Advertisement
Source : unsplash.com/@sandragabriel

Cara Menghitung Gaji Prorate Karyawan beserta Contoh Perhitungannya yang Benar

Pelajari cara menghitung gaji prorate karyawan beserta rumus dan contoh perhitungannya agar proses penggajian lebih akurat sesuai ketentuan perusahaan.

13 Juli 2026 Lailla

Kesalahan Saat Menghitung Gaji Prorate Karyawan

Meskipun sudah ada panduan rumus untuk menghitung gaji prorate, masih ada kesalahan yang seringkali terjadi seperti:

  1. Mengabaikan tanggal cut-off payroll perusahaan. Perhitungan didasarkan kalender 1-30 atau 1-31. Padahal, seharusnya perhitungan dilakukan mengikuti tanggal cut-off payroll sehingga kasus salah bayar atau underpayment bisa dihindari.
  2. Turut menghitung tunjangan tidak tetap pada gaji prorate. Biasanya, uang makan dan uang transportasi karyawan diikutkan. Padahal, komponen tidak tetap tersebut sifatnya conditional (tergantung kehadiran riil). Jika di-prorate secara struktural, karyawan berisiko terkena pemotongan ganda.
  3. Tidak konsisten menerapkan metode, misalnya perusahaan terkadang menggunakan metode hari kerja dan metode jam kerja secara bergantian tanpa dasar kebijakan tertulis. Hal ini bisa merugikan karyawan dan melanggar asas kepastian hukum ketenagakerjaan.
  4. Tidak mencantumkan metode prorate pada kontrak kerja atau perjanjian kerja, sehingga saat karyawan menemukan ada selisih perhitungan, karyawan tidak bisa mengajukan komplain secara formal.
  5. Keliru membedakan basis gaji pokok dan gaji kotor. Hal ini bisa berpengaruh pada hasil perhitungan upah per jam.

Penutup

Demikian informasi cara menghitung gaji prorate karyawan yang dapat kamu jadikan sebagai acuan dalam memberikan hak para pekerja.

Untuk memudahkan perhitungan,pemerintah telah memberikan formula baku lewat metode jam kerja 1/173 (Kepmenakertrans No. KEP.102/MEN/VI/2004).

Sementara itu, metode hari kerja efektif merupakan praktik umum yang biasa dipakai perusahaan karena lebih mudah dipahami karyawan, walaupun tidak ada aturan secara eksplisit dalam regulasi.

Sebagai pemilik bisnis atau HR, pastikan untuk menerapkan aturan yang dipilih secara konsisten dan transparan agar kepatuhan hukum perusahaan tetap terjaga dan terhindar dari masalah di kemudian hari.

Dapatkan informasi lain terkait pemberian gaji bagi karyawan dan tips kerja lainnya di blog Mamikos. Semoga bermanfaat. 💰

FAQ

Apakah gaji prorate wajib menurut hukum di Indonesia?

Tidak ada kewajiban eksplisit dalam UU Ketenagakerjaan yang mewajibkan skema prorate. Praktik ini lahir dari prinsip “no work, no pay” pada Pasal 93 UU Ketenagakerjaan, dan penerapannya diserahkan pada kebijakan internal perusahaan yang idealnya dituangkan dalam kontrak kerja atau Peraturan Perusahaan.

Apakah gaji prorate berlaku untuk karyawan tetap maupun kontrak?

Ya. Prorate berlaku untuk karyawan tetap (PKWTT) yang baru masuk atau resign di tengah bulan, maupun karyawan kontrak (PKWT) termasuk untuk perhitungan uang kompensasi kontrak yang berakhir sebelum genap 12 bulan.

Metode mana yang paling akurat antara hari kalender, hari kerja, atau jam kerja?

Metode jam kerja paling presisi karena berbasis unit waktu terkecil, sehingga cocok untuk karyawan shift atau paruh waktu. Namun metode hari kerja paling umum dipakai karena lebih mudah dipahami karyawan tanpa mengurangi keadilan perhitungan.

Bagaimana jika perusahaan tidak mencantumkan metode prorate dalam kontrak?

Karyawan berhak menanyakan dasar perhitungan ke HR. Sebaiknya metode ini selalu dipastikan sejak awal masa kerja.

Referensi:


Halaman:

Advertisement