Biaya Kuliah UAD (Universitas Ahmad Dahlan) 2025/2026
Kamu ingin mendaftar ke Universitas Ahmad Dahlan? Simak penjabaran dari biaya kuliahnya di bawah ini, agar kamu bisa memperkirakan biaya yang harus dibayarkan setiap semesternya.
Biaya Kuliah UAD (Universitas Ahmad Dahlan) 2025/2026 – Simaklah daftar dari biaya kuliah UAD (Universitas Ahmad Dahlan) 2025/2026. Kamu harus bisa menentukan jurusan yang akan kamu pilih di universitas ini.
Sebab, hal itu akan dapat membantu kamu dan orang tuamu dalam menentukan biaya yang harus dibayarkan di setiap semesternya.
Silakan kamu memperhatikan daftar biaya kuliah UAD (Universitas Ahmad Dahlan) 2025/2026 di bawah ini. Semoga kamu dapat mendaftar dan akhirnya diterima sebagai mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan. 📖🧑🎓✨
Daftar Isi
Mengenai UAD

Universitas Ahmad Dahlan, atau yang sering disingkat sebagai UAD, adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang suda didirikan sejak pada tanggal 18 November 1960 di daerah Yogyakarta.
UAD sebelumnya adalah sebuah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Muhammadiyah dengan jurusan Ilmu Mendidik yang sudah mendapatkan status sebagai ”diakui” untuk pada program Sarjana Muda berdasarkan pada keterangan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan ilmu Pengetahuan Nomor: l06/A.63 pada tanggal 15 September 1963.
Selanjutnya yakni, berdasarkan pada keterangan Surat Keputusan Deputi Menteri Perguruan Tinggi Nomor: 50 tahun 1966, lembaga ini sudah memperoleh status yang tertinggi bagi sebuah perguruan tinggi swasta, yaitu sebagai status ”disamakan” untuk pada jurusan Ilmu Mendidik.
Kemudian sejak pada tahun 1966, FKIP Muhammadiyah juga mengajukan sebuah permohonan status untuk dapat membuka bentuk program pendidikan Doktoral.
Permohonan status tersebut baru kemudian diberikan sejak pada tahun 1979 dengan memperoleh status sebagai ”terdaftar” berdasarkan pada keterangan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 029/0/1981.
Program Pendidikan Sarjana Muda Ilmu Mendidik dan juga Pendidikan Doktoral Ilmu Mendidik kemudian dapat disatukan untuk menjadi sebuah program pendidikan Strata Satu (S-1) dengan status sebagai diakui dalam menjadi sebuah program studi Kurikulum dan juga Teknologi Pendidikan berdasarkan pada keterangan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0361/0/1986 pada tanggal 14 Mei 1986.
Pada tahun 1972, mengikuti bentuk perkembangan dalam pendidikan, FKIP Muhammadiyah pun telah berubah dengan menjadi IKIP Muhammadiyah Yogyakarta.
IKIP Muhammadiyah Yogyakarta juga membuat suatu Rencana Induk Pengembangan (RIP) untuk masa tujuh tahun ke depan, terhitung sejak mulai dari tahun 1976 hingga 1983.
Pada tahun 1978, IKIP Muhammadiyah Yogyakarta memulai bentuk rencana pengembangan tersebut dengan cara membuka dan juga mengembangkan beberapa jenis program studi dan fakultas yang dapat diawali dengan proses pembukaan Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Setelah mengalami berbagai proses dalam perkembangan, dibuatlah sebuah gagasan untuk dapat mengembangkan IKIP Muhammadiyah Yogyakarta menjadi nama Universitas Ahmad Dahlan sejak pada akhir tahun 1990.
Ide dalam pengembangan tersebut sudah mendapatkan respon yang positif, terutama dari pihak mahasiswa pada jalur non kependidikan.
Selain itu, keterbatasan dari daya tampung di sebuah perguruan tinggi pada masa tersebut, juga mendukung adanya ide dalam pengembangan universitas ini.
Universitas Ahmad Dahlan mengembangkan sebuah pendidikan di dalam bidang keahlian ataupun teknologi (technological sciences) maupun juga di dalam bidang sosial dan humaniora (social sciences).
Pada saat ini, UAD sudah mempunyai sebelas macam fakultas yang tengah menaungi beberapa macam program studi yang spesifik dalam mempelajari bidang ilmunya masing-masing.
Program pendidikan yang telah diselenggarakan meliputi, program vokasi, program sarjana, program magister, program doktor, dan program profesi.
UAD di dalam menyelenggarakan setiap macam program pendidikannya tersebut, selalu akan dilandaskan pada bentuk aqidah Islam dan juga asas dalam Pancasila.
Biaya Kuliah UAD (Universitas Ahmad Dahlan) 2025/2026
Fakultas Agama Islam
1. Ilmu Hadis (Unggul)
- Semester 1
- Biaya kuliah Tahap I: Rp3.500.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp1.980.000
- Total: Rp5.480.000
- Semester 2-6
- Biaya kuliah Tahap I: Rp2.000.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp1.980.000
- Total: Rp3.980.000
- Semester 7-8
- Biaya kuliah Tahap I: Rp1.725.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp1.980.000
- Total: Rp3.705.000
- IPI
- Tahap I: Rp960.000
- Tahap II: Rp640.000
- Total: Rp1.600.000
2. Bahasa & Sastra Arab (Unggul)
- Semester 1
- Biaya kuliah Tahap I: Rp3.500.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp1.980.000
- Total: Rp5.480.000
- Semester 2-6
- Biaya kuliah Tahap I: Rp2.000.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp1.980.000
- Total: Rp3.980.000
- Semester 7-8
- Biaya kuliah Tahap I: Rp1.725.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp1.980.000
- Total: Rp3.705.000
- IPI
- Tahap I: Rp960.000
- Tahap II: Rp640.000
- Total: Rp1.600.000
3. Perbankan Syariah (Unggul)
- Semester 1
- Biaya kuliah Tahap I: Rp3.600.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp2.070.000
- Total: Rp5.670.000
- Semester 2-6
- Biaya kuliah Tahap I: Rp2.100.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp2.070.000
- Total: Rp4.170.000
- Semester 7-8
- Biaya kuliah Tahap I: Rp1.825.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp2.070.000
- Total: Rp3.895.000
- IPI
- Tahap I: Rp960.000
- Tahap II: Rp640.000
- Total: Rp1.600.000
4. Pendidikan Agama Islam (Unggul)
- Semester 1
- Biaya kuliah Tahap I: Rp4.100.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp2.160.000
- Total: Rp6.260.000
- Semester 2-6
- Biaya kuliah Tahap I: Rp2.600.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp2.160.000
- Total: Rp4.760.000
- Semester 7-8
- Biaya kuliah Tahap I: Rp2.325.000
- Biaya kuliah Tahap II: Rp2.160.000
- Total: Rp4.485.000
- IPI
- Tahap I: Rp960.000
- Tahap II: Rp640.000
- Total: Rp1.600.000
Halaman:


