsung.
6. B.M. Diah

Peranan B.M. Diah sebagai seorang pahlawan di era kemerdekaan tidak boleh diremehkan, meskipun dia seorang pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal
Jika pada saat itu belum ada ponsel untuk mempermudah penyebaran informasi, maka B.M Diah lah yang menyumbangkan kontribusi cukup besar agar berita tentang kemerdekaan Indonesia dapat tersebar.
Beliau adalah tokoh wartawan yang terus berusaha menyebarkan berita bahwa Indonesia telah merdeka meskipun Jepang berusaha membuat berita sebaliknya, bahkan sampai menyegel kantor berita.
7. Mayor Jenderal TNI Isman (Mas Isman)

Pejuang kemerdekaan Indonesia yang lahir di Bondowoso tahun 1942 merupakan salah satu pejuang yang kiprahnya tidak bisa dianggap remeh.
Mas Isman mempelopori berdirinya Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), bahkan terlibat dalam pertempuran yang terjadi di Malang.
Kutipan Mas Isman yang cukup terkenal hingga saat ini adalah “Karena pengorbanan rakyat demikian besarnya terhadap perjuangan bangsa, hendaknya selalu dipupuk rasa rendah hati, luwes dalam penampilan, namun tetap tegas dalam berpegang pada prinsip-prinsip perjuangan.
Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat, jangan angkuh, dan suka menakut-nakuti rakyat”.
Halaman:


