Contoh Analisis Cerpen Beserta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar
Pernahkah kamu membaca atau terinspirasi untuk membuat cerpen? Cobalah untuk belajar membuat dan menganalisis cerpen, dengan membaca artikel di bawah ini.
Contoh Analisis Cerpen
Jangan Malu Jadi Orang Miskin
Orientasi
Aku anak seorang pemulung dan pekerja buruh. Ayahku buruh pabrik dan ibuku sering bekerja mengumpuli barang bekas, untuk menambah biaya sekolah dan kehidupan aku dan adik-adikku.
Namun aku bahagia dan selalu bersyukur. Aku memiliki kedua orang tua yang baik dan penyayang.
Penjelasan:
Penggalan dari cerpen di atas, tergolong sebagai struktur bagian Orientasi. Sebab, pada bagian ini berkaitan langsung dengan latar tempat, waktu, alur, hingga dengan latar suasana.
Latar akan digunakan oleh pengarang, untuk bisa menghidupkan cerita dan meyakinkan para pembaca.
Rangkaian Peristiwa
Banyak anak yang belum tentu seberuntung aku. Tidak punya ayah maupun ibu.
Walau aku selalu tidak percaya diri dengan keadaan kami tapi aku tetap berjuang dan belajar sebaik mungkin agar menjadi anak yang membanggakan orang tua.
Dan aku menjual kue di sekolah. Kue apa saja yang dibuat ibu aku jual di kelas ke teman-temanku. Walau tidak banyak cukup buat di tabung membayar uang sekolah. Kadang pisang goreng, bakwan dan lapis.
Aku tidak malu aku membawanya dengan plastik besar setiap resting aku menawarkannya ke kawan-kawan.
Aku heran melihat teman-teman yang hidup berkecukupan namun tidak mau rajin belajar dan bersyukur. Ternyata benar kesungguhan dan pantang menyerah membuat siapa saja menjadi bahagia.
Kini aku duduk bangku mahasiswa untuk meneruskan beasiswa aku ke jenjang magister. Penggalan kisah diriku tadi adalah kisah waktu aku duduk di SD.
Walau kini ayahku telah tiada namun semua pengorbanan ayahku tidak akan aku sia-siakan. Kini aku telah bekerja di sebuah perusahaan.
Penjelasan:
Dalam contoh cerpen yang Mamikos sajikan di atas, paragraf-paragraf tersebut juga termasuk sebagai bagian rangkaian peristiwa.
Ini merujuk pada kisah yang berlanjut, melalui serangkaian dari peritiwa yang tidak terduga.
Komplikasi
Gajiku cukup untuk membiayai ibu dan adik-adikku sekolah. Aku sangat bersyukur karena selama ini banyak kemudahan yang allah berikan padaku.
Sekali lagi aku ingin katakan jangan malu menjadi orang miskin. Yang malu apabila diri kita tidak mampu menjadi orang yang tidak berguna.
Halaman:
