Advertisement
Source : pexels.com

8 Ciri-ciri Wawancara Beserta Manfaatnya yang Harus Kamu Tahu

Wawancara merupakan sebuah kegiatan tanya jawab yang dilakukan demi mendapatkan sebuah informasi, keterangan atau gambaran mengenai sesuatu.

26 November 2023 Nana

4. Ada Narasumber

Ciri khusus wawancara adalah adanya narasumber. Narasumber adalah orang yang akan membagikan informasinya kepada pewawancara sesuai dengan fakta yang diketahui.

Pewawancara wajib bisa memilih seorang narasumber yang tepat. Mereka harus mengetahui kejadian secara langsung atau memiliki informasi yang valid terhadap topik yang diajukan.

Tanpa adanya narasumber secara langsung, maka ciri-ciri wawancara pun tidak bisa dikatakan murni.

Kamu perlu menyampaikan apa yang dikatakan narasumber dalam bentuk kutipan.

5. Netral

Seorang pewawancara harus menunjukkan sikap yang netral. Tidak boleh terjadi intervensi tertentu terhadap narasumber karena hal itu memancing rasa tidak nyaman saat sesi wawancara.

Daftar pertanyaan yang baik dan tidak mengarah ke salah satu pihak merupakan ciri wawancara terstruktur.

Kamu tidak boleh menunjukkan bahwa kamu memihak ke salah satu pihak tertentu.

Saat memberikan umpan balik terhadap info yang disampaikan oleh narasumber, kamu juga tidak boleh menyampaikan opini pribadi atau komentar yang tidak perlu.

6. Bersikap Adil

Bagi seorang pewawancara, bersikap adil adalah ciri-ciri wawancara yang harus dijunjung tinggi.

Semua narasumber yang ditemui harus dihadapi dengan perlakuan yang sama.

Adil dalam hal ini adalah dengan menunjukkan sikap yang netral dan sopan.

Pertanyaan harus menggunakan bahasa yang sopan. Informasi juga disampaikan lengkap tanpa distorsi.

Perlakuan terhadap narasumber atau responden juga tidak boleh berbeda antara satu dengan yang lain.

Apalagi jika sedang melakukan wawancara kelompok, setiap mereka harus disetarakan.

7. Santai

Wawancara yang santai akan membuat hubungan antara narasumber dan pewawancara tetap baik. Di antara keduanya tidak akan memicu konflik yang mungkin saja bisa terjadi usai sesi.

Untuk itu, pewawancara harus mampu untuk bisa menghindari ketengan ini dengan cara bersikap santai. Meski begitu, jalannya wawancara tetap serius untuk mencari fakta dari responden.

Sesi wawancara yang santai bisa dilakukan jika kamu menyiapkan pertanyaan yang sesuai dengan ciri-ciri wawancara yang baik. Sediakan topik yang terarah sehingga sesi wawancara lancar.

Halaman:

Advertisement