10 Cerpen Terkenal Karya Para Sastrawan Indonesia yang Wajib Kamu Tahu
Di antara banyaknya judul cerpen yang ada saat ini, terdapat beberapa cerpen yang wajib kamu masukkan ke dalam daftar bacaan kamu. Simak daftarnya dalam artikel ini.
6. Lukisan Kaligrafi – A. Mustofa Bisri
Lukisan Kaligrafi merupakan buku cerpen yang memuat potongan kisah tentang fenomena ke-Islaman di sekitar kita.
Cukup sederhana dengan bahasanya yang ringan dan mudah dipahami, namun santun dan mampu mengguncang kesadaran juga.
Sekali-kali kisahnya dapat membuat pembaca tertawa miris dengan keadaan sekitar kita. Salah satu judul cerpen di buku ini adalah “Lukisan kaligrafi”, yang mengisahkan tentang sebuah lukisan yang dianggap si pembelinya bermakna amat dalam.
Dalam cerpen tersebut, si pelukis benar-benar melukis tanpa memikirkan filosofis yang ingin disampaikannya lewat lukisan itu dan hanya melukis huruf alif.
Namun, begitulah fenomana beragama, seringkali masyarakat terlalu berlebihan melihat sesuatu yang berbau agama. Padahal, alif ya cuma alif, cuma huruf arab. Yang kebetulan memiliki kesamaan dengan tulisan dalam sebuah kitab suci.
Cerpen ini ditulis oleh Dr. K. H. Ahmad Mustofa Bisri, atau lebih populer dengan nama Gus Mus, yang merupakan seorang tokoh Islam dari Indonesia dan Ketua Penasihat Nahdlatul Ulama yang kesembilan.
Dr. K. H. Ahmad Mustofa Bisri juga merupakan pemimpin Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.
7. Senyum Karyamin – Ahmad Tohari
Senyum Karyamin adalah kumpulan cerita pendek yang berisi 13 cerpen Ahmad Tohari yang ditulis antara tahun 1976 dan 1986.
Seperti dalam karya-karyanya yang lain, dalam kumpulan cerpen ini pun, Tohari, menyajikan kehidupan pedesaan dan kehidupan orang-orang kecil yang lugu dan sederhana.
Gaya bahasa Tohari yang lugas, jernih, tapi juga sederhana, di samping kuatnya gaya bahasa metafora dan ironi, menjadikan cerpen ini layak kamu baca.
8. Godlob – Danarto
Godlob adalah kumpulan cerpen karya Danarto yang pertama kali terbit tahun 1975. Nah, Godlob sendiri terdiri dari 9 judul cerpen yaitu, Armageddon, ABRACADABRA, Godlob, Rintrik, Sandiwara Atas Sandiwara, Nostalgia, Labyrinth, Asmaradana, dan Kecubung Pengasihan.
Sang penulis, Danarto sendiri besar dari dunia seni rupa dan merupakan pelopor aliran sastra realisme magis di Indonesia.
9. Tegak Lurus dengan Langit – Iwan Simatupang
Tegak Lurus dengan Langit merupakan cerpen yang ditulis oleh Iwan Simatupang. Di mana cerpen ini menggambarkan tentang sebuah keluarga yang gelisah, nyaris separuh gila semuanya dikarenakan kehilangan sosok yang menjadi ayah dan suami di keluarga mereka.
Halaman:

