Advertisement
Source : unsplash.com/@evan_marvell

8 Contoh Soal PISA dan Pembahasannya untuk Bahan Belajar

Asah kemampuan literasi dan numerasi kamu dengan standar internasiona PISA berikut ini.

13 Mei 2026 Lailla
Ringkasan Artikel
  • PISA adalah penilaian internasional OECD tiap 3 tahun untuk siswa usia 15 tahun yang mengukur literasi membaca, matematika, dan sains dengan pendekatan penerapan pengetahuan pada masalah nyata (Indonesia per 2022 berada di peringkat 69/80 dengan skor rata‑rata 383, naik 5–6 posisi dari 2018).
  • Contoh soal menunjukkan tipe-tipe yang diujikan: membaca (informasi tersurat, menarik kesimpulan, evaluasi kritis), matematika (konteks sehari‑hari, interpretasi data, perhitungan waktu/kecepatan), dan sains (penjelasan fenomena, dampak lingkungan) — semua menekankan pemecahan masalah dan berpikir kritis.
  • PISA sejalan dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), jadi latihan soal PISA berguna untuk persiapan AKM; strategi belajar: baca seluruh soal, kenali konteks, latih teks panjang, dan gunakan simulasi online untuk berlatih.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah mendengar tentang PISA tapi masih bingung dengan penerapannya di sekolah? Saat ini, sudah ada contoh soal PISA dan pembahasannya yang bisa menjadi referensi belajar.

Yuk, pahami soal-soal PISA agar kamu bisa mengerjakan soal yang konsepnya seringkali diterapkan pada Asesmen Nasional! 📚✍️

Contoh Soal PISA dan Pembahasannya

Contoh Soal PISA dan Pembahasannya untuk Bahan Belajar
unsplash.com/@evan_marvell
Contoh Modul Ajar beserta Cara Membuatnya pada Kurikulum Merdeka, Guru Wajib Tahu ini

Sebelum membahas soal-soal terkait PISA, pahami dulu bahwa PISA adalah singkatan dari Programme for International Student Assessment.

Program penilaian global ini diselenggarakan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) setiap tiga tahun sekali.

PISA mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam tiga bidang utama, yaitu membaca (reading literacy), matematika (mathematical literacy), dan sains (scientific literacy).

Lalu, apa yang membedakan PISA dari soal ujian sekolah biasa?

Jawabannya adalah pendekatannya. Jika ujian sekolah seringkali fokus pada hafalan, PISA justru menguji kemampuan siswa dalam menggunakan pengetahuannya untuk menyelesaikan masalah di kehidupan nyata.

Contoh KKTP dalam Kurikulum Merdeka beserta Format dan Penjelasannya

Indonesia menduduki peringkat ke-69 dari 80 negara yang terdaftar pada penilaian PISA tahun 2022 oleh OECD dengan skor rata-rata 383 poin. Walaupun masih berada di urutan bawah, peringkat hasil tersebut sudah naik 5-6 posisi dibandingkan PISA tahun 2018.

Tahun 2021, Indonesia mulai menerapkan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang sejenis dengan PISA. Namun, yang diukur pada AKM adalah kemampuan literasi membaca dan matematika serta frekuensinya dilakukan tiga kali di kelas 5, 8, dan 11, sedangkan PISA hanya di usia 15 tahun.

Jadi, jika kamu belajar soal-soal dengan tipe PISA, secara tidak langsung kamu juga sedang belajar untuk persiapan AKM di sekolah.

Sekarang, coba kerjakan soal-soal PISA berikut ini.

Baru! Contoh Modul Ajar Deep Learning Siswa Jenjang SD SMP hingga SMA

Soal PISA Domain Membaca

Soal 1

Memahami Informasi Tersurat

“Penelitian terbaru menunjukkan bahwa balita yang terbiasa membaca selama 20 menit setiap hari memiliki kemampuan berpikir analitis lebih baik dibandingkan mereka yang jarang membaca. Selain itu, kegiatan membaca dapat meningkatkan empati dan pemahaman sosial karena pembaca belajar memahami berbagai perspektif dari karakter dalam cerita.”
Berdasarkan teks di atas, apa manfaat utama dari kebiasaan membaca bagi anak-anak?
A. Membuat anak-anak lebih cepat menyelesaikan pekerjaan rumah
B. Meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan empati
C. Menambah jumlah kosa kata yang diingat
D. Mengurangi waktu bermain gadget

Jawaban: B
Pembahasan:
Pada teks secara eksplisit disebutkan dua manfaat utama: meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan meningkatkan empati serta pemahaman sosial. Dalam soal PISA domain membaca, jawaban harus selalu berdasarkan isi teks, bukan asumsi pribadi.

Soal 2

Menarik Kesimpulan

“Sebanyak 90% siswa di SMP Maju Raya berhasil meningkatkan nilai literasi mereka setelah mengikuti program membaca 10 menit setiap pagi. Kepala sekolah menyatakan bahwa kebiasaan ini membantu siswa lebih fokus dan termotivasi untuk belajar.”
Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan teks di atas adalah…
A. Membaca 10 menit setiap pagi tidak berpengaruh pada nilai siswa
B. Program membaca rutin terbukti membantu meningkatkan kemampuan literasi siswa
C. Semua siswa SMP Maju Raya mengalami penurunan motivasi belajar
D. Kepala sekolah menolak program membaca

Jawaban: B
Pembahasan:
Data dalam teks menunjukkan 90% siswa mengalami peningkatan nilai literasi. Kata “terbukti” dalam pilihan B sesuai dengan angka 90% yang merupakan mayoritas besar.

Soal 3

Evaluasi dan Refleksi Teks

“Sebuah iklan produk minuman energi mengklaim bahwa produk mereka ‘mengandung vitamin dan zat tambahan lengkap yang meningkatkan konsentrasi belajar secara instan’. Referensi ilmiah yang dicantumkan dalam iklan tersebut tidak ada.”
Sikap kritis yang paling tepat terhadap klaim dalam iklan tersebut adalah…
A. Langsung mempercayai klaim karena iklan tidak boleh berbohong
B. Membeli produk tersebut untuk membuktikan hasilnya sendiri
C. Mempertanyakan klaim karena tidak didukung bukti ilmiah yang tercantum
D. Mengabaikan iklan karena semua produk minuman tidak bermanfaat

Jawaban: C
Pembahasan: Soal ini menguji kemampuan evaluasi, yaitu level tertinggi dalam literasi membaca PISA. Klaim “mengandung vitamin dan zat tambahan lengkap” dan “meningkatkan konsentrasi secara instan” merupakan pernyataan yang seharusnya didukung penelitian ilmiah. Karena tidak ada referensi yang dicantumkan, sikap kritis yang ditunjukkan seharusnya mempertanyakannya, bukan langsung percaya atau menolak total.

Halaman:

Advertisement