15 Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Sosial, Budaya dan Alam Sekitarnya
Ada banyak sekali contoh interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya, dan alam yang harus kamu ketahui. Baca di sini ulasannya.
- Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri—harus berbaur, beradaptasi, dan saling menghargai nilai budaya, norma, kepercayaan, serta adat istiadat agar masyarakat yang majemuk (seperti Indonesia) tetap harmonis.
- Bentuk dan proses interaksi sosial-budaya meliputi akomodasi, akulturasi, kontravensi, dan asimilasi, serta terjadi pada berbagai tingkat: individu–masyarakat, individu–individu, kelompok–kelompok, dan individu–kelompok.
- Interaksi manusia dengan alam sangat penting dan sebaiknya bersifat positif, misalnya pengolahan limbah, daur ulang, reboisasi, pencegahan erosi pantai, tebang pilih, pertanian berkelanjutan, pemanfaatan energi matahari, gotong royong, dan pelestarian hutan serta tradisi budaya.
Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang berinterkasi dengan sesamanya, tetapi banyak contoh interaksi lain yang terjadi pada manusia.Â
Bagaimanapun manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa terlepas dari yang namanya berbaur dengan lingkungan, masyarakat dan tidak bisa hidup sendiri.
Maka banyak buku atau ilmuan yang membahas tentang interaksi sosial yang terjadi pada manusia dengan latar belakang berbeda. 📖✨
Daftar Isi
Tentang Interaksi Manusia

Seperti yang kamu ketahui, misalnya dalam kehidupan bermasyarakat, manusia akan bertemu dengan manusia lain yang berasal dari adat atau budaya yang berbeda.
Maka saat itu terjadi artinya manusia tadi harus hidup bermasyarakat dan mau beradaptasi atau belajar dengan lingkungannya.
Manusia harus belajar untuk saling menghargai, menyesuaikan diri, dan toleransi agar nilai yang berkembang di masyarakat bisa berjalan dengan baik.
Nilai tersebut seperti perilaku, norma, kepercayaan, adat istiadat dan lainnya.
Berikut beberapa contoh interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya, dan alam.
9 Contoh Lingkungan Manusia dengan BudayaÂ
Proses interaksi sosial yang terjadi antara manusia dengan budaya yaitu adanya hubungan antara adat istiadat yang dibawa oleh masing-masing orang.
Kegiatan tersebut disebut dengan interaksi sosial atau proses sosial yang memiliki hubungan timbal balik dan dilakukan kedua belah pihak.
Apalagi dalam kehidupan bermasyarakat ada banyak sekali suku dan budaya, Indonesia merupakan yang paling beragam.
Sehingga toleransi antara sesama harus lebih ditingkatkan, kamu harus bisa saling menghargai baik dari suku, adat istiadat, bahasa, kesenian atau lainnya.Â
1. Akomodasi
Pertama, ada yang disebut akomodasi atau proses penyesuaikan yang terjadi antara individu dan individu berserta kelompok.
Misalnya toleransi antar umat beragama dan menyelesaikan masalah secara demokratis di pengadilan.
Ini merupakan salah satu contoh interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya, dan alam.
2. Akulturasi
Kedua, akulturasi atau proses sosial yang terjadi karena adanya masyarakat yang memiliki kebudayaan berbeda dan dihadapkan dalam suatu yang sama.
Maka dengan masuknya kebudayaan asing tersebut harus bisa dihargai, seperti kesenian wayang, akulturasi dari kesenian Jawa dan masuk saat masa India.Â
3. Kontravensi
Ketiga, kontravensi atau yang disebut sebagai proses sosial yang terjadi antara persaingan atau konflik di masyarakat.
Contoh dari kegiatan ini disebut dengan tindakan kontravensi atau adanya memaki, menghasut orang lain atau bahkan memfitnah. Tentu saja beberapa hal tersebut harus dihindarkan.Â
4. Asimilasi
Keempat, asimilasi atau sebuah proses yang ditandai dengan adanya usaha untuk mengurangi perbedaan di dalam masyarakat.
Misalnya K-Pop di Indonesia yang mengubah mulai dari gaya berpakaian, bahasa yang digunakan dalam percakapan.
Ini merupakan contoh interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya, dan alam.
Wujud Interaksi Manusia dalam Budaya
Hal ini bisa dilihat pada masyarakat Jawa berbicara kepada orang yang lebih tua akan memakai bahasa karma atau kromo.
Mungkin sebagian masyarakat di daerah juga melakukan hal serupa dengan menggunakan bahasa halus masing-masing.
Penggunaan bahasa ini menjadi salah satu contoh dari interaksi antara manusia dan budaya.
Selain itu, interaksi manusia dengan budaya yaitu tradisi lompat batu di Nias.
Mungkin bagi masyarakat Nias, lempar batu merupakan hal yang penting dan masih dilakukan secara turun temurun. Tetapi di daerah lain lempar batu adalah hal yang wajar dan bisa dilakukan kapan saja.Â
Kemudian di Bali, masyarakat Bali percaya dengan orang yang meninggal di Bali akan dibakar atau disebut upacara ngaben. Bagi sebagian orang ini merupakan kepercayaan yang wajib kamu hargai.Â
Contoh lain yang terjadi antara manusia degan budaya yaitu ketika datang ke sekolah kita akan memberikan salam kepada guru.
Ini merupakan salah satu contoh dari budaya, karena sudah ada sejak turun temurun dan menjadi norma yang harus ditaati dan sudah disepekati oleh banyak orang.
Budaya ucapan rasa syukur juga termasuk wujud interaksi manusia dengan budaya.
Beberapa budaya salah satunya masyarakat Jawa biasanya melakukan slametan atau sebagai bentuk ucapan selamat atas berkah yang diberikan oleh Tuhan.
Ini merupakan beberapa bentuk dari interaksi sosial yang terjadi antara manusia dengan lingkungan budaya.
Bentuk-bentuk interaksi tersebut tentu saja ada dalam kehidupan sosial budaya. Masih banyak contoh interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya, dan alam.
Halaman:



