Advertisement
Source : Pexels/Mahmoud Yahyaoui

25 Contoh Cerita Hikayat Pendek beserta Nilai yang Terkandung di Dalamnya

Cerita hikayat biasanya penuh dengan nilai moral yang mendidik. Berikut beberapa contoh cerita hikayat pendek yang dilengkapi nilainya.

30 September 2025 Fajar Laksana

12. Contoh Cerita Hikayat Pendek Batu Menangis

Dahulu kala, di Kalimantan, hiduplah seorang janda tua dengan seorang anak perempuan. Anak itu cantik jelita, tetapi memiliki sifat angkuh dan pemalas. Ia sering merasa malu memiliki ibu miskin dan tua renta.

Suatu hari, gadis itu diajak ibunya ke pasar. Mereka berjalan kaki di bawah terik matahari. Sang ibu berjalan di belakang sambil membawa barang-barang, sementara si gadis berjalan di depan dengan sombong. Dalam perjalanan, banyak orang bertanya, “Siapa perempuan tua yang berjalan di belakangmu itu?” Dengan congkak, gadis itu menjawab, “Itu hanya pembantu.”

Sang ibu mendengar perkataan itu. Hatinya hancur, ia menangis sambil berdoa kepada Tuhan agar anaknya diberi pelajaran. Tiba-tiba langit gelap, hujan deras turun, dan petir menyambar. Perlahan, tubuh si gadis berubah menjadi batu. Ia berteriak meminta ampun, tetapi terlambat. Kini ia menjadi batu besar yang disebut Batu Menangis.

Hingga kini, batu itu masih dipercaya ada di Kalimantan dan mengalirkan air menyerupai air mata.

Nilai moral dalam Cerita Hikayat Batu Menangis:

Cerita ini mengajarkan agar kita menghormati orang tua, apa pun keadaan mereka. Sifat sombong dan durhaka hanya akan membawa kehancuran.

20+ Contoh Cerita Hikayat Kerajaan Singkat beserta Strukturnya yang Benar

13. Contoh Cerita Hikayat Pendek Tangkuban Perahu

Di daerah Jawa Barat, hiduplah seorang wanita cantik yang bernama Dayang Sumbi. Ia memiliki seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang. Sejak kecil, Sangkuriang terkenal pemberani dan gemar berburu.

Suatu hari, Sangkuriang pergi berburu dengan anjing kesayangannya. Ia tanpa sengaja membunuh anjing itu karena kesalahpahaman. Saat ibunya tahu, ia murka dan memukul kepala Sangkuriang. Marah dan sedih, Sangkuriang meninggalkan rumah.

Bertahun-tahun kemudian, Sangkuriang kembali sebagai pemuda gagah. Ia bertemu seorang wanita cantik dan jatuh cinta padanya. Tanpa ia ketahui, wanita itu adalah ibunya sendiri, Dayang Sumbi, yang tetap awet muda. Dayang Sumbi pun kaget saat menyadari identitas Sangkuriang.

Untuk menolak lamaran itu, Dayang Sumbi memberi syarat mustahil: Sangkuriang harus membuat perahu raksasa hanya dalam satu malam. Dengan bantuan makhluk gaib, Sangkuriang hampir berhasil. Namun, Dayang Sumbi menipu dengan membentangkan kain putih sehingga ayam berkokok tanda fajar. Gagal, Sangkuriang murka dan menendang perahu itu. Perahu tersebut terbalik dan berubah menjadi Gunung Tangkuban Perahu.

Nilai moral dalam Cerita Hikayat Tangkuban Perahu:

Cerita ini mengajarkan agar kita menjaga batas antara cinta dan keluarga. Selain itu, kesabaran dan kebijaksanaan seorang ibu juga bisa menyelamatkan diri dari musibah besar.

14. Contoh Cerita Hikayat Pendek Asal Usul Gunung Merapi

Konon di tanah Jawa, hiduplah seorang empu sakti bernama Empu Rama dan Empu Permadi. Mereka membuat senjata-senjata hebat yang ditakuti kerajaan lain. Karena itu, Batara Guru yang bersemayam di kahyangan merasa khawatir jika senjata itu disalahgunakan.

Batara Guru memerintahkan kedua empu meninggalkan tempat itu. Namun, mereka menolak karena sudah lama tinggal di sana. Akhirnya, Batara Guru menurunkan gunung berapi untuk menutupi tempat tinggal mereka. Dari sanalah muncul Gunung Merapi.

Masyarakat sekitar percaya bahwa Gunung Merapi adalah pusat dunia gaib. Oleh sebab itu, hingga kini masih ada tradisi persembahan sesaji di lereng Merapi agar penduduk selalu dilindungi dari letusan.

Nilai moral dalam Cerita Hikayat Asal Usul Gunung Merapi:

Kisah ini mengajarkan agar manusia selalu menghormati alam. Gunung bukan hanya bagian dari bumi, tetapi juga tempat kehidupan yang harus dijaga keseimbangannya.

3 Contoh Judul Hikayat dan Sinopsisnya Berbagai Topik Lengkap

15. Contoh Cerita Hikayat Pendek Timun Mas

Dahulu kala, hiduplah seorang janda tua yang sangat ingin memiliki anak. Ia berdoa setiap hari hingga akhirnya bertemu seorang raksasa. Raksasa itu memberinya sebutir biji timun dan berjanji akan mengambil anak yang lahir darinya ketika sudah dewasa.

Beberapa waktu kemudian, tumbuhlah timun besar. Saat dibelah, keluarlah seorang bayi cantik bernama Timun Mas. Sang janda sangat bahagia. Timun Mas tumbuh menjadi gadis baik hati dan cantik jelita.

Ketika usianya sudah cukup, raksasa datang menagih janji. Namun, sang ibu tidak rela. Ia meminta bantuan seorang pertapa sakti. Pertapa itu memberi Timun Mas empat benda: biji mentimun, jarum, garam, dan terasi.

Saat raksasa mengejar, Timun Mas melempar benda-benda itu. Biji mentimun berubah menjadi hutan belantara, jarum menjadi bambu runcing, garam menjadi lautan, dan terasi menjadi lahar panas. Raksasa pun mati, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya.

Nilai moral dalam Cerita Hikayat Timun Mas:

Kesabaran dan kecerdikan dapat mengalahkan kekuatan besar. Selain itu, doa orang tua dan usaha sungguh-sungguh dapat menyelamatkan kehidupan.

16. Contoh Cerita Hikayat Pendek Legenda Roro Jonggrang

Dahulu kala di Jawa Tengah, hiduplah seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang. Ayahnya, Prabu Boko, dikalahkan oleh Bandung Bondowoso, seorang pangeran sakti dari kerajaan lain.

Bandung Bondowoso jatuh cinta pada Roro Jonggrang dan ingin menikahinya. Namun, sang putri menolak karena dendam atas kematian ayahnya. Untuk menolak halus, ia memberi syarat: Bandung harus membangun seribu candi dalam semalam.

Dengan bantuan pasukan jin, Bandung hampir berhasil. Namun, Roro Jonggrang menipu dengan membangunkan warga agar menumbuk padi dan menyalakan obor. Jin mengira fajar tiba, lalu lari ketakutan. Bandung hanya berhasil membuat 999 candi.

Mengetahui dirinya ditipu, Bandung marah dan mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca ke-1000. Hingga kini, arca itu dipercaya berada di Candi Prambanan.

Nilai moral dalam Cerita Hikayat Roro Jonggrang:

Cerita ini mengajarkan bahwa kejujuran sangat penting. Penipuan hanya akan membawa malapetaka.

17. Contoh Cerita Hikayat Pendek Legenda Danau Maninjau

Di Sumatera Barat, hiduplah sepasang kakak beradik. Kakak mereka bernama Giran, sedangkan adiknya bernama Sani. Giran terkenal rajin, sementara beberapa orang di kampung iri padanya.

Suatu hari, Giran difitnah mencuri. Masyarakat marah dan menuntut bukti. Ia bersumpah di hadapan mereka bahwa jika benar ia mencuri, maka tubuhnya akan dilempar ke kawah. Giran pun melompat ke kawah gunung.

Ajaib, kawah itu memuntahkan air sangat deras hingga menenggelamkan lembah. Air tersebut membentuk danau besar yang kini dikenal sebagai Danau Maninjau.

Nilai moral dalam Cerita Hikayat Danau Maninjau:

Cerita ini mengajarkan bahwa fitnah adalah dosa besar. Orang yang jujur rela berkorban demi membuktikan kebenaran.

18. Contoh Cerita Hikayat Pendek Asal Usul Burung Cenderawasih

Di tanah Papua, hiduplah seorang gadis cantik yang baik hati. Ia sering membantu masyarakat dan menolong orang tua. Banyak pemuda ingin meminangnya, tetapi ia menolak karena merasa belum pantas menikah.

Suatu hari, gadis itu berdoa kepada Sang Pencipta agar diubah menjadi sesuatu yang indah dan bermanfaat. Doanya terkabul: tubuhnya berubah menjadi burung dengan bulu indah berwarna emas, merah, dan hijau. Burung itu terbang ke langit, meninggalkan dunia manusia.

Sejak saat itu, burung tersebut dikenal sebagai burung cenderawasih, burung surga yang dijaga kelestariannya.

Nilai moral dalam Hikayat Asal Usul Burung Cenderawasih:

Cerita ini mengajarkan arti keikhlasan dan pengabdian. Orang yang tulus hatinya akan selalu dikenang meski telah tiada.

Halaman:

Advertisement