Source : pexels.com/@yankrukov

7 Cara Mengajar Anak Membaca dan Menulis yang Efektif, Bunda Wajib Baca Ini

Mengajari anak-anak membaca dan menulis perlu teknik khusus supaya mereka mau belajar dan bisa lancar membaca dan menulis. Nah, untuk mengajari anak membaca dan menulis, yuk pelajari 7 cara yang sudah kami tulis di artikel ini!

26 Oktober 2026 Lili Y

Sebagai orang tua, tentu ingin tahu cara mengajar anak membaca dan menulis yang efektif, sehingga anak-anak merasa senang ketika di ajak belajar. Belajar sejak dini adalah salah satu hal terpenting bagi seorang anak dalam hidupnya.

Ketika kemampuan membaca tidak berkembang dalam semalam, maka banyak orang tua atau pendidik yang khawatir apakah mereka salah menggunakan metode belajar.

Perlu diingat memilih buku yang tepat dan cara terbaik untuk mengajar membaca dan menulis itu tergantung pada setiap anak.

7 Cara Mengajar Anak Membaca dan Menulis yang Efektif

Cara Mengajar Anak Membaca dan Menulis yang Efektif, Bunda Wajib Baca Ini
pexels.com/@yankrukov

Kesulitan membaca dapat menyebabkan hilangnya minat membaca sama sekali.

Untungnya, ada cara bagi orang tua untuk terlibat dalam pengembangan literasi anak dan berperan dalam membangun keterampilan membaca dan menulis.

Pada usia tujuh tahun, perjalanan membaca anak seharusnya sudah dimulai, sebagai pembaca dan penulis muda.

Namun untuk pengenalan huruf dan angka-angka bisa di mulai pada usia 4 tahun hingga 6 tahun.

Orang tua memainkan peran penting tidak hanya dalam mengembangkan keterampilan literasi anak-anak mereka, tetapi juga penting, menyediakan lingkungan yang tepat untuk belajar membaca dan menulis.

Jika Bunda masih tidak yakin dengan metode yang Bunda gunakan untuk membantu anak belajar menulis dan membaca, berikut adalah 7 tips dan cara efektif mengajar anak membaca dan menulis.

Cerita Dongeng Pendek untuk Anak SD SMP yang Menarik dan Penuh Makna

1. Memperkenalkan Huruf Alfabet dan Angka

Cara mengajar anak membaca dan menulis yang efektif
https://pixabay.com

Langkah awal mengajari anak membaca dan menulis adalah dengan memperkenalkan 26 huruf alfabet dan angka.

Ini penting karena dengan mengenal huruf alfabet, anak-anak akan lebih mudah untuk merangkai kata yang akan ditulis dan dibaca.

Orang tua perlu memperkenalkan setiap bentuk dan bunyi huruf alfabet dan angka.

Apabila si kecil sudah mengenal bentuk dan bunyi huruf alfabet dan angka, orang tua bisa mengarahkannya untuk menulis setiap huruf dan membacanya.

Supaya anak-anak bersemangat untuk menulis, gunakan alat tulis yang menarik namun sesuai dengan usia anak.

Menggunakan krayon dan spidol warna-warni akan membuat anak-anak tertarik untuk belajar menulis.

Setiap anak memiliki kemampuan menulis dan membaca berbeda-beda, jadi, jangan terlalu memaksa anak untuk menulis dan membaca secara sempurna pada awal memberi motivasi belajar.

Mengajari anak membaca tidak perlu hingga berjam-jam, karena anak-anak mudah bosan. Waktu 15 menit hingga 30 menit sangat cukup untuk mengajak sang buah hati belajar menulis dan membaca.

Asalkan dilakukan setiap hari, ini akan membuat si kecil terbiasa belajar dan pada akhirnya bisa lancar menulis dan membaca.

20 Ucapan Ulang Tahun Untuk Anak Penuh Doa dan Islami, Cocok Untuk Anak Laki Laki dan Perempuan

2. Mulai dengan Phonemic Awareness

Phonemic Awareness merupakan kemampuan untuk mendengar, mengidentifikasi, dan memanipulasi suara individu dalam kata-kata.

Membaca membutuhkan penyatuan pengetahuan anak tentang sistem suara bahasa dan huruf serta kombinasi huruf yang mewakili fonem yang berbeda.

Jika orang tua ingin anaknya bisa membaca dengan lancar, menerapkan teknik ini adalah pilihan yang tepat. Karena Kesadaran Fonemik adalah keterampilan terpenting untuk membaca dan perlu diajarkan sejak dini.

Para orang tua bisa menerapkan teknik ini dengan meminta sang anak mengucapkan bunyi dalam kata-kata, mengidentifikasi dan mengeja kata-kata berima, dan mengelompokkan kata-kata menjadi bunyi-bunyi individual.

Agar anak lebih mudah mengingat setiap huruf dan membacanya, orang tua bisa mengeja setiap huruf yang dibaca.

Dengan cara ini menunjukkan kepada anak bagaimana membaca huruf demi huruf, suara demi suara dan memadukan suara-suara saat membaca untuk membaca kata-kata yang belum dihafal oleh anak.

3. Menggunakan Kata-Kata yang Familiar

Anak-anak adalah peniru yang fasih, anak-anak memiliki kosakata dasar untuk memulai. Itulah mengapa belajar membaca dan menulis kata-kata yang sudah mereka kenal adalah awal yang baik.

Bunda bisa meminta sang anak menulis nama mereka, nama-nama orang sekitar, dan kata-kata familiar lainnya.

Lalu Bunda mengajari membaca dengan mengeja setiap huruf yang ditulis anak untuk diikuti untuk dibaca.

Dengan menggunakan kata-kata familiar akan memudahkan anak menghafal setiap huruf yang dibaca dan ditulis.

Tidak perlu terlalu banyak kata yang ditulis dan dibaca dalam sekali waktu, karena terlalu banyak kata dapat membebani anak.

Pastikan setiap belajar membaca dan menulis, para orang tua tidak memaksa anak untuk menulis dan membaca terlalu banyak kata atau bahkan kalimat.

Mulailah dengan membuat mereka mengeluarkan istilah tunggal sebelum melanjutkan ke frasa dan kalimat.

4. Berlatih Membaca Bersama

Salah satu cara mengajari anak membaca adalah dengan berlatih membaca bersama.

Seperti yang kita tahu bahwa anak adalah peniru terbaik. Jika anak sering melihat sang ibu atau ayah membaca, maka secara alami mereka juga meniru kegiatan orang tuanya.

Apabila Bunda bukanlah pembaca yang rajin, buatlah upaya untuk membuat anak-anak melihat Bunda membaca setidaknya beberapa menit setiap hari.

Untuk menarik minat baca anak, orang tua bisa membaca buku masak, buku cerita, Al Quran atau Alkitab bersama anak-anak.

Ini akan menunjukan kepada anak-anak bahwa membaca adalah suatu yang penting dilakukan.

Saat Bunda membaca bersama anak , pertimbangkan untuk meminta mereka mengulangi kata atau kalimat yang Bunda baca, sesekali sambil Bunda mengikuti dengan jari Bunda.

Halaman: