Contoh-contoh Ancaman di Bidang Ideologi Beserta Cara Mengatasinya
Berikut ini adalah contoh-contoh ancaman negara di bidang ideologi. Apa saja? Simak uraiannya.
Contoh Ancaman di Bidang Ideologi di Indonesia
1. Kurangnya pendidikan Pancasila
Minimnya pendidikan pancasila di sekolah maupun di rumah dapat mengakibatkan tergerusnya kepribadian pancasila kebangsaan di kalangan pemuda.
Alasannya bisa banyak, bisa jadi nilai-nilai pancasila dipandang kurang menarik dan kepribadian bangsa lain dipandang lebih menarik.
Bangsa Indonesia memiliki sifat, watak dan perilaku Pancasila. Itulah mengapa berbeda antara orang Indonesia dan orang lain.
Namun di era globalisasi ini menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia karena memicu krisis identitas dan mulai menjauh dari nilai-nilai pancasila.
Oleh karena itu, kita harus memperkuat kepribadian kita dan mendukung nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari.
2. Kurangnya Pembinaan Moral
Tergerusnya Pancasila sebagai ancaman ideologi banyak terjadi di kalangan pemuda yang disebabkan oleh kurangnya tuntunan moral dalam keluarga dan masyarakat.
Anak muda belum mengetahui nilai moral mana yang benar dan harus diterapkan di lingkungannya.
Sebagai contoh, baru-baru ini, remaja sangat dipengaruhi oleh budaya K-pop.
Tren budaya yang dipopulerkan oleh grup musik dan film Korea. Dalam praktiknya, remaja Indonesia mengikuti apa yang dilakukan bintang Korea.
3. Penyimpangan dari Nilai-nilai Pancasila
Remaja tidak mengenal Pancasila sebagai tokoh bangsa karena adanya perbedaan nilai-nilai Pancasila.
Nilai-nilai Pancasila tidak lagi dianut dalam kehidupan sehari-hari, dan tindakan banyak orang jauh dari Pancasila. Sehingga para remaja meniru mereka dan tidak begitu mengenal nilai-nilai pancasila.
4. Efek Globalisasi
Berkat globalisasi, kami dengan cepat menerima informasi yang berbeda dan dapat menjalin hubungan dengan orang yang berbeda dari negara lain.
Meskipun menguntungkan, namun juga memiliki dampak negatif yaitu masuknya budaya asing ke dalam negeri.
adalah gerakan untuk memperoleh kedaulatan dan memisahkan suatu wilayah atau sekelompok orang.
Kelompok separatis umumnya tidak menerima ungkapan ini, menganggapnya kasar dan lebih memilih ungkapan yang lebih netral seperti penentuan nasib sendiri.
5. Munculnya Gerakan Separtisme
Pemberontakan PKI
Pembahasan pemberontakan PKI di Madiun tidak lepas dari jatuhnya pemerintahan Amir Syarifuddin pada tahun 1948.
Jatuhnya pemerintahan Amir disebabkan gagalnya perundingan Renville yang merugikan Indonesia.
Untuk merebut kembali posisinya, Amir Syarifuddin mendirikan Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada 28 Juni 1948.
Pada 11 Agustus 1948, Musso tiba dari Moskow. Amir dan FDR segera bergabung dengan Musso.
Untuk memperkuat organisasi, dibuatlah doktrin untuk PKI. Doktrin itu disebut Jalan Baru. PKI membuat kekacauan, khususnya di Surakarta.
Halaman:

