8 Cerpen Anak Sekolah Singkat dan Menarik yang Penuh Makna dan Pesan Moral
Cerpen merupakan salah satu karya sastra yang paling digemari. Simak cerpen anak sekolah singkat dan menarik yang penuh makna dan pesan moral dari Mamikos, yuk!
Azis selalu memperhatikan kalau belakangan setelah salat Jumat, Usman selalu membawa makanan-makanan lezat seperti ayam geprek, pecel, opor ayam dan nasi rames.
“Uang sakumu banyak ya jadi bisa beli makanan enak setiap pulang salat Jumat?” tanya Azis.
Usman tersenyum. “Bukan. Itu makanan yang disediakan di masjid tiap hari Jumat.”
Mendengar itu, Azis yang sangat suka makan jadi tertarik untuk salat Jumat demi mendapat makanan-makanan enak.
Hari Jumat berikutnya, Azis membonceng sepeda Usman untuk berangkat salat Jumat. Benar saja, di sana tersedia banyak makanan enak. Azis membawa beberapa jenis untuk dia makan di rumah.
“Balasan di dunia saja udah seenak ini, nanti di surga pasti lebih enak-enak lagi makanannya, Zis,” nasihat Usman.
Azis tersenyum malu-malu.
Cerpen Singkat Anak Sekolah tentang Menghormati Guru
Dimas sering bolos saat pelajaran sejarah yang diampu oleh Pak Rizal. Dimas merasa Pak Rizal ketinggalan zaman karena menerapkan metode pembelajaran menerangkan tanpa menggunakan teknologi seperti guru-guru muda.
Pak Rizal memang sebentar lagi pensiun, suara Pak Rizal juga terdengar sangat lirih yang membuat Dimas sering ngantuk saat mendengarkan materi yang Pak Rizal sampaikan.
Suatu hari saat pulang sekolah, angkot yang Dimas tumpangi ditabrak oleh bus sehingga Dimas dan beberapa penumpang terluka.
Saat dilarikan di rumah sakit, Dimas pingsan. Saat Dimas sadar, ternyata ada orang baik yang membawanya ke rumah sakit.
“Pak Rizal?” seru Dimas tidak percaya.
“Saya sudah hubungi orangtuamu, sebentar lagi mereka datang.”
Dimas merasa bersalah karena sudah meremehkan Pak Rizal, padahal Pak Rizal sangat baik dan menyayangi murid-muridnya, meski yang suka bolos sepertinya.
Cerpen Singkat Anak Sekolah tentang Pentingnya Menuntut Ilmu
Melodi dan teman-temannya belakangan malas sekolah karena menelan mentah-mentah ucapan Selebgram idola mereka bilang dia bisa sukses tanpa harus sekolah.
Melodi dan teman-temannya pun lebih fokus membuat konten hingga sering bolos sekolah. Apa saja konten-konten yang viral mereka ikuti, mulai berjoget hingga membuat konten penuh kebohongan.
Saat mereka sudah punya 100.000 followers, mulai ada tawaran produk yang masuk. Sebuah brand kosmetik. Melodi dan teman-temannya yang lugu langsung menandatangani kontrak yang ditawarkan dengan iming-iming bayaran lima juta rupiah.
“Tuh ‘kan apa gue bilang, kita bisa sukses tanpa harus sekolah,” ujar Melodi sombong.
Tak lama kemudian mereka viral karena produk kosmetik yang mereka iklankan ternyata mengandung merkuri. Para pembeli produk itu meminta Melodi dan teman-temannya untuk mengganti rugi.
Saat Melodi menghubungi pihak brand, mereka menghilang.
Alhasil, Melodi dan teman-temannya terpaksa harus membayar biaya mahal untuk memberi kompensasi pada para korban kosmetik itu.

