Advertisement
Source : pigprox from Getty Images

7 Contoh Akulturasi Seni Rupa, Seni Ukir, dan Seni Bangunan di Indonesia

Akulturasi di Indonesia dapat dilihat secara spesifik dalam bidang seni rupa, seni ukir, maupun seni pahat. Berikut ini beberapa contohnya yang bisa kamu pelajari.

1 Januari 2026 Kristina.S

2. Seni Ukir

Contoh-Contoh Akulturasi Seni Rupa, Seni Ukir, dan Seni Bangunan di Indonesia
nasirullahsitam.com

Seni ukir adalah seni yang cukup tua juga yang pernah eksis di dunia dan hadir di berbagai macam budaya di dunia termasuk di Indonesia.

Bahkan, diyakini bahwa seni ukir ini sudah eksis demenjak era pra sejarah, yaitu di era neolitik.

Seni ukir juga menjadi salah satu seni yang sangat terlihat berakulturasi dari era ke era lainnya. Awalnya Hindu-Buddha jelas membawa perkembangan dalam hal seni ukir ini.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, contoh yang paling gamblang adalah ukiran-ukiran yang tertera pada candi-candi dan juga prasasti yang biasanya menggambarkan sebuah kisah maupun penghormatan raja-raja.

Di dalam era selanjutnya yaitu era perkembangan Islam di zaman madya, terlahir sebuah ajaran yang melarang seni ukir, patung, dan melukis yang dilakukan terhadap makhluk hidup.

Sehingga, perkembangan seni tersebut di zaman madya menjadi tidak terlalu berkembang dan berlanjut perkembangannya setelah zaman madya.

Walaupun seperti itu ternyata seniman-seniman pada saat itu juga mengembangkan sebuah teknik seni hias dan seni ukir.

Selain itu, dengan penyamaran makhluk hidup dengan motif dedaunan dan bunga-bungaan yang memudarkan bentuk dari makhluk hidup tersebut.

Selain itu juga di era Islam, lahir juga perkembangan seni ukir yaitu yang biasa disebut dengan kaligrafi.

Kaligrafi adalah bentuk ukiran-ukiran yang berbahasa Arab. ukiran-ukiran berbahasa arab juga banyak diterapkan kedalam ukiran-ukiran di pintu ataupun tiang-tiang pada masjid dan keraton.

3. Seni Rupa

Contoh-Contoh Akulturasi Seni Rupa, Seni Ukir, dan Seni Bangunan di Indonesia
Wikipedia

Seni rupa mencakup begitu banyak seni-seni lainnya dan memiliki pemahaman yang luas dan tentu saja berakulturasi.

Di sini pula akan dibahas lebih spesifik ke dalam art performance yang termasuk ke dalam seni rupa, sama dengan seni bangunan.

Art performance ataupun seni pertunjukan  adalah salah satu seni yang sudah dikenal di Indonesia dari jaman pra-sejarah. Salah satunya adalah pertunjukan wayang.

Pertunjukan yang yang sudah ada cukup lama ini berakulturasi dari jaman-ke jaman. Seringkali pertunjukan wayang juga dikaitkan dengan hal-hal magis dan mistis, juga dibumbui dengan banyak mitos didalamnya.

Wayang pun dari era ke era memiliki konten yang berbeda-beda dan konten tersebut menjadi salah satu poin yang memperlihatkan bentuk dari akulturasinya.

Ada yang menggambarkan cerita-cerita legenda lokal jawa seperti terbentuknya waktu dalam cerita murwakala.

Bahkan, ada yang mengisahkan kisah-kisah hindu seperti Dewi Sri, Mahabharata, dan Ramayana.

Wayang juga dipakai di era islam sebagai salah satu media penyebaran agama islam itu sendiri.

Begitulah sedikit informasi mengenai contoh-contoh akulturasi seni ukir, seni bangunan, dan seni rupa yang telah terjadi di Indonesia yang begitu kaya dengan budaya ini.

Semoga artikel ini berguna dalam menambah wawasan kamu, ya!


Halaman:

Advertisement