Cara Menghitung Volume Pondasi Cakar Ayam, Batu Kali, dan Tapak yang Benar
Pondasi yang kuat akan membuat bangunan atau rumah di atasnya beridri kokoh.
- Pondasi adalah bagian paling penting untuk menyalurkan beban bangunan ke tanah; ada 3 jenis utama: pondasi cakar ayam, pondasi batu kali, dan pondasi tapak.
- Setiap jenis punya rumus volume dan kegunaan berbeda: cakar ayam (V = P × L × T; cocok tanah lembek dan dilengkapi perhitungan bahan seperti semen, pasir, split, besi), batu kali (V = luas penampang × jumlah panjang; luas penampang = (lebar atas + lebar bawah) × tinggi / 2; umum untuk beban sedang), tapak (V = ((t1 × t2)/2) × ss × ss; cocok tanah keras dan berupa beton bertulang).
- Perhitungan akurat penting untuk kestabilan dan menghindari penipuan; contoh perhitungan disediakan di artikel, namun konsultasi dengan ahli direkomendasikan sebelum pelaksanaan.
Sebelum sebuah bangunan, entah itu rumah, sekolah, puskesmas, gedung besar, berdiri maka ada bagian pertama yang harus dibangun, yaitu pondasi.
Nah, pondasi hadir dalam beberapa jenis tergantung kebutuhannya. Ada 3 jenis pondasi yang dikenal banyak orang yaitu cakar ayam, batu kali, dan tapak.
Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara menghitung volume pondasi cakar ayam, batu kali, dan tapak yang benar. Yuk, simak dengan seksama! 🏠
Daftar Isi
- Yuk, Pelajari Cara Menghitung Volume Pondasi Cakar Ayam, Batu Kali, dan Tapak Di Sini!
- 3 Jenis Pondasi, Cara Hitung, dan Contoh Perhitungannya
- 1. Pondasi Cakar Ayam
- Cara Menghitung Volume Pondasi Cakar Ayam
- 2. Pondasi Batu Kali
- Cara Menghitung Volume Pondasi Batu Kali
- 3. Pondasi Tapak
- Cara Menghitung Volume Pondasi Tapak
- Itulah Cara Menghitung Volume Pondasi Cakar Ayam, Batu Kali, dan Tapak yang Benar
Yuk, Pelajari Cara Menghitung Volume Pondasi Cakar Ayam, Batu Kali, dan Tapak Di Sini!

Pondasi merupakan bagian rumah ataupun bangunan yang paling penting. Pondasi berfungsi sebagai penopang utama yang menyalurkan beban bangunan ke tanah secara merata, sehingga dapat mencegah terjadinya retak, amblas, atau kerusakan struktur di kemudian hari.
Maka dari itu, perhitungan pondasi pun harus akurat sehingga bisa menopang beban bangunan di atasnya.
Pondasi terbagi menjadi tiga jenis, yaitu pondasi cakar ayam, pondasi batu kali, dan pondasi tapak. Cara menghitung volume dan contoh perhitungannya bisa kamu baca di bagian berikut ini:
3 Jenis Pondasi, Cara Hitung, dan Contoh Perhitungannya
Berikut ini 3 jenis pondasi untuk membangun rumah atau bangunan yang perlu kamu ketahui, lengkap dengan cara hitung dan juga contoh perhitungannya:
1. Pondasi Cakar Ayam

Pondasi cakar ayam merupakan salah satu struktur pondasi yang terinspirasi dari alam. Kaki ayam berukuran kecil yang bisa menopang badannya yang besar diaplikasikan pada pembuatan pondasi bangunan.
Pondasi ini memegang peranan krusial pada pembangunan di area tanah yang lembek. Pondasi cakar ayam mampu mencengkeram kuat tanah guna mempertahankan keseimbangan bangunan pada tanah yang lembek.
Salah satu ciri khas dari pondasi cakar ayam adalah adanya pipa-pipa yang menyerupai bentuk cakar ayam.
Pipa-pipa ini ditanam di bawah pelat dan merupakan bagian yang membuat struktur pondasi mampu mensupport beban bangunan di atas.
Cara Menghitung Volume Pondasi Cakar Ayam
Agar bisa memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang bangunan di atasnya, pondasi cakar ayam harus memiliki volume yang memenuhi perhitungan rumus di bawah ini:
Volume Pondasi Cakar Ayam (V) = P x L x T
Keterangan:
- V = volume pondasi per buahnya (m3)
- P = panjang pondasi (m)
- L = lebar pondasi (m)
- T = tebal pondasi (m)
Terlihat rumus di atas sama saja seperti volume bangun ruang persegi panjang. Namun, ada bahan-bahan seperti semen, pasir, split, dan besi yang harus dikombinasikan dengan perhitungan yang tepat pula.
Berikut ini rumus perhitungan untuk masing-masing bahan:
Pasir
0,54 x V
Besi

Halaman:



