Berapa Gaji yang Dibutuhkan untuk Hidup Nyaman di Jakarta? Ini Besaran Biaya Hidup Per Bulannya
Kamu bermimpi untuk kerja di jakarta namun takut gajinya tidak mencukupi kehidupan harian? Baca artikel ini untuk mengetahui berapa gaji ideal yang dibutuhkan untuk hidup nyaman di jakarta. Bisa kamu jadikan sebagai pertimbangan negosiasi gaji dengan HRD!
Breakdown Biaya untuk Kebutuhan Hidup Nyaman di Jakarta
1. Biaya Tempat Tinggal
Tempat tinggal, entah itu rumah, kost, atau kontrakan, merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia. Begitu juga dengan para perantau di Jakarta.
Tempat tinggal juga termasuk ke dalam satu aspek yang membutuhkan biaya paling besar setiap bulannya.
Di Jakarta sendiri, umumnya para perantau akan memilih tinggal di kos-kosan. Harga kos di kota ini sangatlah bervariasi mengikuti lokasi, fasilitas, luas kamar, dan aspek lainnya.
Kost di Jakarta rata-rata berapa? Umumnya, harga kost rata-rata di Jakarta sebagai berikut:
- Harga kost paling ekonomis berkisar antara Rp700,000 s.d Rp1,000,000.
- Harga kost standar yang sudah dilengkapi fasilitas kasur, kamar mandi dalam, AC, dan lemari biasanya di range harga Rp1,500,000 s.d Rp2,000,000.
- Harga kost eksklusif dan berada di lokasi strategis biasanya di atas Rp2,500,000.
Berbeda lagi jika kamu memilih kontrakan rumah atau apartemen untuk tempat tinggal. Untuk apartemen, rata-rata biaya sewa per bulannya berkisar antara Rp4,000,000 s.d Rp7,000,000 tergantung tipe dan lokasinya. Sementara untuk kontrakan rumah bisa mencapai Rp20,000,000 s.d Rp5,000,000 per tahunnya, beberapa rumah bahkan membutuhkan biaya yang lebih tinggi.
2. Biaya Makan
Selain tempat tinggal, makan juga merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Makan biasanya menjadi salah satu aspek kebutuhan yang tidak disadari ternyata membutuhkan biaya cukup besar, apalagi jika tidak pandai mengatur keuangan.
Di Jakarta sendiri, harga makanan sebenarnya cukup bervariasi. Tergantung apakah kamu masak sendiri, membeli di warteg atau kantin karyawan, restoran mewah, ataupun cafe.
Berikut adalah breakdown biaya makan per bulan yang kemungkinan bisa kamu keluarkan:
- Masak sendiri: Rp1,000,000 s.d Rp1,500,000 untuk belanja bulanan.
- Makan di luar (warteg, kantin karyawan, warung sederhana): Rp1,300,000 s.d Rp2,000,000 per bulan (dengan asumsi harga makanan Rp20-Rp30 rb per sekali makan x 3 dalam sehari).
- Makan di luar (restoran atau cafe): Rp50,000 s.d Rp150,000.
Catatan, biaya makan setiap bulannya mungkin dapat bertambah atau berkurang tergantung lifestyle. Jika kamu sesekali atau cukup sering makan di restoran atau cafe sebagai hiburan atau self reward, biaya makan mungkin dapat bertambah Rp500,000 s.d Rp1,000,000 setiap bulannya tergantung seberapa sering.
3. Biaya Transportasi
Transportasi termasuk ke dalam salah satu aspek yang perlu dihitung dalam biaya hidup per bulan di Jakarta. Sarana transportasi di Jakarta sangat beragam, kamu dapat menggunakan ojek online, bus TransJakarta, MikroTrans, KRL, MRT, atau LRT. Berikut adalah rincian biaya transportasi yang dibutuhkan setiap bulan:
- Menggunakan TransJakarta; Rp3,500 per sekali berangkat (dalam 22 hari kerja, biaya TransJakarta dapat mencapai Rp154,000 per bulannya dengan asumsi 2 x naik dalam sehari).
- Menggunakan KRL: Rp3,000 per sekali berangkat untuk jarak 25 km pertama dengan biaya tambahan Rp1,000 untuk jarak 10km berikutnya (per bulan dapat mencapai Rp132,000 s.d Rp176,000 dengan asumsi 2 x naik dalam sehari)
- Menggunakan MRT: Rp4,000 s.d Rp14,000 tergantung jadak dan estimasi (Per bulan dapat menghabiskan kurang lebih Rp616,000).
- Menggunakan LRT: Rp5,000 s.d Rp20,000 (Perbulan dapat menghabiskan Rp220,000 – Rp880,000).
- Menggunakan Ojek Online: Rp1,000,000 s.d Rp2,000,000 tergantung jarak dan frekuensi.
- Menggunakan Motor Pribadi: Rp100,000 s.d Rp3,00,000 tergantung pemakaian dan jarak.
4. Biaya Kebutuhan Lainnya (Utilitas)
Untuk bisa hidup nyaman, ada banyak sekali kebutuhan lainnya atau utilitas yang harus dipenuhi setiap bulannya, seperti listrik, air, gas, internet, ataupun yang lainnya.
Biaya utilitas ini juga termasuk ke dalam kebutuhan dasar yang harus kamu hitung setiap bulannya.
Yang paling terasa bagi perantau biasanya biaya untuk internet dan listrik, berikut rinciannya:
- LIstrik dan air: Rp300,000 s.d Rp700,000 tergantung pemakaian (biasanya untuk mereka yang tinggal di apartemen atau kontrakan rumah)
- Internet (Wifi/Kuota Internet): Rp300,000 s.d Rp1,000,000 tergantung kecepatan dan provider.
Halaman:

