Advertisement
Source : Pexels/@Karolina Grabowska

11 Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Gaji Kecil agar Tidak Boros

Ada banyak cara untuk mengatur keuangan pribadi terutama jika gaji Anda cukup minim. Di artikel ini, akan menjelaskan cara mengelola keuangan agar Anda tidak kesulitan, simak terus ya!

18 Oktober 2023 Ririn

c. Tetapkan Batasan untuk PengeluaranVariabel

  • Pengeluaran variabel adalah biaya yang jumlahnya bisa berbeda setiap bulannya. Misalnya, Anda mungkin menghabiskan lebih banyak untuk hiburan di bulan tertentu dan lebih sedikit di bulan lainnya.
  • Tentukan seberapa banyak Anda bersedia menghabiskan untuk setiap kategori pengeluaran variabel dan usahakan untuk tidak melebihi batasan tersebut.

d. Selalu Tinjau dan Sesuaikan Anggaran Sesuai Kebutuhan.

Kondisi keuangan Anda bisa jadi tidak stabil. Mungkin ada kenaikan gaji, atau mungkin ada pengeluaran mendadak yang perlu dihadapi.

Oleh karena itu, penting untuk meninjau anggaran Anda secara reguler dan membuat penyesuaian jika diperlukan.

2. Utamakan Kebutuhan daripada Keinginan

Mengutamakan kebutuhan daripada keinginan merupakan cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil yang berikutnya.

Dengan mengutamakan kebutuhan, Anda akan terhindar membeli barang-barang yang tidak Anda butuhkan hanya karena Anda menginginkannya.

Dengan memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan dan memiliki anggaran yang jelas, Anda akan lebih mudah mengendalikan keuangan Anda dan memastikan bahwa pengeluaran tidak melebihi pendapatan.

Berikut ini adalah langkah-langkah agar Anda tetap fokus untuk memenuhi kebutuhan saja:

a. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

  • Kebutuhan adalah hal-hal yang esensial untuk hidup Anda, seperti makanan, tempat tinggal, dan transportasi.
  • Keinginan adalah hal-hal yang Anda inginkan tetapi bisa hidup tanpanya, seperti pakaian merek terbaru atau gadget terbaru.

b. Fokuslah pada Kebutuhan Dasar dan Hindari Pengeluaran Impulsif.

  • Sebelum membeli sesuatu, tanyakan pada diri Anda apakah itu kebutuhan atau keinginan. Jika itu hanya keinginan, pertimbangkan apakah Anda benar-benar membutuhkannya saat ini atau bisa menundanya untuk kemudian hari.
  • Hindari belanja impulsif, yang sering kali dilakukan tanpa perencanaan dan dapat mengganggu anggaran Anda. Salah satu cara untuk menghindari ini adalah dengan memberi diri Anda “waktu tunggu” sebelum membeli barang mahal atau tidak perlu.

Jika setelah beberapa hari Anda masih merasa perlu untuk membeli, barulah pertimbangkan untuk melakukannya.

3. Buat Dana Darurat

Untuk sebagian orang mungkin dana darurat tidak menjadi prioritas. Namun, membuat dana darurat merupakan salah satu cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil yang penting untuk dilakukan.

Dengan memprioritaskan dana darurat dan menghindari utang konsumtif, Anda akan memiliki keamanan finansial yang lebih baik dan terlindungi dari risiko utang yang membebani.

Di bawah ini dipaparkan langkah-langkah untuk membuat dana darurat yang efektif:

a. Sisihkan Sebagian Pendapatan

  • Dana darurat adalah tabungan yang disiapkan khusus untuk menghadapi keadaan darurat, seperti kehilangan pekerjaan, kecelakaan, kerusakan mendadak pada properti, atau kondisi kesehatan yang mendadak.
  • Sebagian besar ahli keuangan menyarankan memiliki dana darurat yang dapat menutupi pengeluaran Anda selama 3 hingga 6 bulan. Misalnya, jika pengeluaran bulanan Anda adalah Rp 5 juta, maka Anda harus memiliki dana darurat antara Rp 15 juta hingga Rp 30 juta.
  • Tentukan persentase tertentu dari pendapatan Anda untuk disisihkan ke dana darurat setiap bulannya. Misalnya, Anda bisa menentukan 10% dari pendapatan Anda setiap bulan untuk dana ini.

b. Dana Darurat Bisa Membantu Menghindari Utang

Dengan memiliki dana darurat, Anda tidak perlu mengambil pinjaman atau utang saat menghadapi situasi darurat.

Hal ini mencegah Anda terjerat dalam utang dan bunga yang dapat membebani keuangan Anda di masa depan.

4. Hindari Utang Konsumtif

Menghindari utang adalah salah satu cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil yang sangat penting untuk diterapkan. Jeratan utang bisa tidak berujung dan membawa kesulitan finansial tanpa disadari.

Hindari pinjaman atau kredit konsumtif untuk hal-hal yang tidak esensial. Utang konsumtif adalah pinjaman yang digunakan untuk membeli barang-barang konsumsi seperti gadget, pakaian, liburan, dll.

Meskipun mungkin menarik untuk membeli barang-barang ini dengan kredit, hal ini seringkali membebani keuangan Anda di masa depan, terutama jika Anda kesulitan dalam pembayarannya.

Selalu pertimbangkan apakah Anda benar-benar membutuhkan barang yang ingin dibeli dengan kredit atau apakah Anda bisa menunggu dan menabung untuk membelinya.

Tips Mengatur Keuangan Anti Ribet Biar Nggak Galau di Akhir Bulan

5. Pilih Transportasi Hemat

Memiliki sarana transportasi pribadi memang lebih praktis dan memudahkan mobilitas Anda.

Namun, jika Anda tidak perlu mobilitas tinggi saat bekerja maka memilih mode transportasi bisa menjadi salah satu cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil.

Halaman:

Advertisement