Cara Membuat Laporan yang Baik dan Benar beserta Struktur Formatnya [Lengkap]
Laporan biasanya memiliki tujuan untuk mengetahui suatu hal mulai dari proses hingga hasil yang didapatkan dari suatu kegiatan.
3. Membuat Kerangka Untuk Laporan
Apabila sudah melakukan 2 cara membuat laporan di atas, maka langkah selanjutnya yaitu melanjutkan dengan membuat kerangka. Kerangka laporan sendiri berisi sekumpulan gagasan pokok (utama). Gagasan utama tersebut menggambarkan inti laporan yang sedang dibuat.
Pembuatan kerangka seperti ini memiliki tujuan dalam cara membuat laporan laba rugi atau laporan sejenis lainnya. Tujuan tersebut yaitu untuk memudahkan dalam hal pengaturan dan penyusunan yang sedang dibuat.
Pembuatan kerangka akan memudahkan kamu dalam melakukan penyusunan laporan. Hal ini juga dilakukan untuk miminimalisir kesalahan.
Misalnya ketika hendak membuat laporan kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Maka kamu perlu membuat gagasan utama mengenai laporan kegiatan KKN di antaranya sebagai berikut:
- Profil tentang lokasi Kuliah Kerja Nyata
- Potensi Lokal yang Ada di lokasi sekitar KKN
- Kegiatan Utama pada saat KKN, terdiri atas program utama serta program penunjang selama kegiatan berlangsung
- Hasil dari kegiatan
- Hasil mengenai KKN
4. Memulai Kegiatan Menulis Laporan
Setelah membuat kerangka, maka cara membuat laporan selanjutnya yaitu mengembangkan kerangka laporan tersebut atau bisa dikatakan menulis laporan. Kamu disarankan membuat laporan sesuai dengan struktur yang sudah disebutkan di atas.
Hal itu perlu dilakukan supaya laporan yang sedang dibuat sudah baik dan benar. Selain itu, kamu juga harus membuat laporan tetap menggunakan tata aturan dalam penulisan kalimat (sesuai kaidah EYD).
Kamu dapat mulai menulisnya mulai dari bagian halaman pendahuluan hingga penutup atau lampiran. Perlu diingat juga bahwa sebaiknya menulis laporan hanya berdasarkan fakta saja, tanpa ada hal yang ditambah ataupun dikurangi.
Selain itu, kamu juga perlu membuat kalimat secara jelas dan mudah untuk dipahami orang lain ketika membacanya. Buat laporan sesuai formatnya jika memang sudah ditentukan sebelumnya oleh guru atau dosen.
Jangan sampai lupa juga sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu pada setiap tahap-tahap penyusunannya. Hal ini perlu dikonsultasikan supaya penelitian tersebut bisa terarah sejak awal.
5. Mengedit atau Menyunting
Kamu harus melakukan pengecekan ketika telah selesai membuat sebuah laporan, yaitu dengan memperhatikan setiap kata dan kalimat yang digunakan. Cek kembali apakah sudah menulisnya sebaik-baiknya, apabila terjadi kesalahan penulisan maka sebaiknya segera sunting bagian itu.
Bagian tersebut perlu disunting supaya laporan dapat segera dipublikasikan dalam bentuk softcopy (file) maupun cetak (hardfile). Meneliti laporan setelah selesai melakukan cara membuat laporan memang penting.
Kamu memang harus memperhatikan setiap detail ketika sedang membuat laporan, mulai dari keterkaitan dengan sebuah topik, lengkap tidaknya laporan, hingga referensi yang dipakai. Ikuti struktur dan langkah-langkah di atas agar bisa membuat laporan dengan baik dan benar.
Ingat selalu bahwa kamu harus memperhatikan struktur dan langkah tepat dalam cara membuat laporan agar sesuai kaidah penyusunannya. Apabila sudah memperhatikan hal tersebut, maka selanjutnya kamu juga memperhatikan isinya, keterkaitan dengan gagasan utama, dan lainnya.
Halaman:
