Advertisement
Source : Thirdman/Pexels.com

4 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan agar Tubuh Tetap Segar Seharian

Agar tetap fit dan tidak mudah lemas selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Ikuti beberapa tips mencegah dehidrasi saat puasa dalam artikel ini. Baca, yuk!

23 Februari 2026 M Ansor

3. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Saat Berbuka

Berbuka dengan minuman manis dan gorengan memang sangat nikmat, namun dapat membahayakan tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan. Kamu harus memperbanyak konsumsi buah dan sayur saat berbuka untuk menghindari dehidrasi.

Buah dan sayur memiliki kandungan air yang cukup tinggi dan kaya akan nutrisi. Mengonsumsi keduanya dapat membantu tubuh untuk merasa lebih segar seharian ketika berpuasa.

6 Rekomendasi Makanan Sahur Agar Kuat Puasa Sehari Penuh di Bulan Ramadhan

Adapun beberapa jenis buah dan sayur yang baik untuk dikonsumsi saat berbuka diantaranya mentimun, semangka, tomat, seledri, atau belimbing. Jenis-jenis buah dan sayur tersebut memiliki kadar air yang tinggi dan dapat membantumu tetap terhidrasi.

4. Hindari Konsumsi Makanan Pedas dan Asin secara Berlebihan

Ada banyak takil atau hidangan berbuka yang dijual selama ramadan. Banyak diantaranya yang memiliki cita rasa pedas dan asin seperti gorengan dan sambal. Memakannya saat berbuka memang sangat nikmat, namun jika berlebihan dapat meningkatkan potensi dehidrasi.

Makanan asin dan pedas merupakan salah satu penyebab terjadinya dehidrasi pada tubuh. Hal tersebut dikarenakan makanan asin dapat menarik air untuk keluar dari sel dan makanan pedas dapat memicu keluarnya keringat secara berlebih sekaligus gangguan pencernaan.

Kandungan garam yang tinggi pada makanan akan memaksa ginjal untuk bekerja membuang natrium dan  menguras cairan. Sementara itu, kandungan capsaicin pada cabai atau makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan iritasi pada usus.

Untuk mencegah hal tersebut, jika menu makanan berbuka memiliki cita rasa asin dan pedas, kamu dapat berbuka dan sahur dalam porsi yang kecil agar kandungan garam atau capsaicin pada makanan tidak banyak masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, kamu juga dapat mulai mengurangi penggunaan garam, cabai, dan rempah berlebihan sebagai bahan makanan. 

Apa itu Dehidrasi?

Dehidrasi adalah sebuah kondisi dimana tubuh kekurangan cairan karena cairan yang diterima oleh tubuh lebih sedikit dibandingkan dengan cairan yang keluar. Kekurangan cairan ini dapat menyebabkan tubuh tidak berfungsi secara normal.  

Lebih jelasnya, mengutip dari RSUD Tripat, dehidrasi merupakan kondisi medis ketika tubuh kehilangan cairan dan elektrolit dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang dikonsumsi sehingga dapat meyebaban ketidakseimbaga dalam tubuh dan berisiko menyebabkan beberapa gangguan kesehatan khususnya pada sistem pencernaan, ginal, dan peredaran darah.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan dehidrasi, beberapa  diantaranya seperti kurang minum air, muntah-muntah, diare, melakukan aktivitas olahraga berat, cuaca yang panas, demam, infeksi, gangguan pencernaan, dan efek dari obat-obatan tertentu.

Keparahan dehidrasi yang dapat terjadi pada tubuh manusia memiliki beberapa tingkatan mulai dari dehidrasi ringan, sedang, hingga berat. Untuk dehidrasi rigan, tubuh akan kehilangan 3-5% cairan. Dehidrasi sedang kehilangan 6-9% cairan. Kemudian dehidrasi berat kehilangan lebih dari 10% cairan dalam tubuh.

Dehidrasi ringan biasanya tidak memberikan sinyal signifikan, sehingga tubuh manusia dapat melakukan mekanisme kompensasi untuk coba mempertahankan cairan, hal tersebut membuat tanda-tanda dehidrasi seringkali tidak terasa dan sering dikaitkan dengan penyebab lain seperti kurang tidur, pekerjaan menumpuk, ataupun yang lainnya.

Halaman:

Advertisement