Advertisement
Source : pexels.com/@olia-danilevich

Cara Menghitung Pemasukan dan Pengeluaran Pribadi Per Bulan yang Mudah dan Cepat

Periksa catatan keuangan adalah tindakan untuk menentukan apakah keadaan keuangan Anda dalam keadaan sehat atau sedang mengalami masalah. Simak cara menghitung pemasukan dan pengeluaran agar catatan keuangan Anda tetap stabil.

17 Oktober 2023 Adara

4. Catat Pengeluaran

Tips/cara menghitung pemasukan dan pengeluaran keempat, catat semua pengeluaran Anda.

Ini mencakup semua biaya sehari-hari seperti makanan, transportasi, tagihan, belanja, dan bahkan hiburan. Pastikan Anda mencatat setiap transaksi dengan rinci.

5. Atur Kategori

Setelah mencatat pendapatan dan pengeluaran Anda, saatnya mengelompokkan transaksi ke dalam kategori. Ini akan membantu Anda memahami dengan lebih baik bagaimana Anda menghabiskan uang Anda.

Contoh kategori termasuk makanan, transportasi, tagihan, hiburan, dan lain-lain. Mengelompokkan transaksi ini membantu Anda memiliki gambaran yang lebih jelas tentang di mana uang Anda sebenarnya pergi.

Contoh Manajemen Keuangan dalam Kehidupan Sehari-hari, Belajar Kelola Keuangan Yuk!

6. Buat Rencana Anggaran

Setelah Anda memiliki kategori pengeluaran, langkah selanjutnya adalah membuat rencana anggaran. Ini berarti menentukan berapa banyak uang yang akan dialokasikan untuk setiap kategori setiap bulan.

Rencana anggaran merupakan cara menghitung pemasukan dan pengeluaran yang dapat membantu mengendalikan pengeluaran dan memastikan Anda tidak menghabiskan lebih dari yang Anda peroleh.

Ini juga memungkinkan Anda untuk menyimpan sebagian dari pendapatan Anda.

7. Pantau dan Evaluasi

Langkah terakhir adalah terus memantau dan mengevaluasi buku catatan keuangan Anda secara berkala, misalnya, setiap bulan.

Ini membantu Anda melihat apakah Anda telah mencapai tujuan keuangan Anda dan apakah ada area di mana Anda bisa menghemat lebih banyak.

Jika Anda melihat bahwa Anda melebihi anggaran dalam beberapa kategori, Anda dapat membuat perubahan untuk memperbaiki situasi tersebut.

Cara Menghitung Pemasukan dan Pengeluaran Menggunakan 3 Rumus Alokasi Gaji

1. Aturan 50-30-20

Aturan 50-30-20 adalah panduan sederhana untuk mengelola gaji Anda dengan bijak. Cara menghitung pemasukan dan pengeluaran ini akan membagi gaji bulanan Anda menjadi tiga bagian:

50% untuk Kebutuhan Dasar (Needs)

Setengah dari gaji Anda, atau 50%, sebaiknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar Anda.

Ini mencakup hal-hal seperti sewa atau cicilan rumah, tagihan utilitas (listrik, air, gas), makanan, transportasi, asuransi kesehatan, dan pembayaran utama lainnya.

Kebutuhan dasar adalah biaya yang harus Anda bayar untuk menjalani kehidupan sehari-hari dan mempertahankan keamanan dan kesejahteraan Anda.

30% untuk Keinginan (Wants)

Tiga puluh persen, atau 30%, dari gaji Anda dapat dialokasikan untuk keinginan. Ini mencakup segala sesuatu yang Anda inginkan, tetapi bukan kebutuhan esensial.

Misalnya, hiburan, makan di luar, berbelanja, liburan, atau kegiatan rekreasi. Ini adalah bagian dari uang Anda yang dapat digunakan untuk mengejar kebahagiaan dan kesenangan pribadi.

20% untuk Tabungan dan Pembayaran Utang (Savings and Debt Payment)

Dua puluh persen, atau 20%, dari gaji Anda harus disisihkan untuk tabungan dan pembayaran utang.

Ini termasuk menyimpan uang untuk dana darurat, investasi jangka panjang, atau membayar utang seperti kartu kredit atau pinjaman.

Tabungan dan pengurangan utang membantu Anda membangun kekayaan dan merasa lebih aman secara finansial.

5 Cara Mengatur Keuangan di Perantauan yang Bisa Dicoba Anak Kos

2. Aturan 80-20

Aturan 80-20 adalah cara menghitung pemasukan dan pengeluaran dengan prinsip sederhana yang membantu Anda mengelola gaji Anda dengan bijak.

Menurut aturan ini, Anda membagi gaji bulanan Anda menjadi dua bagian:

80% untuk Kebutuhan (Needs)

Delapan puluh persen, atau 80%, dari gaji Anda sebaiknya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar Anda.

Ini mencakup biaya seperti sewa atau cicilan rumah, tagihan utilitas (listrik, air, gas), makanan, transportasi, asuransi kesehatan, dan pembayaran utama lainnya.

Kebutuhan dasar adalah biaya yang Anda harus bayar untuk menjalani kehidupan sehari-hari dan menjaga keamanan serta kesejahteraan Anda.

20% untuk Tabungan dan Keinginan (Savings and Wants)

Dua puluh persen, atau 20%, dari gaji Anda sebaiknya digunakan untuk tabungan dan keinginan.

Dengan 20% ini, Anda dapat menyisihkan uang untuk dana darurat, investasi, atau membayar utang. Sisanya dapat digunakan untuk memenuhi keinginan seperti hiburan, makan di luar, berbelanja, atau liburan.

3. Aturan 40-30-20-10

Aturan 40-30-20-10 adalah cara menghitung pemasukan dan pengeluaran yang membantu Anda mengatur gaji Anda dengan bijak. Menurut aturan ini, Anda membagi gaji bulanan Anda menjadi empat bagian:

40% untuk Kebutuhan Dasar (Needs)

Empat puluh persen, atau 40%, dari gaji Anda dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar Anda.

Ini termasuk biaya seperti sewa atau cicilan rumah, tagihan utilitas (listrik, air, gas), makanan, transportasi, asuransi kesehatan, dan pembayaran utama lainnya.

Kebutuhan dasar adalah biaya yang harus Anda bayar untuk menjalani kehidupan sehari-hari dan menjaga keamanan serta kesejahteraan Anda.

Halaman:

Advertisement