Advertisement
Source : unsplash.com/@nci

15 Contoh Soal Biologi Pembelahan Sel Kelas 12 SMA dan Jawabannya, PG & Essay

Kerjakan latihan contoh soal biologi pembelahan sel kelas 12 SMA lengkap dengan pembahasan untuk bahan belajar berikut ini.

14 September 2026 Lailla
Ringkasan Artikel
  • Jenis dan tujuan pembelahan sel: pada prokariotik terjadi pembelahan biner; pada eukariotik umumnya mitosis (sel anak identik, diploid) atau meiosis (sel anak haploid); ada pula amitosis pada beberapa sel khusus.
  • Siklus sel dan tahapan mitosis: siklus terbagi interfase (G1, S, G2)—replikasi DNA hanya pada fase S—diikuti fase mitotik (mitosis: profase → prometafase → metafase → anafase → telofase) dan sitokinesis untuk membagi sitoplasma; sentromer mengikat kromatid dan spindel memisahkannya.
  • Regulasi, kanker, dan obat: sel normal berhenti membelah karena density-dependent inhibition; sel kanker kehilangan kontrol ini dan dapat bermetastasis; obat kemoterapi seperti vinblastin mengganggu mikrotubulus/spindel, sedangkan sitokalasin B merusak aktin sehingga menghambat sitokinesis.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi kamu yang duduk di kelas 12 SMA, materi tentang pembelahan sel akan kamu dapatkan pada bab genetik dan pewarisan sifat. Mempelajari materi terkait pembelahan sel bisa kamu lakukan dengan mencari tahu konsepnya, kemudian mengerjakan contoh soal biologi pembelahan sel kelas 12 SMA.

Sebagai referensi belajar, berikut berbagai macam contoh soal terkait pembelahan sel yang dapat kamu jadikan bahan latihan sebelum menempuh ujian.

Kumpulan Contoh Soal Biologi Pembelahan Sel Kelas 12 SMA

contoh soal biologi pembelahan sel kelas 12 SMA dan jawabannya, PG & Essay
unsplash.com/@nci

Masih ingat konsep pembelahan sel dan mekanismenya? Pembelahan sel pada makhluk hidup dapat terjadi melalui beberapa mekanisme.

Pada organisme prokariotik seperti bakteri, pembelahan terjadi melalui pembelahan biner (binary fission). Sementara itu, pada organisme eukariotik, pembelahan sel umumnya berlangsung melalui mitosis atau meiosis, walaupun pada beberapa jenis sel tertentu (seperti makronukleus Paramecium) juga dikenal proses amitosis, yaitu pembelahan langsung tanpa melalui tahapan mitosis yang lengkap.

Pada mitosis, sel anakan yang dihasilkan secara genetik identik dengan induk dan set kromosomnya sama, sedangkan pada meiosis, sel anakan mempunyai setengah dari jumlah kromosom sel induk.

Berdasarkan buku Biologi untuk SMA/MA Kelas XII yang ditulis oleh Shilviani Dewi dkk., cakupan materi terkait pembelahan sel dipelajari pada pembahasan genetik dan pewarisan sifat. Kamu akan belajar tentang mitosis, siklus sel, meiosis, dan gametogenesis.

Apakah kamu ingin menguji pemahaman terkait materi pembelahan sel? Simak contoh soal beserta pembahasannya berikut ini.

5 Proses Tahapan Pembelahan Mitosis dan Meiosis Serta Tujuan, Jumlah, dan Tempat Terjadinya

Soal Pilihan Ganda Biologi Pembelahan Sel

Soal 1

Pernyataan berikut yang paling tepat untuk menunjukkan perbedaan jumlah set kromosom antara sel somatis dan sel gamet pada hewan adalah…
A. Sel somatis memiliki satu set kromosom, sedangkan sel gamet memiliki dua set kromosom
B. Sel somatis dan sel gamet sama-sama memiliki dua set kromosom
C. Sel somatis memiliki dua set kromosom, sedangkan sel gamet memiliki satu set kromosom
D. Sel gamet tidak memiliki kromosom, sedangkan sel somatis memiliki dua set kromosom
E. Sel somatis memiliki setengah dari jumlah kromosom sel gamet

Jawaban: C
Pembahasan:
Pada hewan, sel gamet (sel kelamin) hanya memiliki satu set kromosom (haploid), sementara sel somatis (sel tubuh) memiliki dua set kromosom (diploid).

Soal 2

Sebelum sel membelah, terjadi duplikasi kromosom yang menghasilkan dua struktur identik yang saling melekat erat di wilayah sempit. Wilayah penyempitan tersebut dinamakan…
A. Kromatid
B. Sentromer
C. Sitokinesis
D. Genom
E. Histon

Jawaban: B
Pembahasan:
Dua kromatid saudara (sister chromatids) terikat paling kuat satu sama lain pada area penyempitan khusus yang disebut sentromer (centromeres).

Soal 3

Pembelahan sel eukariotik terdiri dari dua proses utama, yaitu mitosis dan sitokinesis. Perbedaan fokus utama dari kedua proses tersebut adalah…
A. Mitosis adalah pembelahan sitoplasma, sedangkan sitokinesis adalah pembelahan inti sel
B. Mitosis adalah pembelahan inti sel, sedangkan sitokinesis adalah pembelahan sitoplasma
C. Mitosis menghasilkan sel haploid, sedangkan sitokinesis menghasilkan sel diploid
D. Mitosis terjadi pada sel gamet, sedangkan sitokinesis terjadi pada sel somatis
E. Mitosis adalah pengeluaran materi genetik, sedangkan sitokinesis adalah duplikasi DNA

Jawaban: B
Pembahasan:
Pada pembelahan sel eukariotik, mitosis fokus pada pembelahan inti sel, sedangkan sitokinesis fokus pada pembelahan sitoplasma.

Soal 4

Siklus sel terdiri dari dua fase utama, yaitu interfase dan fase mitotik (M). Replikasi materi genetik (DNA) secara spesifik HANYA terjadi pada sub-fase…
A. Fase G1
B. Fase S
C. Fase G2
D. Mitosis
E. Sitokinesis

Jawaban: B
Pembahasan:
Meskipun sel mengalami pertumbuhan sepanjang interfase (G1, S, dan G2), replikasi DNA hanya berlangsung secara spesifik pada fase sintesis (S).

Soal 5

Fase mitotik (M) dalam siklus sel mencakup dua proses utama, yaitu…
A. Fase G1 dan fase G2
B. Interfase dan meiosis
C. Mitosis dan sitokinesis
D. Profase dan anafase
E. Replikasi DNA dan pembentukan membran sel

Jawaban: C
Pembahasan:
Fase mitotik (M) merupakan bagian dari siklus sel yang terdiri dari mitosis (pembelahan inti) dan sitokinesis (pembelahan sitoplasma).

Soal 6

Urutan sub-fase yang benar dalam proses pembelahan inti (mitosis) secara berurutan adalah…
A. Interfase -> Profase -> Metafase -> Anafase -> Telofase
B. Profase -> Prometafase -> Metafase -> Anafase -> Telofase
C. Metafase -> Prometafase -> Profase -> Telofase -> Anafase
D. Profase -> Metafase -> Anafase -> Telofase -> Sitokinesis
E. Sitokinesis -> Telofase -> Anafase -> Metafase -> Profase

Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan tahapan pembelahan, urutan tahap mitosis adalah Profase -> Prometafase -> Metafase -> Anafase -> Telofase (sebelum diakhiri dengan sitokinesis).

Soal 7

Fenomena saat sebagian besar sel normal akan berhenti membelah ketika populasi sel sudah terlalu padat disebut…
A. Anchorage dependence
B. Density-dependent inhibition
C. Metastasis
D. Transduksi sinyal
E. Malignansi

Jawaban: B
Pembahasan:
Density-dependent inhibition (inhibisi bergantung kepadatan) adalah kondisi saat keterpaparan sel terhadap kepadatan sekitar membuat sel berhenti melakukan pembelahan.

Soal 8

Tumor ganas (malignant tumors) memiliki kemampuan berbahaya untuk menyebar dan mengirimkan sel kanker ke bagian tubuh lain hingga membentuk tumor sekunder. Proses penyebaran ini dikenal dengan istilah…
A. Replikasi
B. Sitokinesis
C. Metastasis
D. Regulasi sinyal
E. Inhibisi sel

Jawaban: C
Pembahasan:
Sel-sel pada tumor ganas dapat menginvasi jaringan sekitar dan mengalami metastasis, yaitu penyebaran sel kanker ke lokasi atau organ tubuh lain tempat mereka membentuk tumor sekunder.

Soal 9

Vinblastin adalah salah satu jenis obat kemoterapi standar yang digunakan dalam pengobatan kanker. Obat ini bekerja dengan cara mengganggu proses perakitan mikrotubulus dalam sel. Berdasarkan mekanisme kerja tersebut, efektivitas vinblastin dalam menghambat pertumbuhan sel kanker berkaitan erat dengan…
A. Terganggunya pembentukan benang-benang spindel mitotik
B. Penekanan produksi protein siklin
C. Denaturasi protein miosin dan penghambatan lekukan pembelahan (cleavage furrow)
D. Penghambatan proses replikasi atau sintesis DNA
E. Kegagalan proses sitokinesis pada sel eukariotik

Jawaban: A
Pembahasan:
Mikrotubulus merupakan komponen utama pembentuk benang spindel mitotik yang berfungsi untuk menarik dan memisahkan kromatid saudara saat pembelahan sel. Karena vinblastin mengganggu perakitan mikrotubulus, pembentukan benang spindel menjadi terganggu sehingga sel kanker tidak dapat melanjutkan proses mitosis.

Soal 10

Salah satu perbedaan antara sifat sel kanker dan sel tubuh normal terletak pada kemampuannya merespons lingkungan sekitar karena sel kanker…
A. Tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sintesis DNA
B. Mengalami pengerhentian siklus sel secara permanen pada fase S
C. Tetap terus membelah meskipun dalam kondisi populasi sel yang sangat padat
D. Berhenti membelah akibat pengaruh fenomena density-dependent inhibition
E. Hanya dapat membelah jika menempel pada substrat tertentu

Jawaban: C
Pembahasan:
Sel normal akan berhenti membelah ketika populasi di sekitarnya sudah padat akibat adanya fenomena density-dependent inhibition. Sebaliknya, sel kanker kehilangan sifat inhibisi sehingga terus membelah tidak terkendali walaupun populasi sel sudah sangat rapat/padat satu sama lain.

Halaman:

Advertisement