10 Cerpen Terkenal Karya Para Sastrawan Indonesia yang Wajib Kamu Tahu
Di antara banyaknya judul cerpen yang ada saat ini, terdapat beberapa cerpen yang wajib kamu masukkan ke dalam daftar bacaan kamu. Simak daftarnya dalam artikel ini.
3. Sepotong Senja untuk Pacarku – Seno Gumira Ajidarma
Sepotong Senja untuk Pacarku merupakan buku novel yang berisikan cerpen karya Seno Gumira Ajidarma yang di dalamnya memuat cerita tentang senja dan memiliki banyak kutipan-kutipan indah.
Di dalam novel cerpen ini, terdiri dari 13 komposisi cerpen, yang menjadi penyalur kisah-kisah renungan tentang kehidupan.
Seno menulis novel ini dengan gaya bahasa yang unik namun juga absurd, sehingga membuat novel ini menarik dan penuh makna ketika dibaca.
Telah menulis banyak novel sastra yang terkenal, Seno Gumira Ajidarma juga populer dengan beberapa tulisannya seperti Atas Nama Malam, Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, hingga Negeri Senja.
Hingga sekarang, Seno telah memiliki puluhan cerpen yang dimuat di beberapa media massa. Selain menjadi penulis dan ilmuwan sastra, Seno juga bekerja sebagai penulis skenario dan cerita untuk beberapa film, lho.
4. Seribu Kunang-kunang di Manhattan – Umar Kayam
Seribu Kunang-kunang di Manhattan adalah judul kumpulan cerpen karya Umar Kayam, seorang sastrawan Indonesia yang menggeluti kisah cerita berlatar Jawa pada umumnya.
Dalam Seribu Kunang-kunang di Manhattan tertulis sejumlah cerita pendek, mulai dari Seribu Kunang-kunang di Manhattan, Chief Sitting Bull, Istriku, Madame Schlitz dan Sang Raksasa, Sibil, Secangkir Kopi dan Sepotong Donat dan There Goes Tatum.
Cerpen ini menceritakan tentang citra masyarakat modern di Manhattan, New York, Amerika. Saat itu, Umar Kayam memang bermukim di sana sebagai pengamat sastra dan budaya. Ia mencoba merekam situasi masyarakat di sana.
Namun tampaknya, Umar sangat cermat, mengingat ia tidak semata-mata mencurahkan pengalaman yang didapat dalam cerpennya, melainkan perlu perenungan kembali dan membungkusnya dengan pengetahuan yang selama ini digelutinya.
5. Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu? – Hamsad Rangkuti
Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu? merupakan kumpulan cerita pendek karya seorang sastrawan Indonesia bernama Hamsad Rangkuti.
Cerpen-cerpen yang ia tulis, sebagaimana dalam kumpulan Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu? ini memperlihatkan bagaimana Hamsad Rangkuti mengolah pengalaman yang merangsang imajinasinya.
Hamsad Rangkuti mengatakan bahwa dirinya adalah seorang “pengelamun yang parah”, orang yang suka melamun atau menghayalkan sesuatu. Saat ia merasa ada sesuatu yang menarik, ia pun dapat mengembangkannya menjadi sebuah alur cerita.
Halaman:

