11 Cara Menabung Harian Meskipun Penghasilan Kecil untuk Karyawan, Yuk Cobain!
Mau nonton konser K-pop, cicil mobil, atau HP baru, tapi pendapatan kecil? Jangan khawatir, akmu cukup menerapkan beberapa cara menabung di artikel ini!
Secara tidak langsung, ini akan mengingatkan kamu untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, dan menyisihkan uang lebih banyak untuk menabung.
Setiap kali kamu mendapat uang, alokasikan sebagian untuk tabungan harianmu. Misalnya, setiap hari usahakan menyisihkan Rp10.000 atau Rp20.000 ke rekening khusus tabungan.
5. Menabung Setiap Kali Menggunakan Uang
Konsep “Save As You Go” adalah menabung setiap kali kamu mengeluarkan uang, bahkan untuk pembelian kecil sekalipun. Misalnya, setelah membeli kopi atau makanan, kamu bisa langsung menyisihkan sejumlah kecil uang ke tabungan.
Bisa juga setelah mengisi bensin untuk kendaraan, kamu bisa menyisihkan sejumlah uang yang setara dengan persentase dari total pengeluaran bensin itu. Jadi, meskipun jumlah yang disisihkan kecil, yang penting kamu melakukannya secara rutin setiap hari.
Konsep tersebut sangat cocok untuk kamu yang mencari cara menabung harian meskipun penghasilan kecil untuk karyawan, karena uang yang disisihkan bersumber dari aktivitas harianmu yang sudah kamu lakukan.
6. Sisihkan Uang Kembalian atau Receh
Selanjutnya, salah satu cara termudah untuk menabung harian adalah dengan menyisihkan uang kembalian atau receh yang seringkali tidak terpakai.
Misalnya, ketika kamu membeli sesuatu seharga Rp15.000 dan mendapatkan kembalian Rp5.000, alihkan uang kembalian tersebut langsung ke dalam tabungan.
Bahkan, kamu bisa membuat kebiasaan untuk menyimpan semua uang kembalian yang kamu dapat setiap hari, lalu mengumpulkannya dalam wadah atau tempat khusus.
Begitu pula dengan uang receh. Meskipun nominalnya kecil, tapi hal tersebut bisa menumbuhkan kebiasaan yang baik untuk menabung setiap hari.
Nah, baru setelah beberapa waktu, kamu bisa menghitung berapa banyak uang yang telah terkumpul dan menambahkannya ke rekening tabungan.
7. Kurangi Pengeluaran Kecil yang Tidak Perlu
Sering kali pengeluaran kecil yang tidak kita sadari bisa menguras dompet. Seperti kebiasaan membeli kopi di luar setiap pagi, jajan di tengah hari, atau langganan layanan streaming yang jarang digunakan.
Meskipun pengeluaran tersebut terasa kecil, jika dilakukan setiap hari, bisa menjadi jumlah yang signifikan di akhir bulan, bukan?
Coba mulai menilai kembali kebiasaan-kebiasaan tersebut dan pilih mana yang memang benar-benar kamu butuhkan. Alih-alih membeli kopi di luar, kamu bisa membuat kopi sendiri di rumah.
Atau, jika langganan streaming jarang digunakan, mungkin bisa dipertimbangkan untuk berhenti atau menggantinya dengan langganan yang lebih hemat.
Uang yang kamu hemat dari pengeluaran kecil yang tidak perlu ini bisa langsung dialokasikan ke dalam tabungan harian. Misalnya, jika kamu biasa menghabiskan Rp20.000 untuk kopi, coba alokasikan uang tersebut langsung ke rekening tabungan harianmu, ya.
8. Memanfaatkan Fitur Tabungan Otomatis
Kamu pernah dengar belum tentang fitur tabungan otomatis? Banyak bank yang menyediakan layanan autodebet, lho, di mana sebagian uang dari gaji kamu bisa langsung dipindahkan ke rekening tabungan setiap kali gaji masuk.
Kamu hanya perlu mengatur jumlah yang ingin disisihkan, dan sisanya bisa langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini bisa juga berlaku untuk autodebet secara harian agar kamu tidak perlu lagi khawatir lupa atau tergoda untuk tidak menabung.
Meskipun penghasilanmu terbatas, dengan memanfaatkan fitur autodebet, kamu tetap bisa menabung harian tanpa harus memikirkannya terlalu sering.
Selain itu, jika kamu menggunakan fitur ini secara rutin, kamu akan lebih mudah mencapai target tabungan yang diinginkan, bahkan tanpa terasa.
9. Tetapkan Tujuan Keuangan yang Jelas
Menabung setiap hari akan terasa lebih bermakna jika kamu tahu apa tujuan akhirnya. Apakah untuk dana darurat, biaya liburan, nonton konser idola, atau sekadar membuat kebiasaan finansial yang lebih sehat.
Kamu akan lebih termotivasi untuk menyisihkan uang setiap hari walaupun jumlahnya kecil hanya dengan memiliki target yang spesifik.
Jika kamu ingin mengumpulkan Rp1 juta untuk liburan dalam tiga bulan, kamu bisa menghitung mundur dan menentukan berapa yang perlu ditabung per hari. Sehingga, kamu bisa membuat strategi harian yang lebih realistis dan terarah untuk memenuhi target tersebut.
Halaman:

