5 Contoh Ancaman di Bidang Politik di Indonesia dan Luar Negeri serta Strategi Mengatasinya
Suatu ancaman di bidang politik dapat memecah kedaulatan suatu negara. Berikut beberapa contoh ancaman bidang politik yang ada.
4. Ikut Campurnya Negara Asing
Beberapa ancaman keamanan negara datang dari pemerintah asing dengan niat terselubung. Ancaman ini dapat mencakup tindakan perang dan agresi langsung.
Tetapi mereka juga bisa lebih halus dan lebih sulit dideteksi. Contohnya termasuk spionase, propaganda dan campur tangan pemilu.
Sebuah negara musuh tidak harus mengambil tindakan agresif langsung untuk terlihat sebagai ancaman potensial terhadap keamanan negara. Negara asing yang terlalu ikut campur adalah ancaman di bidang politik luar negeri.
5. Terorisme
Contoh ancaman di bidang politik luar negeri bakhkan dalam negeri adalah tindakan terorisme.
Negara juga menghadapi ancaman dari kelompok yang tidak secara resmi mewakili pemerintah asing tetapi mungkin disponsori atau ditolerir oleh kekuatan asing.
Kelompok teroris mungkin berusaha menyebabkan kekacauan dan gangguan melalui kekerasan fisik, bom bunuh diri atau, dalam beberapa kasus, kejahatan dunia maya.
Selain itu, terorisme juga dianggap radikal dan menyebarkan paham yang mereka anut bahkan mengganti ideologi negara yang menruut mereka tida sesuai dengan kehendaknya.
Bagaimana Cara Mengatasi Ancaman di Bidang Politik?
Ancaman di bidang politik membahayakan setiap negara. Jadi penting bagi pemerintah untuk memiliki strategi efektif untuk mengatasi acaman-ancaman di bidang politik.
Berikut beberapa cara mengatasi ancaman di bidang politik:
1. Pendekatan ke Dalam
Cara mengatasi ancaman di bidang politik bisa dengan pendekatan ke dalam yaitu membangun penataan sistem politik dalam negeri yang dinamis, positif dan sehat.
Hal ini dapat terwujud dalam konteks demokrasi yang menjunjung tinggi persatuan negara Indonesia.
Dengan adanya upaya ini, maka dapat tercipta stabilitas politik dalam negeri yang lebih baik, lebih dinamis dan efektif dalam enangkal anacaman di bidang politik.
Untuk mewujudkan penataan sistem politik yang lebih baik di dalam negeri maka ada tiga pilar yang yang harus berdiri kokoh.
Yaitu memperkuat sistem politik yang efektif, bersih, berwibawa, terpercaya dan terbebas dari KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
Yang kedua yaitu memperkuat lembaga legislatif sebagai lembaga pemerintah yang profesional dan berkualitas.
Dan yang ketiga adalah memperkuat kekuatan politik nasional, mulai dari partai politik atau juga masyarakat.
Halaman:

