Cara Hitung Kebutuhan Jumlah Bata Merah untuk Bangun Rumah per m2 yang Mudah dan Tepat
Bikin rumah harus detail hingga kamu wajib tahu kebutuhan bata merah berapa. Simak cara hitungnya di sini!
4. Rusak dan kehilangan
Faktor lain yang mempengaruhi jumlah kebutuhan bata merah adalah kerusakan dan kehilangan. Kerusakan ini tidak dapat dihindari karena bisa terjadi saat pengangkutan atau bahkan saat pembangunan.
Terkadang, ada juga bata yang memang harus dipotong sehingga mengharuskan pembangun menghancurkan sedikit bagian bata.
Persentase kerusakan dan kehilangan bata yang biasanya terjadi dalam pembangunan rumah adalah antara 5 % hingga 10 %.
5. Faktor lainnya
Selain faktor-faktor yang merupakan pengaruh jumlah kebutuhan batu bata di atas, ada juga faktor lainnya seperti detail arsitektur, kontur tanah, dan bentuk bangunan.
Faktor lain seperti penambahan pintu, jendela, dan variasi atau fitur lainnya juga akan mempengaruhi. Pengaruh ini bisa berupa penambahan ataupun pengurangan.
Demikianlah beberapa poin faktor-faktor yang bisa mempengaruhi jumlah kebutuhan bata merah saat membangun rumah.
Karena ada kerusakan, penambahan pintu, dan lain sebagainya, maka jumlah kebutuhan bata merah bisa bertambah dan juga bisa berkurang.
Agar makin paham dengan cara hitung kebutuhan jumlah bata merah untuk bangun rumah per m2, sebaiknya kamu pelajari beberapa studi kasus di bawah ini:
Menghitung Kebutuhan Bata Merah Rumah 7×12
Salah satu ukuran rumah yang lumrah dibangun adalah ukuran 7 x 12 meter.
Bila kamu ingin membangun rumah dengan ukuran ini, kamu bisa mempelajari cara hitung kebutuhan jumlah bata merah untuk bangun rumah per m2 berikut ini:
Luas dinding rumah
Luas dinding luar = (panjang + lebar) x tinggi
Luas dinding luar = (12 + 12 + 7 + 7) x 4
Luas dinding luar = 38 x 4
Luas dinding luar = 152 meter persegi
Luas pintu dan jendela
Pertama, catatlah ukuran dari masing-masing pintu dan jendela lengkap dengan kuantitasnya. Misal, ada 2 pintu berukuran 2 x 1,5 meter dan ada 4 jendela dengan ukuran 1 x 1 meter.
Luas pintu = kuantitas pintu x luas pintu
Luas pintu = 2 x (2 x 1,5)
Luas pintu = 2 x 3 = 6 meter persegi
Luas jendela = kuantitas jendela x luas jendela
Luas jendela = 4 x (1 x 1)
Luas jendela = 4 meter persegi
Luas spesi
Perlu diketahui, spesi merupakan area kosong dalam dinding tidak diisi oleh bata merah. Spesi biasanya ada selebar 0,2 meter. Dengan demikian, luas spesi adalah sebagai berikut:
Luas spesi = panjang spesi x tinggi
Luas spesi = (panjang + lebar) x tinggi
Luas spesi = (7 + 7 + 12 + 12) x tinggi
Luas spesi = 38 x 4
Luas spesi = 152 m2
Total luas area untuk diisi bata
Total luas area yang perlu diisi = luas dinding luas – (luas pintu + luas jendela + luas spesi)
Total luas area yang perlu diisi = 152 – (6 + 4 + 4)
Total luas area yang perlu diisi = 152 – 14
Total luas area yang perlu diisi = 138 m2
Jumlah bata yang diperlukan
Jumlah batu bata = total luas yang perlu diisi x jumlah bata per m2
Jumlah batu bata = 138 x 60
Jumlah batu bata = 8280 biji
Jadi dibutuhkan bata sebanyak 8280 biji untuk membangun rumah ukuran 7 x 12 m dengan tinggi dinding 4 meter.
Itulah perhitungan jumlah bata merah yang harus disiapkan untuk membangun rumah dengan ukuran 7 x 12.
Jangan lupa untuk menambahkan 10 persen jumlahnya sebagai cadangan kemungkinan kehilangan.
Menghitung Kebutuhan Bata Merah Rumah Type 36
Bila contoh pertama merupakan perhitungan berdasarkan ukuran bangunan, contoh kedua berdasarkan type rumah yaitu type 36.
Bila kamu berencana untuk membangun rumah type ini, perhatikanlah cara hitung kebutuhan jumlah bata merah untuk bangun rumah per m2 berikut ini:
Luas dinding rumah
Luas dinding rumah = (tinggi x pantang) + (tinggi x lebar) x 2
Luas dinding rumah = (4 x 9) + (4 x 6) x 2
Luas dinding rumah = 36 + 48
Luas dinding rumah = 84 m2
Luas pintu dan jendela
Terdapat 2 pintu berukuran 2 m x 0,8 m dan 3 jendela berukuran 1 m x 1,2 m.
Luas pintu dan jendela = 2 x (2 x 0, 8) + 3 x (1 x 1,2)
Luas pintu dan jendela = 3,2 + 3,6
Luas pintu dan jendela = 6,8 m2
Halaman:

