Advertisement
Source : canva.com/kanchanachitkhamma

Cara Menulis Kutipan yang Dikutip Orang Lain dalam Sumber Kedua Jurnal Buku

Dalam penulisan karya ilmiah, kegiatan mengutip adalah hal yang pasti akan ditemui dan wajar untuk dilakukan. Berikut artikel mengenai cara penulisan kutipan.

29 Oktober 2023 Sofia

Fungsi dan Tujuan Kutipan

Setelah mengetahui pengertian dari kutipan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kutipan memiliki beberapa fungsi dan tujuan, di antaranya, yaitu:

  1. Penulis dapat terhindar dari kegiatan plagiarisme
  2. Akan membantu pembaca suatu karya ilmiah jika ingin mengetahui ide lebih lanjut dari kutipan yang diambil
  3. Kutipan yang dimuat di suatu karya ilmiah dapat memperkokoh argumentasi penulis
  4. Dapat mengamankan penulis apabila gagasan dan ide dari teks yang dikutip salah atau kurang pas dengan kenyataannya
  5. Dapat menunjang kredibilitas suatu karya tulis apabila melampirkan sumber dari data yang dikutip
Cara Menulis Catatan Kaki di Word, Akhir Kata atau Lembar Kerja

Manfaat Kutipan

Penggunaan kutipan dalam suatu karya ilmiah juga memiliki berbagai macam manfaat, di antaranya:

  1. Mempermudah dalam meninjau kembali penggunaan referensi
  2. Menunjukkan mutu ilmiah yang lebih baik
  3. Mempermudah dalam proses evaluasi karya ilmiah mengenai penggunaan data dengan sumber lain
  4. Meningkatkan mutu estetika dalam proses penyusunan penulisan
  5. Menghindari terjadinya pengulangan saat menuliskan daftar pustaka
  6. Mempermudah dalam proses edit naskah terkait dengan daftar pustaka
  7. Memperlihatkan ketelitian secara lebih baik dan akurat

Jenis Kutipan dan Cara menulis Kutipan yang Dikutip Orang Lain

Proses pengutipan data orang lain terkait dengan pokok bahasan yang diambil, yaitu untuk memperkuat argumentasi dalam proses penulisan suatu karya ilmiah.

Hal tersebut diperbolehkan apabila dilakukan dengan cara jujur serta bertanggung jawab guna menghindari plagiarisme.

Ada 2 cara yang dapat dilakukan dalam proses pengutipan ini yaitu dengan cara kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Berikut penjelasannya:

1. Kutipan langsung

Cara pertama dalam proses pengutipan yaitu dengan kutipan langsung.

Penulisan kutipan secara langsung dilakukan dengan cara menulis ulang ide dan gagasan orang lain tanpa merubah sedikitpun atau bisa dikatakan sama persis. Penulis hanya perlu copy paste kalimat yang ada.

Pengutipan ini dapat dilakukan apabila penulis membutuhkan penegasan maupun argumentasi orang lain mengenai topik pembahasan tertentu.

Namun tidak berhenti di situ saja, tentunya harus memberikan tanda bahwa gagasan tersebut adalah hasil pengutipan dari sumber lain dengan mencantumkan nama penulis dan tahun.

9 Contoh dan Cara Membuat Catatan Kaki (Footnote) yang Benar

Contoh penerapan kutipan secara langsung seperti:

Menurut Rusmadi (2010), mengatakan bahwa: “Nilai-nilai budaya yang luhur harus dijaga…”.

Syarat yang harus diperhatikan saat menulis kutipan langsung:

  1. Kutipan ditulis sesuai dengan kalimat aslinya tanpa ada tambahan atau pengurangan kata
  2. Kutipan harus dikaitkan dengan pemaparan penulis
  3. Memberikan tanda petik dua (“) pada bagian awal dan akhir kalimat kutipan tersebut
  4. Penulisan sumber kutipan langsung ditulis secara lengkap dengan format nama dan tahun
  5. Jika penulis memiliki inisiatif memberikan tambahan gagasan maka tambahan tersebut ditulis di dalam tanda kurung

Halaman:

Advertisement