Advertisement
Source : unsplash.com/id/@silverkblack

20 Contoh Soal Tes Substantif PPG Prajabatan Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, hingga Kimia

Berikut ini contoh soal Tes Substantif PPG Prajabatan bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, hingga kimia lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya.

5 Agustus 2026 Lailla

Ingin lolos PPG? Asah terus kemampuanmu salah satunya dengan berbagai contoh soal tes substantif PPG Prajabatan bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, hingga kimia. 📚 🧪

Persiapkan diri dengan baik karena pada artikel berikut, Mamikos akan mengulas berbagai macam soal-soal tes substantif agar kamu siap menghadapi seleksi PPG Prajabatan.

Contoh Soal Tes Substantif PPG Prajabatan Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, hingga Kimia

Contoh Soal Tes Substantif PPG Prajabatan Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, hingga Kimia
unsplash.com/id/@silverkblack
Contoh Jawaban Apa Hambatan Selama Tindak Lanjut PPG 2025 di Ruang GTK?

Kabar gembira untuk kamu yang ingin menjadi pendidik anak-anak bangsa karena Kemendikdasmen kembali membuka seleksi PPG untuk calon guru tahun 2026.

Kamu yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana, sarjana terapan, atau Diploma IV dari berbagai jurusan bisa mencoba seleksi PPG Prajabatan. Seleksi ini diperuntukkan bagi pendaftar dari bidang kependidikan dan non-kependidikan dengan jadwal sebagai berikut:

  • Pendaftaran seleksi calon mahasiswa: 27 Juni – 25 Juli 2026
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26 – 28 Juli 2026
  • Cetak kartu peserta: 28 Juli – 2 Agustus 2026
  • Pelaksanaan tes substantif: 3 – 7 Agustus 2026
  • Pengumuman hasil tes substantif: 26 Agustus 2026
  • Pengumuman jadwal wawancara: 29 Agustus 2026
  • Pelaksanaan tes wawancara: 31 Agustus – 16 September 2026
  • Pengumuman hasil tes wawancara: 21 September 2026
25 Contoh Soal PCK UTBK PPG dan Kunci Jawabannya untuk Bahan Latihan

Melihat ketatnya jadwal seleksi PPG Prajabatan, tahap tes substantif dianggap sebagai seleksi yang paling menentukan sekaligus mendebarkan.

Pada tes substantif, penguasaan peserta terkait materi bidang studi ditambah kemampuan literasi dan numerasi dasar akan diuji.

Bentuk soal yang muncul pada tes substantif juga terdiri dari berbagai tingkat kesulitan, mulai dari soal yang mudah hingga soal-soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), sehingga membutuhkan penalaran.

Jumlah soal tes substantif PPG Prajabatan sekitar 100 butir berupa soal pilihan ganda. Adapun durasi pengerjaan soal 120-150 menit tanpa nilai minus, sehingga kamu tidak perlu khawatir salah menjawab soal karena tidak ada pengurangan skor.

15+ Contoh Soal Latihan Numerasi PPG Prajabatan 2025 dan Jawabannya

Komponen yang diuji pada tes substantif PPG Prajabatan antara lain:

  • Kemampuan Dasar Literasi: mengukur kemampuan memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan informasi dari wacana kompleks bertema pendidikan, sosial, atau ilmiah, biasanya disajikan lewat studi kasus dan analisis paragraf.
  • Kemampuan Dasar Numerasi: menilai penalaran logis-matematis dalam konteks kehidupan nyata dan dunia persekolahan, mencakup interpretasi data, grafik, dan statistik dasar.
  • Penguasaan Konten Bidang Studi: menguji kedalaman materi keilmuan peserta sesuai bidang linear yang dipilih, dipadukan dengan pemahaman pedagogik dan penerapannya di kelas. Komponen ujian ini memiliki porsi terbesar dibandingkan dua poin sebelumnya.

Untuk menguji pemahamanmu, ada beberapa contoh soal PPG Prajabatan terkait tes substantif yang bisa menjadi referensi belajar.

Soal Tes Substantif PPG Prajabatan Bahasa Indonesia

  1. Perhatikan kutipan teks laporan hasil observasi berikut ini:
    “Kelelawar buah memiliki penglihatan yang baik, berbeda dengan kelelawar pemakan serangga yang mengandalkan ekolokasi.” Struktur teks yang memuat kalimat tersebut adalah bagian…
    A. Pernyataan umum/klasifikasi
    B. Deskripsi bagian
    C. Deskripsi manfaat
    D. Simpulan

Jawaban: B. Deskripsi bagian
Kalimat tersebut merinci karakteristik spesifik objek kelelawar dan cara adaptasinya yang menjadi ciri deskripsi bagian, bukan klasifikasi umum yang seringkali muncul pada paragraf pembuka.

  1. “Angka harapan hidup di desa itu mulai meningkat. Warganya kompak bergotong royong memperbaiki fasilitas kesehatan yang sempat rusak parah akibat bencana alam beberapa tahun lalu, sehingga masyarakat yang sakit tidak perlu lagi menempuh perjalanan berhari-hari ke puskesmas terdekat. Namun, akses jalan menuju desa masih rusak parah.” Kalimat ketiga berfungsi sebagai…
    A. Penegasan gagasan sebelumnya
    B. Kontras/penyeimbang terhadap gagasan positif sebelumnya
    C. Simpulan akhir paragraf
    D. Kalimat penjelas tambahan tanpa hubungan logis

Jawaban: B. Kontras/penyeimbang terhadap gagasan positif sebelumnya
Konjungsi “namun” menandai hubungan pertentangan (kohesi), menciptakan koherensi dengan menyeimbangkan gagasan positif (angka harapan hidup) dan negatif (akses jalan rusak) dalam satu kesatuan makna.

  1. Sebuah iklan menyatakan: “9 dari 10 ahli kosmetik menyarankan produk ini.”. Namun, tidak dijelaskan berapa total ahli kosmetik yang disurvei. Kelemahan logika argumen tersebut adalah…
    A. Generalisasi karena data pendukung tidak transparan
    B. Argumen ad hominem
    C. Kesalahan sebab-akibat
    D. Argumen tersebut sudah valid sepenuhnya

Jawaban: A. Generalisasi karena data pendukung tidak transparan
Klaim yang menunjukkan persentase tanpa mengungkap ukuran sampel rentan menyesatkan pembaca.

  1. “Pada penghujung senja yang merona, kutitipkan rindu pada camar yang enggan pulang.” Makna simbolik “camar yang enggan pulang” dalam larik puisi tersebut paling tepat menggambarkan…
    A. Kegembiraan menyambut malam
    B. Kerinduan yang tak kunjung usai/harapan yang tertunda
    C. Ketakutan terhadap gelap
    D. Kebebasan tanpa arah

Jawaban: B. Kerinduan yang tak kunjung usai/harapan yang tertunda
Camar yang “enggan pulang” menjadi simbol harapan atau rindu yang menggantung.

Halaman:

Advertisement