Ada yang Belum Tahu Apa Perbedaan UTBK, SBMPTN dan SNMPTN?

Ada yang Belum Tahu Apa Perbedaan UTBK, SBMPTN dan SNMPTN? – Buat kamu para pemburu perguruan tinggi, kamu sudah tahu apa perbedaan UTBK, SBMPTN dan SNMPTN? Ketiga hal tersebut memang sama-sama proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Tetapi, kamu harus bisa membedakan ketiganya agar kamu tidak salah mendaftar. Yuk, simak perbedaan UTBK, SBMPTN dan SNMPTN berikut ini!

Apa Perbedaan UTBK, SBMPTN dan SNMPTN?

unsplash.com

Sudah siap mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri? Sudah tahu kalau ada beberapa jalur yang bisa kamu gunakan untuk masuk perguruan tinggi impianmu? Kamu mungkin memang pernah mendengar istilah UTBK, SBMPTN dan SNMPTN. Tapi, apakah kamu juga tahu perbedaan ketiganya?

Apa Itu UTBK, SBMPTN dan SNMPTN?

UTBK

UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer adalah tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan LTMPT. LTMPT adalah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi yang merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. UTBK terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi atau SBMPTN. Hasil dari UTBK nanti akan digunakan untuk seleksi di SBMPTN. Calon mahasiswa baru yang mendaftar UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu tes sesuai dengan kelompok tes yang diikuti (SAINTEK, SOSHUM atau campuran). Hasil UTBK juga bisa digunakan oleh PTN sebagai bahan seleksi dalam penerimaan mahasiswa baru jalur seleksi mandiri 2020.

SBMPTN

SBMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SBMPTN pada awalnya juga bernama SNMPTN juga. Bedanya, SBMPTN bernama SNMPTN Tulis dan SNMPTN yang satu lagi bernama SNMPTN Undangan. SBMPTN adalah jalur yang mengharuskan calon mahasiswa baru untuk mengikuti tes tertulis. Nantinya, nilai dari hasil mengerjakan ujian yang menentukan kamu diterima di perguruan tinggi negeri atau tidak.

Di tahun 2020 ini, ada beberapa perbedaan ketentuan untuk mendaftar SBMPTN. Untuk bisa mengikuti SBMPTN 2020, calon mahasiswa baru harus mengikuti UTBK sebagai nilai yang akan digunakan untuk bersaing di SBMPTN.

SNMPTN

Seperti yang sudah Mamikos sebutkan sebelumnya, SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah sistem penerimaan mahasiswa baru melalui jalur undangan. Sistem seleksi dai SNMPTN ini mulai dikenalkan ke masyarakat pada tahun 2008. Jalur ini memungkinkan calon mahasiswa baru untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri tanpa harus mengikuti ujian tertulis atau UTBK.

Sistem seleksi yang diterapkan di SNMPTN adalah dengan memperhitungkan nilai rapor atau prestasi calon mahasiswa baru selama sekolah. Cara seleksinya adalah dengan mengakumulasikan nilai semester 1 hingga semester 5. Selain nilai rapor, nilai non-akademik seperti ekstrakurikuler juga menjadi bahan pertimbangan. Akreditasi sekolah asal calon mahasiswa baru juga termasuk dalam bahan pertimbangan SNMPTN.

Perbedaan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

Nah, sekarang kamu sudah tahu arti masing-masing dari istilah UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN. Lalu, apakah kamu tahu perbedaan dari ketiganya? Tidak hanya dari istilah, sistem yang digunakan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN juga berbeda pula. Untuk mengetahuinya, kamu bisa simak penjelasan Mamikos di bawah ini.

Kuota UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN masing-masing membuka kuota penerimaan yang berbeda. Untuk SBMPTN, kuota penerimaan mahasiswa baru dibuka sebanyak minimal 40 persen dari total daya tampung. Untuk SNMPTN, kuota penerimaan mahasiswa baru dibuka sebanyak minimal 20 persen. Sementara untuk seleksi mandiri dibuka sebanyak minimal 30 persen dan sisanya digunakan untuk jalur lain yang dibuka sesuai ketentuan masing-masing perguruan tinggi negeri.

Persyaratan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

Karena sistem seleksinya berbeda, persyaratan yang harus dipenuhi pada jalur UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN juga berbeda-beda. Agar kamu tidak salah menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan, Mamikos akan jelaskan kepadamu persyaratan tiap jalur.

Persyaratan UTBK

  1. Siswa SMA/MA/SMK Kelas XII pada tahun 2020 atau peserta didik Paket C tahun 2020 dengan maksimal umur 25 Tahun.
  2. Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2018 dan 2019 atau lulusan Paket C tahun 2018 dan 2019 dengan maksimal umur 25 Tahun.
  3. Peserta mengikuti satu kali tes UTBK.
  4. Membayar biaya UTBK.

Persyaratan SBMPTN

  1. Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2020, Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2018 dan 2019, atau lulusan Paket C tahun 2018, 2019, dan 2020.
  2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2020 harus memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah. Pendidikan sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan dibubuhi cap stempel yang sah.
  3. Bagi siswa lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2018 dan 2019 atau lulusan Paket C tahun 2018, 2019, dan 2020 harus memiliki ijazah.
  4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  5. Memiliki nilai UTBK 2020.
  6. Telah membuat dan mempunyai akun di LTMPT.
  7. Bukan calon mahasiswa baru yang lulus jalur SNMPTN 2020.

Persyaratan SNMPTN

  1. Persyaratan Sekolah
    Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:

    1. SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).
    2. Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
  2. Persyaratan Siswa Pendaftar
    Siswa pendaftar yang berhak mengikuti SNMPTN adalah:

    1. Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2020 yang memiliki prestasi unggul.
    2. Memiliki NISN yang terdaftar di PDSS
    3. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 yang telah diisikan oleh sekolah di PDSS atau memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 7 bagi SMK dengan masa belajar empat tahun.
    4. Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.
  3. Penerimaan di PTN
    Siswa pendaftar diterima di PTN, jika:

    1. lulus satuan pendidikan SMA/SMK/MA;
    2. memiliki akun di LTMPT; dan
    3. lulus SNMPTN 2020; dan
    4. lolos verifikasi data dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Jadwal Pelaksanaan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN 2020

Perlu kamu ketahui bahwa UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN dilaksanakan secara beruntut di tahun bersangkutan. Tujuannya adalah agar jika calon mahasiswa tidak diterima di suatu perguruan tinggi negeri, mereka masih memiliki kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi. Lalu, bagaimana jadwal pelaksanaan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN tahun 2020? Berikut Mamikos berikan jadwalnya untukmu.

Jadwal Pelaksanaan SNMPTN 2020

  1. Pengisian dan Verifikasi PDSS: 15 Januari – 10 Februari 2020 18:00 WIB
  2. Pendaftaran SNMPTN: 14 Februari – 27 Februari 2020
  3. Pengumuman Hasil Seleksi: 8 April 2020 13:00 WIB

Jadwal Pelaksanaan UTBK dan SBMPTN

  1. Pendaftaran Akun LTMPT: 17 Februari – 05 April 2020
  2. Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2020: 02 Juni – 20 Juni 2020
  3. Pelaksanaan UTBK: 05 – 12 Juli 2020 (Setiap hari terdapat 4 sesi, kecuali Jum’at 2 sesi)
  4. Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN: 25 Juli 2020

Pilihan PTN dan Program Studi UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN

Dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN, kamu diberikan kesempatan untuk memilih program studi dan PTN. Tetapi, ketentuan memilih dari tiap jalur akan berbeda-beda. Berikut ini ketentuan pemilihan program studi dan PTN dalam UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN.

Pilihan PTN dan Program Studi UTBK dan SBMPTN

  1. Siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.
  2. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.

Pilihan PTN dan Program Studi SNMPTN

  1. Siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.
  2. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  3. Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN.

Itulah penjelasan Mamikos tentang perbedaan UTBK, SBMPTN, dan SNMPTN. Kamu tidak perlu bersedih hati jika belum diterima di PTN impianmu melalui SNMPTN karena masih ada jalur SBMPTN. Begitu pula jika kamu masih belum lolos SBMPTN, karena masih ada jalur seleksi mandiri dan jalur-jalur lainnya yang disediakan oleh perguruan tinggi impianmu. Untuk kamu yang sedang bingung mencari tempat tinggal dekat kampus idaman setelah lolos masuk perguruan tinggi idaman, kamu bisa install aplikasi Mamikos untuk mempermudahmu.

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu: