Cara Mengisi Dapodik 2026/2027: Jadwal, Berkas yang Dibutuhkan untuk Siswa PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA
Simak cara mengisi Dapodik 2026/2027 lengkap dengan jadwal, berkas yang dibutuhkan, serta panduan pengisian data siswa PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA.
- Dapodik adalah sistem pendataan pendidikan nasional (Kemendikdasmen) yang menyimpan data siswa, PTK, rombongan belajar, kurikulum, sarana/prasarana, dan jadi rujukan kebijakan (KIP/PIP, tunjangan guru, SPM); data akurat penting untuk kelayakan bantuan dan kebijakan.
- Langkah utama pengisian: unduh & instal aplikasi Dapodik terbaru lalu patch, registrasi dengan kode sekolah untuk tarik prefill, tambah peserta didik lewat sumber Dapodik/EMIS/Non‑Dapodik, gunakan formulir PDF/Excel jika koneksi lemah, lengkapi data bertahap dan lakukan validasi lalu sinkronisasi memakai akun kepala sekolah (siapkan file Excel untuk percepat input).
- Siapkan berkas sesuai jenjang (umum: akta kelahiran, KK, ijazah/SKL atau rapor, NISN, KTP orang tua, KIP/PKH jika ada); hindari kesalahan umum seperti salah tulis NISN/NIK/KK atau nomor registrasi akta; data semester sebelumnya otomatis terbawa, dan rilis Dapodik diperkirakan pertengahan Juli 2026—pantau situs resmi.
Cara mengisi Dapodik 2026/2027 banyak dicari oleh guru, operator sekolah, atau bahkan orang tua yang ingin tahu terkait data anak di sistem pendidikan nasional. 🖥 💻
Agar tidak salah memahami informasi, simak cara pengisiannya berikut ini.
Daftar Isi
Cara Mengisi Dapodik 2026/2027

Data Pokok Pendidikan atau Dapodik merupakan sistem pendataan yang dikelola pemerintah, yaitu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dapodik mengelola informasi penting seperti data siswa, guru, tenaga kependidikan, rombongan belajar, kurikulum, kondisi sekolah, data pembelajaran, bahkan sarana dan prasarana sekolah yang datanya terintegrasi di seluruh Indonesia.
Ternyata, data yang akurat di Dapodik sangat penting. Adanya kesalahan seperti nomor KK yang tertukar dengan NIK bisa berdampak pada status kelayakan siswa jika ingin mendaftar KIP dan PIP.
Selain itu, data pada Dapodik juga menjadi rujukan kebijakan pemerintah seperti tunjangan profesi guru hingga pemetaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan di tingkat nasional.
Panduan resmi aplikasi Dapodik 2026 juga mencantumkan informasi bahwa data yang sudah dikirim sekolah ke server pusat pada semester sebelumnya akan disimpan.
Jadi, ketika login di aplikasi Dapodik terbaru, pengisian data tidak dilakukan dari nol karena hanya perlu melengkapi data yang belum terisi.
Melihat fungsi Dapodik yang sangat penting, pembaruan data di Dapodik terus dilakukan.
Pastikan kamu tahu jadwal rilis dan sinkronisasinya, ya. 📅
Ikuti langkah pengisian data Dapodik 2026 berikut ini agar prosesnya lancar.
1. Download dan Instal Aplikasi Terbaru Dapodik
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengunduh aplikasi terbaru Dapodik dan menginstalnya.
Installer Dapodik versi terbaru bisa didapatkan di website resmi https://dapo.kemendikdasmen.go.id/ pada bagian unduhan, kemudian lakukan instalasi sesuai petunjuk.
Lanjutkan proses ini dengan mengunduh Patch Dapodik versi 2026 di laman website sebelumnya. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit.
Lakukan login dengan menggunakan akun yang sudah terdaftar dan pilih semester aktif sesuai tahun ajaran yang berjalan.
Masukkan username dan password akun operator sekolah dan pastikan koneksi internet stabil saat akan melakukan sinkronisasi.
Setelah memperbarui data sekolah (alamat, nomor telepon, status sekolah, akreditasi, kurikulum, kepala sekolah), kemudian dilakukan proses input peserta didik baru.
2. Registrasi dan Tarik Data Prefill
Proses registrasi dilakukan dengan kode registrasi sekolah untuk bisa memuat ulang data sekolah dari server pusat.
Jangan remehkan proses ini karena data yang sudah pernah dimasukkan pada semester lalu secara otomatis akan termuat. Tugas operator adalah melengkapi bagian yang kosong.
3 .Penambahan Data Siswa Baru
Untuk menambah siswa baru, operator perlu masuk ke laman Manajemen Sekolah (SPDATADIK), kemudian memilih menu ‘Aplikasi’, lalu PD baru. Operator juga akan diminta untuk menentukan sumber data yang sesuai kondisi siswa berdasarkan tiga menu berikut:
- Dapodik: untuk siswa pindahan dari sekolah lain yang sudah memakai sistem Dapodik
- EMIS: untuk siswa yang sebelumnya bersekolah di madrasah di bawah Kemenag
- Non Dapodik: untuk peserta didik yang belum pernah terdata, misalnya lulusan PKBM atau sekolah kecil
Setelah data siswa berhasil didaftarkan di SPDATADIK, data tersebut kemudian ditarik ke aplikasi Dapodik lokal menggunakan menu ‘Tarik Data’. Siswa pun bisa dimasukkan ke rombongan belajar yang sesuai.
Ingin tips agar proses ini lebih cepat?
- Siapkan file Excel yang sudah dilengkapi data nama siswa dan asal sekolah, sehingga proses seleksi data tidak memakan banyak waktu.
- Lakukan input data siswa secara bertahap dan tidak dalam sekali duduk.
- Jangan khawatir apabila menjumpai data siswa yang masih invalid pada tahap awal asalkan siswa sudah berhasil masuk ke dalam sistem. Nantinya, data tersebut bisa diperbaiki bertahap.
4. Lengkapi Formulir Peserta Didik dan PTK
Pengisian data Dapodik memang bisa dilakukan melalui aplikasi. Namun, ada alternatif lain yaitu melalui formulir cetak yang tersedia dalam format PDF dan Excel dari website https://dapo.kemendikdasmen.go.id/.
Mekanisme pengisian secara manual ini memudahkan sekolah yang koneksi internetnya terbatas. Selain itu, orang tua atau siswa dapat mengisi formulir terlebih dahulu sebelum datanya dimasukkan operator.
5. Validasi dan Sinkronisasi
Sudah mengisi semua data sesuai kondisi di lapangan? Langkah terakhir yang perlu ditempuh adalah melakukan sinkronisasi menggunakan akun kepala sekolah.
Pada proses ini, data dari server lokal akan dikirim ke server pusat Kemendikdasmen sekaligus menjadi penentu data sekolah sudah tercatat resmi di Satu Data Pendidikan Indonesia.
Jadwal Rilis dan Sinkronisasi Data Dapodik
Tanggal peluncuran aplikasi Dapodik untuk semester ganjil TA 2026/2027 belum dirilis secara resmi sampai artikel ini ditulis.
Namun, berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, aplikasi Dapodik diperkirakan akan tersedia pertengahan bulan Juli 2026 menjelang dimulainya aktivitas sekolah semester baru.
Perlu kamu ketahui bahwa sinkronisasi Dapodik untuk data semester genap TA 2025/2026 resmi ditutup pada awal Juli 2026. Setelah penutupan tersebut, sekolah tidak bisa melakukan sinkronisasi sebelum aplikasi terbaru secara resmi dirilis.
Jangan khawatir jika saat ini kamu belum bisa mengisi data Dapodik, ya. Terus pantau informasi dari laman dapo.kemendikdasmen.go.id atau grup operator sekolah di daerahmu.
Seringkali jadwal rilis dan deadline sinkronisasi data Dapodik diberitahukan melalui surat dari Dinas Pendidikan setempat secara resmi.
Berkas yang Dibutuhkan per Jenjang Pendidikan
Kelengkapan berkas saat pendaftaran pada jenjang PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA berbeda. Oleh karena itu, pahami berkas yang diperlukan agar data yang diinput tidak mengalami masalah.
Secara umum, dokumen ini perlu disiapkan oleh siswa beserta fungsinya:
- Akta Kelahiran: nama lengkap dan tanggal lahir
- Kartu Keluarga: NIK dan hubungan keluarga
- Nomor Induk Siswa Nasional (jika sudah ada): identitas unik siswa di skala nasional
- Ijazah jenjang sebelumnya (jika ada): riwayat pendidikan
- Kartu Indonesia Pintar (KIP): data bantuan pendidikan
- Kartu PKH (jika ada): verifikasi bantuan sosial
- Pas foto: administrasi sekolah
- Surat pindah sekolah (jika mutasi): riwayat perpindahan
Selain itu, berkas ini juga perlu disiapkan untuk setiap jenjang.
Berkas Dapodik Jenjang PAUD dan TK
Siapkan dokumen yang biasanya diminta ketika mendaftar PAUD dan TK berikut ini:
- Akta kelahiran atau surat keterangan laporan kelahiran dari pihak berwenang
- Kartu Keluarga (KK)
- KTP ayah dan ibu
- Kartu PKH, KPS, atau KKS (jika ada)
- Data kebutuhan khusus (jika ada)
Berkas Dapodik Jenjang SD atau MI
Calon peserta didik SD atau MI yang sudah pernah terdaftar pada jenjang PAUD sebenarnya bisa langsung melakukan proses tarik data dari Dapodik.
Namun, bagi siswa yang datanya belum pernah tercatat, data siswa akan diinput sebagai peserta didik baru. Dokumen yang wajib disiapkan meliputi:
- Akta kelahiran atau surat keterangan lahir
- Kartu Keluarga (KK) yang mencantumkan NIK anak
- Rapor, ijazah, atau surat keterangan dari TK/PAUD asal (jika ada)
- KTP orang tua
- Surat rekomendasi dari psikolog (khusus calon siswa yang berusia kurang dari 6 tahun saat mendaftar)
Berkas Dapodik Jenjang SMP
Dokumen yang perlu disiapkan untuk jenjang SMP meliputi:
- Akta kelahiran
- Ijazah SD atau Surat Keterangan Lulus (SKL) apabila ijazah belum diterbitkan
- Kartu Keluarga, terutama bagi siswa yang mendaftar jalur domisili atau jalur mutasi anak guru
- Rapor kelas 6 dan bukti prestasi akademik/non-akademik bagi siswa yang mendaftar jalur prestasi
- NISN dan data sekolah asal (jika diminta)
- Kartu PKH, KPS, atau KKS (jika ada)
- KTP ayah dan ibu
Pahami bahwa terdapat beberapa jalur yang dibuka untuk jenjang SMP, seperti jalur zonasi yang didasarkan jarak domisili, jalur afirmasi bagi keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas, jalur prestasi berdasarkan nilai rapor atau piagam, serta jalur mutasi untuk siswa yang yang orang tuanya berpindah tugas kerja.
Jadi, jangan lupa siapkan dokumen tambahan sesuai pilihan jalur masuk SMP yang kamu ambil.
Berkas Dapodik Jenjang SMA atau SMK
Berkas yang perlu disiapkan pada jenjang SMA dan SMK hampir sama seperti jenjang SMP, yaitu:
- Akta kelahiran
- Ijazah SMP atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
- Kartu Keluarga (KK), NISN, dan rapor
- Kartu PKH, KPS, atau KKS (jika ada)
- KTP orang tua/wali, untuk verifikasi identitas dan hubungan keluarga
- Pas foto sesuai ketentuan sekolah
Keperluan berkas di atas bisa berbeda formatnya antar daerah. Pastikan kamu mengecek daftar berkas yang diperlukan beserta format pengumpulannya.
Kesalahan Saat Pengisian Formulir Data Dapodik
Hindari melakukan kesalahan berikut saat mengisi formulir di Dapodik:
1. Keliru mengisi NISN, NIK, dan KK
Jangan sampai tertukar saat mengisi NISN yang formatnya 10 digit, dengan NIK dan Nomor KK yang sama-sama berformat 16 digit namun fungsinya berbeda.
Pastikan kamu mengecek penulisan angkanya satu per satu dan memeriksa bahwa tidak ada data yang tertukar.
2. Tidak cermat dalam mengisi nomor registrasi akta kelahiran
Nomor registrasi akta kelahiran biasanya terletak pada bagian tengah atas lembar kutipan akta, sehingga berbeda dari nomor akta tersebut.
3. Pengisian data asal sekolah dan nomor peserta ujian
Bagi peserta didik baru, pengisian data pada kolom tersebut ditulis dengan nama sekolah jenjang sebelumnya.
Namun, peserta didik yang statusnya mutasi perlu mengisi data dengan nama sekolah sebelum pindah ke sekolah yang baru.
4. Tidak menggunakan salinan atau fotokopi dokumen yang jelas
Siapkan dokumen fotokopi yang jelas terbaca agar proses pengisian data tidak terhambat.
5. Penulisan identitas berbeda
Tulis identitas secara konsisten seperti nama serta tempat dan tanggal lahir pada akta kelahiran, KK, dan dokumen sekolah.
Penutup
Demikian informasi terkait cara mengisi Dapodik 2026/2027 yang perlu kamu ketahui. Jangan lupa untuk menyesuaikan jenis dokumen dengan jenjang.
Proses pengisiannya terlihat mudah, tetapi membutuhkan ketelitian. Sebaiknya kamu mulai menyiapkan dokumen-dokumen yang lengkap dan valid. Hindari melakukan sinkronisasi mendekati batas waktu penutupan.
Ikuti tahapan pengisian data Dapodik sesuai prosedur dan hubungi operator sekolah atau pihak terkait apabila mengalami masalah. Pantau terus jadwal resmi Dapodik 2026/2027 agar tidak ketinggalan.
Kamu juga bisa mendapatkan informasi lainnya tentang dunia pendidikan di blog Mamikos. Semoga bermanfaat. 🖱️💾
FAQ
Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, aplikasi diperkirakan rilis pertengahan Juli 2026. Sampai artikel ini ditulis, belum ada tanggal resmi dari Kemendikdasmen.
Ya. Data hasil sinkronisasi semester sebelumnya akan dipaket ulang oleh server pusat, sehingga operator hanya perlu melengkapi data yang belum terisi, bukan input ulang dari awal.
“Dapodik” dipakai untuk siswa pindahan dari sekolah yang sudah pakai sistem Dapodik, “EMIS” untuk siswa dari madrasah di bawah Kemenag, dan “Non Dapodik” untuk siswa yang benar-benar baru dan belum pernah tercatat di kedua sistem tersebut.
Tidak selalu. Dokumen dasar seperti akta kelahiran, KK, dan ijazah/SKL berlaku umum, tapi persyaratan tambahan tergantung jalur pendaftaran (zonasi, afirmasi, prestasi, mutasi) dan kebijakan teknis masing-masing pemerintah daerah.
Sekolah biasanya menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai pengganti sementara, selama ketentuan ini diperbolehkan dalam petunjuk teknis SPMB daerah setempat.
Referensi:
Panduan Lengkap Pengisian Aplikasi Dapodik Versi 2026 [Daring]. Tautan: https://obj.pauddasmen.id/dapodik/Panduan_Lengkap_Aplikasi_Dapodik_versi_2026.pdf
Kapan Dapodik 2026 Dibuka? Ini Prediksi Jadwal Rilis dan Berkas Siswa Baru yang Wajib Disiapkan [Daring]. Tautan: https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/citizen/pr-7010330812/kapan-dapodik-2026-dibuka-ini-prediksi-jadwal-rilis-dan-berkas-siswa-baru-yang-wajib-disiapkan
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




