1 Kubik Hebel Berapa Biji? Ini Jumlah dan Contoh Cara Menghitung Kebutuhan yang Benar
Ingin tahu hitungan berapa biji hebel dalam 1 kubik dan bagaimana cara menghitungnya yang benar? Yuk, temukan jawabannya di sini!
- Jumlah dan ukuran: hebel umumnya berukuran 60×20 cm dengan ketebalan 7,5 cm (±111 biji per m³; satu m³ cukup untuk ~13,3 m² dinding) atau 10 cm (±83 biji per m³; satu m³ untuk ~10 m²); harga sekitar Rp500.000/m³ (7,5 cm) dan Rp750.000/m³ (10 cm).
- Cara menghitung kebutuhan: luas dinding = panjang × tinggi − luas bukaan; kebutuhan m³ = luas dinding / cakupan per m³; biji yang diperlukan = m³ × biji per m³ (contoh: dinding 6×4 m = 24 m² → 24/10 = 2,4 m³ → 2,4×83 ≈ 199,2 → bulatkan 200); tambahkan ≈5% untuk cadangan/waste.
- Keunggulan utama: tahan api, lebih ringan dan presisi, meredam suara dan panas, daya serap air rendah sehingga pemasangan lebih cepat dan biaya tukang bisa lebih hemat.
Saat ini, hebel lebih banyak dipilih dibandingkan bata merah untuk digunakan membangun rumah atau merenovasi rumah karena daya tahannya yang lebih baik.
Hanya saja, banyak yang masih belum tahu berapa biji hebel dalam 1 kubik, sehingga banyak orang yang kesulitan melakukan penghitungan berapa banyak hebel yang harus disiapkan saat akan merenovasi atau membangun rumah.
Nah, di artikel ini Mamikos akan memberikan informasi lengkap tentang jumlah hebel dalam satu kubik dan cara melakukan penghitungannya. Jadi, pastikan kamu membaca artikel ini terlebih dahulu sebelum membeli hebel di toko bangunan langgananmu, ya! 🏨✍️
Daftar Isi
1 Kubik Hebel Berapa Biji?

Sebelum menghitung berapa biji hebel dalam 1 kubik hebel, kamu perlu tahu bahwa di Indonesia memiliki ukuran yang berbeda dari segi ketebalannya.
Hanya saja jenis hebel yang paling banyak ditemukan di pasaran umumnya memiliki ketebalan 7,5 cm dan 10 cm.
Sementara untuk ukuran panjang dan lebarnya umumnya sama yakni 60 cm dan lebarnya 20 cm. Adanya perbedaan dalam ukuran ketebalan ini tentu berpengaruh dalam banyaknya hebel dalam 1 kubiknya.
Sebagai perbandingannya, kalau kamu membeli 1 kubik hebel yang memiliki ketebalan 7,5 cm, jumlah hebel yang akan kamu dapatkan adalah sebanyak 111 biji hebel.
Sedangkan kalau kamu membeli hebel yang mempunyai ketebalan 10 cm, jumlah hebel yang kamu dapatkan adalah sebanyak 83 hebel.
Cara Menghitung Kebutuhan yang Benar
Selain mengetahui berapa banyak biji hebel dalam satu kubiknya, faktor lain yang harus kamu hitung adalah berapa luas dinding yang akan dibangun. Jika kamu ingin tahu cara menghitungnya, berikut ini adalah langkah-langkahnya:
- Silakan kamu hitung luas dinding yang akan dibangun dengan menggunakan rumus panjang dinding x tinggi dinding.
- Setelah itu, kurangilah hasil yang diperoleh dengan luas pintu atau jendela.
- Selanjutnya, kamu bisa memakai koefisien luas di hebel yang memiliki ketebalan 7,5 cm untuk satu kubiknya bisa digunakan untuk membangun dinding seluas 13,3 m2 sedangkan untuk hebel yang memiliki ketebalan 10 cm untuk satu kubiknya dapat untuk membangun dinding seluas 10 m2.
Contoh kasus
Misalkan Anda ingin membangun dinding tanpa jendela dan pintu yang memiliki panjang 6 m dan tinggi 4 m dengan menggunakan hebel yang memiliki tebal 10 cm. Berikut cara menghitung berapa biji hebel yang dibutuhkan.
Pertama hitung luas dindingnya dengan menggunakan rumus Luas = Panjang x Tinggi. Perhitungan luas temboknya adalah m x 4 m = 24 m2
Setelah itu, kamu bisa masuk ke tahap selanjutnya yakni menghitung berapa banyak biji hebel yang dibutuhkan untuk membangun dinding seluas 24 m2.
Secara matematis hebel yang mempunyai ketebalan 10 cm untuk satu kubiknya bisa digunakan untuk membangun dinding seluas 10 m2,
Langkah selanjutnya bagilah luas dinding dengan luas dinding yang bisa dibangun 1 kubik hebel dengan ketebalan 10 cm. 24/10 = 2, 4 kubik.
Berdasarkan perhitungan di atas diperoleh data bahwa hebel yang dibutuhkan untuk membangun dinding seluas 24 m2 adalah hebel sebanyak 2,4 kubik.
Kamu tentunya ingat bahwa hebel dengan ketebalan 10 cm dalam 1 kubiknya sebanyak 83 biji sehingga untuk menghitung banyaknya biji hebel yang dibutuhkan kamu tinggal mengalikannya dengan jumlah kebutuhan bersih hebelnya.
Adapun hitungannya adalah 2,4 x 83 = 1999, 2 hebel dan bisa dibulatkan menjadi 200 biji hebel. Jadi, melalui perhitungan ini didapat data bahwa hebel yang dibutuhkan membangun dinding dengan panjang 6 m dan tinggi 4 meter adalah 200 biji hebel dengan ketebalan 10 cm.
Hanya saja meskipun jumlahnya sudah diperoleh, tetapi disarankan kamu membeli hebelnya lebih banyak sekitar 5% untuk menghindari hebel yang rusak saat pengiriman atau terpotong saat proses pemasangan pada bagian sudutnya.
Mengetahui berapa biji hebel dalam 1 kubik sangat bermanfaat bagi kamu yang sedang ingin membangun atau merenovasi rumah. Jika kamu ingin tahu referensi tentang properti terbaik pastikan untuk mencarinya di Mamikos yang merupakan situs jual beli rumah terbaik di Indonesia.
Halaman:



