Advertisement
Source : canva/@Mark Stebnicki

14 Ciri Bioteknologi Konvensional dan Modern beserta Perbedaannya

Mengetahui perbedaan bioteknologi konvensional dan modern ternyata dapat dilakukan melalui pengenalan ciri-cirinya. Simak penjelasannya di artikel ini!

14 Desember 2023 Lintang Filia

3. Tahu

Produk kedelai yang dihasilkan dengan cara menggumpalkan protein kedelai melalui pemberian zat penggumpal yang berasal dari mikroorganisme seperti kapang.

Prinsip Dasar Bioteknologi Konvensional dan Modern beserta Penerapannya

4. Tapai

Tapai menjadi produk dengan ciri-ciri bioteknologi konvensional melalui fermentasi.

Bahan bakunya terbuat dari ketan atau singkong yang diproses melalui fermentasi oleh kapang atau ragi.

Tapai sering digunakan dalam berbagai hidangan dan minuman tradisional.

5. Acar dan Asinan

Acar dan asinan merupakan contoh produk bioteknologi konvensional yang melibatkan fermentasi sayuran.

Pemberian bakteri asam laktat dimaksudkan untuk memberikan rasa asam dan karakteristik yang unik.

6. Kimchi

Salah satu hidangan khas Korea yang terbuat dari sayuran yang difermentasi, seperti kubis, dengan tambahan bumbu dan rempah-rempah.

Proses fermentasinya juga menggunakan bakteri asam laktat.

7. Keju

Keju adalah produk susu yang melibatkan fermentasi oleh bakteri asam laktat dan enzim pengurai dalam susu.

Proses ini membuat keju memiliki berbagai tekstur dan rasa yang berbeda.

8. Yoghurt

Produk ini dihasilkan dari fermentasi susu oleh bakteri asam laktat yang membuatnya memiliki tekstur kental dan rasa asam.

9. Miso

Miso juga merupakan hidangan khas Jepang yang diproduksi melalui proses fermentasi.

Proses fermentasinya melibatkan ragi, bakteri, dan jamur.

10. Cuka Apel

Cuka apel dihasilkan melalui fermentasi jus apel oleh bakteri asam asetat dan jamur.

Cuka apel sering digunakan sebagai bumbu atau bahan dalam berbagai masakan.

Contoh Produk Bioteknologi Modern

Ciri-ciri bioteknologi modern yang sudah Mamikos bahas sebelumnya juga tergambar dari beberapa contoh produk di bawah ini.

1. Insulin Rekombinan

Insulin rekombinan adalah hormon insulin yang diproduksi dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika.

Biasanya dihasilkan melalui bakteri atau sel-sel khamir yang dimodifikasi genetik untuk memproduksi insulin manusia.

2. Vaksin Genetik

Vaksin modern sering kali melibatkan rekayasa genetika untuk menghasilkan antigen yang dapat merangsang respons kekebalan tubuh.

Contohnya adalah vaksin COVID-19 yang menggunakan teknologi mRNA atau vektor viral untuk mengajarkan sistem kekebalan tubuh mengenali dan melawan virus.

3. Enzim Deterjen

Beberapa enzim yang digunakan dalam deterjen modern diproduksi melalui teknologi rekayasa genetika.

Enzim-enzim ini membantu dalam membersihkan noda dan memperbaiki kinerja deterjen.

Halaman:

Advertisement